Sabtu, 06 Jun 2026 16:58 WIB

Triwulan I 2025, Pelindo Petikemas Catat Kenaikan Arus Kontainer 6,57 Persen

Pelindo Terminal Peti Kemas
Pelindo Terminal Peti Kemas

selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 6,57 persen pada triwulan I tahun 2025. Total arus peti kemas mencapai 3,15 juta TEUs, meningkat dari 2,96 juta TEUs pada periode yang sama tahun lalu.

 

Baca Juga: Arus Peti Kemas Internasional Tumbuh 11 Persen, Sinyal Kuat Pemulihan Ekonomi Nasional

Corporate Secretary Pelindo Petikemas, Widyaswendra, menyebutkan volume tersebut terdiri dari 1,02 juta TEUs peti kemas internasional dan 2,13 juta TEUs peti kemas domestik.

 

“Arus peti kemas internasional tumbuh 14,83 persen, sementara domestik naik 3,02 persen dibandingkan triwulan I tahun 2024,” jelas Widyaswendra, Kamis (24/4).

 

Peningkatan arus internasional dipicu oleh bertambahnya kunjungan kapal di TPS Surabaya, dari rencana 239 kunjungan menjadi 249. Selain itu, TPK Semarang mencatat tambahan tujuh kunjungan kapal, dengan pertumbuhan ekspor signifikan ke Amerika Serikat (28%), Korea (21%), dan Jepang (15%).

 

“Secara keseluruhan, ekspor tumbuh 15,93 persen dan impor naik 12,3 persen,” ujarnya.

 

Arus domestik turut meningkat seiring tingginya permintaan barang kebutuhan pokok selama bulan puasa dan Idulfitri. Pertumbuhan throughput terminal juga sejalan dengan perkembangan industri dan jasa logistik di hulu.

 

Ketua ALFI Jawa Tengah-DIY, Teguh Arif Handoko, menyatakan bahwa pertumbuhan industri menjadi pendorong utama naiknya aktivitas logistik, yang tercatat tumbuh 20 persen selama triwulan I.

Baca Juga: Dukung Fiskal Nasional, Pelindo Terminal Petikemas Catatkan Kontribusi Nasional hingga Rp1,73 T

 

“Tapi ada tantangan juga, seperti keterbatasan armada truk dan antrean panjang di depo kontainer, terutama saat Jumat hingga Senin,” kata Teguh. Ia berharap layanan depo dapat beroperasi 24 jam penuh untuk mengurangi antrean.

 

Gateway Container Line, perusahaan logistik nasional yang melayani konsolidasi kargo (LCL), turut mencatat kinerja positif. Branch Manager wilayah Jateng-DIY, Arifin, melaporkan lonjakan ekspor LCL hingga 83 persen dan impor 42,15 persen.

 

“Industri Jateng yang tumbuh pesat berdampak langsung pada kebutuhan jasa logistik kami,” ujarnya. Revenue Gateway Container Line pun tumbuh 31 persen secara tahunan.

 

Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya

Sementara itu, sektor logistik di Jawa Timur juga menunjukkan tren positif. Ketua ALFI Jatim, Sebastian Wibisono, menyebut peningkatan terjadi merata di segmen ekspor-impor maupun domestik.

 

“Pertumbuhan dua digit, sekitar 15–20 persen. Tanjung Perak sebagai hub pengiriman wilayah timur Indonesia mencatat lonjakan signifikan,” ujarnya.

 

Peningkatan arus peti kemas disebutnya mencerminkan efisiensi logistik domestik dan membaiknya aktivitas ekspor-impor nasional.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.