Jumat, 05 Jun 2026 13:49 WIB

Wali Kota Eri Terapkan Seleksi Ketat untuk Kriteria Kepala OPD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Apr 2025 16:20 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku masih belum menjatuhkan pilihan dalam menentukan siapa saja yang akan mengisi posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam struktur Kabinet Surabaya Berkah.

Alasannya bukan karena minimnya kandidat, melainkan karena ketatnya kriteria seleksi yang diterapkan.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kabinet Surabaya Berkah, yang merupakan padanan lokal dari Kabinet Merah Putih di tingkat nasional, menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan birokrasi yang melayani rakyat secara nyata dan terukur.

“Saya mencari sosok yang berani, patuh pada aturan, inovatif, dan yang paling penting humanis,” ujar Eri, Rabu (16/4/2025).

Proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk penyampaian visi-misi para calon yang disiarkan secara langsung. Namun dari hasil evaluasi sementara, banyak pemaparan calon yang dinilai masih terlalu umum dan belum menyentuh aspek-aspek teknis yang konkret.

Eri menekankan, setiap calon Kepala OPD harus mampu menyampaikan target kinerja yang terukur. Ia mencontohkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang harus berani menetapkan penurunan volume sampah secara spesifik.

“DLH harus bisa menunjukkan bagaimana caranya menurunkan sampah dari 1.600 ton per hari menjadi, katakanlah, 1.300 ton. Harus ada ukuran jelas,” tegasnya.

Hal serupa berlaku untuk Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM). Penanganan banjir, menurut Eri, tidak bisa hanya sekadar wacana.

“Calon Kepala Dinas harus tahu titik banjir yang ada sekarang berapa, lalu bisa menjelaskan target pengurangannya, misalnya dari 60 titik jadi 30 titik,” ucapnya.

Sektor transportasi dan perparkiran juga tak luput dari perhatian. Wali Kota Eri menyebut masih banyak potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa digali dari sektor ini, termasuk optimalisasi titik parkir hingga pemungutan pajak parkir restoran.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

“Setiap tempat makan harus punya lahan parkir. Kalau tidak ada, maka dikenakan pajak parkir berdasarkan estimasi potensi pendapatannya,” jelasnya.

Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk memastikan perhitungan pendapatan berlangsung akurat. Sistem elektronik dan pengawasan digital menjadi keharusan agar data dan angka bisa diawasi bersama.

Dalam formasi Kabinet Surabaya Berkah, Eri menegaskan bahwa komitmen bukan sekadar janji. Setiap calon Kepala OPD menandatangani kontrak kinerja, yang mencantumkan konsekuensi jika target tidak tercapai.

“Jika tidak bisa mencapai target, mereka harus siap mundur,” tegas Eri.

Namun, ia juga memastikan bahwa bila terjadi pergantian pejabat, program tetap berlanjut sesuai komitmen awal. Tak boleh ada alasan baru untuk memulai dari nol.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sebagai bagian dari keterbukaan, hasil kesepakatan komitmen kinerja para Kepala OPD nantinya akan diumumkan ke publik.

“Saya akan sampaikan ke media, agar masyarakat bisa ikut mengawasi. Kalau ada yang melenceng, warga bisa langsung lapor ke saya,” katanya.

Penamaan Kabinet Surabaya Berkah, tambahnya, bukan sekadar simbol, tetapi wujud keseriusan Pemkot Surabaya membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan transparan.

“Surabaya harus berkah untuk semua. Mari kita kawal kinerja mereka bersama-sama,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.