Rabu, 04 Feb 2026 00:01 WIB

Pasokan Aman, PGN Layani 818 Ribu Pelanggan Selama Satgas RAFI 2025

PGN
PGN

selalu.id — Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2025 Pertamina Group resmi ditutup. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berhasil menjaga keandalan pasokan dan distribusi gas bumi di delapan belas provinsi dan tujuh puluh empat kabupaten/kota selama masa siaga.

 

Baca Juga: Dukung Operasional 24 Jam, PGN Pastikan Pasokan Gas ke RSUP Dr. Sardjito

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta, menyampaikan bahwa PGN telah menyalurkan gas ke lima ribu delapan ratus pelanggan komersial, industri, dan pelanggan kecil, serta delapan ratus tiga belas ribu pelanggan rumah tangga dan pembangkit listrik, termasuk PLN Group, dengan aman tanpa kendala.

 

“Pemenuhan permintaan gas dilakukan secara maksimal tanpa gangguan pasokan, baik untuk sektor rumah tangga, pelanggan kecil, komersial, maupun industri. Penyaluran dilakukan melalui lebih dari tiga puluh tiga ribu kilometer jaringan pipa gas, enam belas SPBG dan MRU, serta tiga terminal LNG yang terintegrasi dan dikelola Subholding Gas Group,” ujar Harry.

 

Hingga akhir periode Satgas RAFI 2025, rata-rata volume niaga gas PGN mencapai tujuh ratus delapan puluh delapan BBTUD, melampaui proyeksi tahun ini dengan kenaikan sebesar dua puluh dua koma tujuh persen. Untuk menjaga pasokan, PGN juga menyiapkan LNG guna memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah yang sulit dijangkau jaringan pipa. Regasifikasi LNG di FSRU Lampung – PLI, Nusantara Regas, dan Perta Arun Gas mencapai lima ratus lima puluh satu BBTUD, naik empat puluh satu koma enam persen dibanding periode RAFI 2024.

 

Untuk sektor transportasi, PGN menyalurkan BBG sebesar delapan belas ribu dua puluh liter setara premium (LSP), meningkat dua koma satu persen dibanding periode RAFI 2024.

 

Baca Juga: Libur Nataru 2026, BPH Migas dan PGN Jamin Keandalan Gas Bumi di Jatim

“Kelancaran penyaluran BBG untuk transportasi, khususnya saat momen Lebaran, juga menjadi perhatian kami. PGN memastikan reliabilitas distribusi BBG tetap terjaga dengan baik,” tambah Harry.

 

Melalui Pertamina Call Center 135, PGN memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan total lima ratus dua puluh tujuh kasus yang telah terselesaikan. Seluruh personel dan aset PGN dilaporkan beroperasi dalam kondisi aman dan optimal.

 

Harry menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Satgas RAFI yang telah siap siaga menjaga keamanan layanan dan kenyamanan pelanggan.

Baca Juga: Infrastruktur Offtake Tandes Perkuat Layanan Gas Bumi Surabaya

 

“Kami bersyukur atas kelancaran operasional selama Ramadhan dan Idul Fitri. Terjaganya seluruh kegiatan penyaluran gas bumi ini menunjukkan komitmen PGN dalam memastikan keberlanjutan pasokan energi yang andal,” ujar Harry.

 

PGN menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat sistem distribusi gas dan menjaga kualitas layanan di masa mendatang. Upaya ini sejalan dengan komitmen PGN untuk menjadi penyedia energi yang efisien, andal, dan ramah lingkungan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.