Rabu, 04 Feb 2026 04:24 WIB

Surabaya Terbitkan SE Soal Popok dan Pembalut Ramah Lingkungan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 24 Apr 2025 15:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Permasalahan sampah popok dan pembalut sekali pakai kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau warga, khususnya perempuan, untuk mulai beralih ke produk ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali.

 

“Popok dan pembalut sekali pakai itu sulit terurai dan berbahaya bagi lingkungan. Sudah saatnya kita beralih ke alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti yang bisa dipakai ulang,” ujar Eri usai sosialisasi di Kampung Geblak Jambangan, Selasa (22/4/2025).

 

Menurut Eri, limbah pembalut memiliki dampak lingkungan yang sama seriusnya dengan popok bayi sekali pakai. Keduanya mengandung bahan kimia yang sulit terurai dan berpotensi mencemari sungai, yang menjadi sumber air baku PDAM Surya Sembada.

 

“Air sungai yang tercemar akan berimbas langsung ke kita, karena air itu dikelola jadi air bersih untuk minum, masak, dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

 

Sebagai langkah konkret, Pemkot Surabaya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mendorong penggunaan popok dan pembalut yang dapat digunakan ulang.

 

SE tersebut akan disebarluaskan ke instansi pemerintah, kelurahan, kecamatan, hingga perusahaan, untuk melibatkan mereka dalam kampanye lingkungan ini.

 

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, menambahkan bahwa temuan di lapangan sangat mengkhawatirkan. Jutaan popok dan pembalut masih ditemukan di aliran Sungai Brantas.

 

“Kandungan bahan dalam popok dan pembalut bisa mencemari air dan berbahaya bagi tubuh manusia. Ini yang mendorong Pak Wali bergerak cepat,” ujar Dedik.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.