Kamis, 03 Sep 2026 16:29 WIB

Bentuk Kewajiban pada Negara, Pelindo Petikemas Setor Rp1,94 Triliun

Pelindo Terminal Peti Kemas
Pelindo Terminal Peti Kemas

selalu.id - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas memberikan kontribusi melalui setoran kewajiban kepada negara sepanjang tahun 2024 sebesar Rp1,94 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari Rp1,69 triliun setoran pajak, Rp70,55 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp175,80 miliar berupa konsesi.

 

Baca Juga: Sekolah Merdeka Tanpa Narkoba, Langkah Pelindo dan BNNP Jatim Mewujudkan Generasi Muda Bersinar

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan kontribusi kepada negara merupakan wujud ketaatan perusahaan pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dia menyebut kewajiban kepada negara sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan yang merupakan bagian dari Pelindo Group untuk pembangunan nasional melalui APBN.

 

"Kontribusi kepada negara sebesar Rp1,94 triliun merupakan jumlah keseluruhan (konsolidasi) PT Pelindo Terminal Petikemas dengan entitas anak perusahaan yang ada di bawah pengelolaan perseroan,” jelas Widyaswendra, Senin (28/4/2025).

 

Pajak penghasilan (PPh) menjadi penyumbang terbesar dalam setoran pajak Pelindo Petikemas dengan nilai sebesar Rp992,27 miliar. Selanjutnya, pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar Rp641,25 miliar dan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp64,13 miliar.

 

“Jumlah setoran kewajiban kepada negara tahun 2024 lebih besar atau naik 28 persen dibandingkan dengan setoran tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1,51 triliun,” tambah Widyaswendra.

 

Tahun lalu, PT Pelindo Terminal Petikemas melaporkan jumlah setoran kewajiban kepada negara tahun 2023 sebesar Rp1,51 triliun yang terdiri dari Rp1,29 triliun setoran pajak, Rp5,98 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp214,18 miliar berupa konsesi.

 

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir Surabaya

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kinerja pendapatan negara tahun 2024 mencapai Rp2.842,5 triliun atau 101,4�ri target APBN 2024, tumbuh positif 2,1% yoy. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin (6/1) lalu.

 

Penerimaan pajak sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat Rp1.932,4 triliun atau 100,5�ri target, tumbuh 3,5% yoy. Pertumbuhan penerimaan pajak ini didorong oleh jenis pajak utama.

 

“Jika kita lihat lebih dalam, penerimaan pajak yang sifatnya transaksional seperti PPh 21, PPh final, dan PPh dalam negeri mengalami pertumbuhan double digit, karena ada beberapa aktivitas pembayaran gaji, THR, dan aktivitas ekonomi retail yang juga membaik,” ungkap Wamenkeu.

 

Baca Juga: Langkah Cepat Pelindo Grup Salurkan Bantuan pada Korban Gempa NTT

Dari sisi kepabeanan dan cukai, tahun 2024 terealisasi Rp300,2 triliun atau 101,3�ri target, tumbuh 4,9% yoy. Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai dipengaruhi oleh kinerja ekspor-impor dan fenomena down trading.

 

“Kinerja cukai tumbuh 2 persen, karena adanya kebijakan baru terkait beberapa jenis rokok serta dampak positif dari relaksasi ekspor mineral dan peningkatan harga CPO. Di semester kedua, kenaikan CPO pada Bea Keluar cukup signifikan,” jelas Wamenkeu.

 

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tahun 2024 mencapai Rp579,5 triliun atau 117�ri target, ditopang oleh kinerja BUMN, inovasi layanan, dan peningkatan kinerja BLU. “Kinerja pendapatan 2024 ini kami harapkan akan menjadi baseline untuk peningkatan pada tahun 2025,” punpgkas Wamenkeu Anggito.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.