Senin, 02 Feb 2026 18:31 WIB

Wawali Armuji Ngomong Kasar saat Sidak, Wali Kota Eri Minta Maaf ke Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 10:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, akhirnya angkat suara soal ucapan keras Wakil Wali Kota Armuji dalam kasus viral dugaan penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal di Surabaya.

Eri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, sekaligus menjelaskan duduk perkara yang membuat suasana jadi panas.

“Saya minta maaf kepada warga Surabaya dan masyarakat luas. Ucapan Pak Armuji memang terdengar keras, tapi saya yakin itu terjadi karena kondisi emosi yang memuncak,” kata Eri, Senin (14/4/2025).

Kasus ini mencuat setelah seorang mantan pekerja asal Kediri mengaku ijazahnya ditahan oleh perusahaan tempatnya bekerja, CV Sentosa Seal.

Merespons laporan itu, Armuji melakukan sidak. Namun, kunjungan itu berujung ketegangan setelah pihak perusahaan menolak ditemui dan bahkan menyebut Armuji sebagai “penipu”.

Video adu argumen ini viral di media sosial, memicu berbagai komentar dari publik. Ucapan Armuji yang membalas dengan nada tinggi menuai sorotan, sehingga Eri merasa perlu menenangkan situasi.

“Saya percaya, maksud Pak Armuji baik, tapi mungkin cara menyampaikannya kurang tepat karena suasana saat itu memang memanas,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak perusahaan membantah mengenal pekerja yang mengaku ijazahnya ditahan, dan menyebut bahwa orang tersebut bukan bagian dari staf mereka. Karena tidak ada titik temu dari kedua belah pihak, Eri menegaskan bahwa penyelesaian harus ditempuh melalui jalur hukum.

“Nanti jam 10, saya minta Disnaker mendampingi pelapor membuat laporan ke Polrestabes Surabaya. Biar semuanya terang, siapa yang benar dan siapa yang keliru,” tegasnya.

Eri juga menyinggung pentingnya menjaga citra Surabaya sebagai kota yang ramah investasi. Ia tak ingin satu persoalan mencoreng keseluruhan iklim usaha di kota ini.

“Kalau dibiarkan berlarut, bisa merusak kepercayaan investor. Padahal, banyak perusahaan di Surabaya yang bekerja secara profesional dan mematuhi aturan,” tambahnya.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

Insiden bermula saat Armuji mendatangi lokasi perusahaan yang diduga menahan ijazah karyawan, Kamis (10/4/2025). Setibanya di lokasi, Armuji tidak diterima dengan baik. Pihak perusahaan bahkan menutup pintu dan menolak berdialog.

 

“Saya Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya. Tolong dibukakan pintunya, saya ingin bicara baik-baik,” kata Armuji dalam video dokumentasi sidak.

 

Namun, bukannya mendapat sambutan ramah, saat mencoba menelepon pemilik perusahaan, Armuji justru dituding sebagai penipu.

Baca Juga: Akui Dipanggil Polisi, Armuji Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bimtek DPRD Surabaya

 

“Sampean penipu, saya nggak kenal sampean. Penipu!” ucap pihak perusahaan saat ditelepon Armuji.

 

Armuji tetap tenang dan mencoba menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Ia bahkan menyebut bahwa perusahaan tersebut seolah-olah menutup diri dari pengawasan, hingga dirinya berspekulasi ada hal-hal janggal.

Baca Juga: Mediasi Selesai, Begini Isi Surat Pernyataan Armuji ke Madas

 

“Setiap kali ada pemeriksaan dari pihak desa atau pemerintah, mereka selalu tertutup. Jangan-jangan ini perusahaan kayak sarang narkoba. Tapi saya tetap datang dengan cara baik,” ujar Armuji.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.