Sabtu, 06 Jun 2026 05:42 WIB

Iwan Sunito Tersingkir dari Crown Group, Investor Diimbau Waspada

Iwan Sunito, pengusaha properti asal Indonesia yang sebelumnya menjabat CEO Crown Group Holdings Pty Ltd
Iwan Sunito, pengusaha properti asal Indonesia yang sebelumnya menjabat CEO Crown Group Holdings Pty Ltd

selalu.id - Iwan Sunito, pengusaha properti asal Indonesia yang sebelumnya menjabat CEO Crown Group Holdings Pty Ltd, telah kehilangan kendali atas perusahaan tersebut. Keputusan ini merupakan dampak dari putusan Mahkamah Agung New South Wales pada 26 Maret 2025, yang menetapkan likuidasi terhadap CII Group Pty Ltd—perusahaan milik Sunito yang memegang 50 persen saham Crown Group.

 

Baca Juga: Pembangunan RS Surabaya Selatan Ditunda, DPRD Soroti Rencana Gandeng Investor India

CII Group kini berada di bawah pengawasan likuidator independen, menandai berakhirnya pengaruh Sunito di Crown Group. Upaya Sunito untuk menghindari likuidasi melalui rencana penyelamatan perusahaan (Deed of Company Arrangement/DoCA) ditolak pengadilan karena dinilai tidak memiliki prospek keberhasilan, mengingat ketidakmampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya.

 

Meski telah kehilangan kendali atas Crown Group, Sunito dilaporkan aktif mencari investor untuk perusahaan barunya, One Global Capital, termasuk di Indonesia. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan analis keuangan dan pengamat industri properti.

 

Seorang analis keuangan yang enggan disebutkan namanya mengimbau calon investor untuk melakukan uji tuntas (due diligence) secara menyeluruh sebelum menanamkan modal pada proyek-proyek yang terkait dengan Sunito. “Keputusan pengadilan ini harus menjadi pelajaran berharga,” ujarnya.

 

Baca Juga: Investor Pasar Modal Indonesia Tembus Lebih dari 13 Juta SID

“Potensi risiko tinggi dalam proyek-proyek baru yang diinisiasi Sunito perlu dipertimbangkan secara cermat. Riwayat keuangan CII Group adalah indikator penting yang tidak bisa diabaikan,” tambahnya.

 

Para ahli menyarankan sejumlah langkah perlindungan bagi calon investor, seperti memverifikasi legalitas dan struktur kepemilikan proyek, memahami bahwa Sunito tidak lagi berafiliasi dengan Crown Group, mewaspadai penawaran investasi yang tidak transparan, serta berkonsultasi dengan penasihat hukum atau keuangan sebelum mengambil keputusan.

 

Seorang pengamat industri properti di Australia turut menegaskan pentingnya kehati-hatian. “Reputasi masa lalu tidak menjamin kesuksesan di masa depan, apalagi jika terdapat catatan hukum atau keuangan yang bermasalah,” katanya.

 

Hingga kini, Crown Group Holdings Pty Ltd belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perubahan kepemilikan dan manajemen pasca-keputusan pengadilan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.