Jumat, 23 Okt 2026 10:13 WIB

Wawali Armuji Ngomong Kasar saat Sidak, Wali Kota Eri Minta Maaf ke Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Apr 2025 10:15 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, akhirnya angkat suara soal ucapan keras Wakil Wali Kota Armuji dalam kasus viral dugaan penahanan ijazah oleh CV Sentosa Seal di Surabaya.

Eri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, sekaligus menjelaskan duduk perkara yang membuat suasana jadi panas.

“Saya minta maaf kepada warga Surabaya dan masyarakat luas. Ucapan Pak Armuji memang terdengar keras, tapi saya yakin itu terjadi karena kondisi emosi yang memuncak,” kata Eri, Senin (14/4/2025).

Kasus ini mencuat setelah seorang mantan pekerja asal Kediri mengaku ijazahnya ditahan oleh perusahaan tempatnya bekerja, CV Sentosa Seal.

Merespons laporan itu, Armuji melakukan sidak. Namun, kunjungan itu berujung ketegangan setelah pihak perusahaan menolak ditemui dan bahkan menyebut Armuji sebagai “penipu”.

Video adu argumen ini viral di media sosial, memicu berbagai komentar dari publik. Ucapan Armuji yang membalas dengan nada tinggi menuai sorotan, sehingga Eri merasa perlu menenangkan situasi.

“Saya percaya, maksud Pak Armuji baik, tapi mungkin cara menyampaikannya kurang tepat karena suasana saat itu memang memanas,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak perusahaan membantah mengenal pekerja yang mengaku ijazahnya ditahan, dan menyebut bahwa orang tersebut bukan bagian dari staf mereka. Karena tidak ada titik temu dari kedua belah pihak, Eri menegaskan bahwa penyelesaian harus ditempuh melalui jalur hukum.

“Nanti jam 10, saya minta Disnaker mendampingi pelapor membuat laporan ke Polrestabes Surabaya. Biar semuanya terang, siapa yang benar dan siapa yang keliru,” tegasnya.

Eri juga menyinggung pentingnya menjaga citra Surabaya sebagai kota yang ramah investasi. Ia tak ingin satu persoalan mencoreng keseluruhan iklim usaha di kota ini.

“Kalau dibiarkan berlarut, bisa merusak kepercayaan investor. Padahal, banyak perusahaan di Surabaya yang bekerja secara profesional dan mematuhi aturan,” tambahnya.

 

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Insiden bermula saat Armuji mendatangi lokasi perusahaan yang diduga menahan ijazah karyawan, Kamis (10/4/2025). Setibanya di lokasi, Armuji tidak diterima dengan baik. Pihak perusahaan bahkan menutup pintu dan menolak berdialog.

 

“Saya Armuji, Wakil Wali Kota Surabaya. Tolong dibukakan pintunya, saya ingin bicara baik-baik,” kata Armuji dalam video dokumentasi sidak.

 

Namun, bukannya mendapat sambutan ramah, saat mencoba menelepon pemilik perusahaan, Armuji justru dituding sebagai penipu.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Tak Mau Seragam Bikin Sekolah Negeri Terlihat Beda Kasta

 

“Sampean penipu, saya nggak kenal sampean. Penipu!” ucap pihak perusahaan saat ditelepon Armuji.

 

Armuji tetap tenang dan mencoba menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat. Ia bahkan menyebut bahwa perusahaan tersebut seolah-olah menutup diri dari pengawasan, hingga dirinya berspekulasi ada hal-hal janggal.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

 

“Setiap kali ada pemeriksaan dari pihak desa atau pemerintah, mereka selalu tertutup. Jangan-jangan ini perusahaan kayak sarang narkoba. Tapi saya tetap datang dengan cara baik,” ujar Armuji.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.