Selasa, 03 Feb 2026 16:08 WIB

Bentuk Kewajiban pada Negara, Pelindo Petikemas Setor Rp1,94 Triliun

Pelindo Terminal Peti Kemas
Pelindo Terminal Peti Kemas

selalu.id - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas memberikan kontribusi melalui setoran kewajiban kepada negara sepanjang tahun 2024 sebesar Rp1,94 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari Rp1,69 triliun setoran pajak, Rp70,55 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp175,80 miliar berupa konsesi.

 

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan kontribusi kepada negara merupakan wujud ketaatan perusahaan pada aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dia menyebut kewajiban kepada negara sebagai bentuk dukungan nyata perusahaan yang merupakan bagian dari Pelindo Group untuk pembangunan nasional melalui APBN.

 

"Kontribusi kepada negara sebesar Rp1,94 triliun merupakan jumlah keseluruhan (konsolidasi) PT Pelindo Terminal Petikemas dengan entitas anak perusahaan yang ada di bawah pengelolaan perseroan,” jelas Widyaswendra, Senin (28/4/2025).

 

Pajak penghasilan (PPh) menjadi penyumbang terbesar dalam setoran pajak Pelindo Petikemas dengan nilai sebesar Rp992,27 miliar. Selanjutnya, pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar Rp641,25 miliar dan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp64,13 miliar.

 

“Jumlah setoran kewajiban kepada negara tahun 2024 lebih besar atau naik 28 persen dibandingkan dengan setoran tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp1,51 triliun,” tambah Widyaswendra.

 

Tahun lalu, PT Pelindo Terminal Petikemas melaporkan jumlah setoran kewajiban kepada negara tahun 2023 sebesar Rp1,51 triliun yang terdiri dari Rp1,29 triliun setoran pajak, Rp5,98 miliar penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp214,18 miliar berupa konsesi.

 

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pelatihan BLS untuk 30 Peserta di Surabaya

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kinerja pendapatan negara tahun 2024 mencapai Rp2.842,5 triliun atau 101,4�ri target APBN 2024, tumbuh positif 2,1% yoy. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Senin (6/1) lalu.

 

Penerimaan pajak sampai dengan 31 Desember 2024 tercatat Rp1.932,4 triliun atau 100,5�ri target, tumbuh 3,5% yoy. Pertumbuhan penerimaan pajak ini didorong oleh jenis pajak utama.

 

“Jika kita lihat lebih dalam, penerimaan pajak yang sifatnya transaksional seperti PPh 21, PPh final, dan PPh dalam negeri mengalami pertumbuhan double digit, karena ada beberapa aktivitas pembayaran gaji, THR, dan aktivitas ekonomi retail yang juga membaik,” ungkap Wamenkeu.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Dari sisi kepabeanan dan cukai, tahun 2024 terealisasi Rp300,2 triliun atau 101,3�ri target, tumbuh 4,9% yoy. Realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai dipengaruhi oleh kinerja ekspor-impor dan fenomena down trading.

 

“Kinerja cukai tumbuh 2 persen, karena adanya kebijakan baru terkait beberapa jenis rokok serta dampak positif dari relaksasi ekspor mineral dan peningkatan harga CPO. Di semester kedua, kenaikan CPO pada Bea Keluar cukup signifikan,” jelas Wamenkeu.

 

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tahun 2024 mencapai Rp579,5 triliun atau 117�ri target, ditopang oleh kinerja BUMN, inovasi layanan, dan peningkatan kinerja BLU. “Kinerja pendapatan 2024 ini kami harapkan akan menjadi baseline untuk peningkatan pada tahun 2025,” punpgkas Wamenkeu Anggito.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.