Selasa, 21 Jul 2026 15:09 WIB

Wali Kota Eri Soroti Ketimpangan Jumlah Murid, Pemkot Akan Batasi Sekolah Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Apr 2025 09:30 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi dan anak-anak sekolah
Wali Kota Eri Cahyadi dan anak-anak sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya akan mengambil langkah tegas terkait ketimpangan distribusi siswa di sekolah-sekolah. Mulai tahun ajaran 2025/2026, Pemkot memprioritaskan sekolah-sekolah lama dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, dukungan Pemkot akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang telah lama berdiri, bukan pada sekolah-sekolah baru yang belakangan bermunculan.

 

“Saya tekankan, kami tidak akan memberikan bantuan ke sekolah baru. Kami utamakan sekolah-sekolah yang sudah lama berdiri,” ujar Eri dalam acara Halal Bihalal bersama Dinas Pendidikan (Dispendik), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Balai Kota Surabaya, Rabu (9/4/2025).

 

Eri menjelaskan, maraknya sekolah baru menyebabkan jumlah siswa di sekolah lain menyusut. Hal ini terjadi karena pendirian sekolah belum diatur secara menyeluruh, terutama soal jarak antar lembaga pendidikan.

 

“Kenapa ada sekolah yang kekurangan murid? Karena jaraknya tidak terkontrol. Banyak sekolah berdiri di satu wilayah tanpa perhitungan yang matang. Belum lagi ada yang izinnya bukan dari Pemkot, tapi dari kementerian atau lembaga lain,” jelasnya.

 

Ia telah meminta Kepala Dispendik meninjau ulang proses pendirian sekolah baru dan menegaskan bahwa sekolah baru tidak akan otomatis menerima Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA).

 

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Kalau ada sekolah baru, jangan berharap langsung dapat BOPDA. Sekolah lama bisa kehilangan siswanya kalau terus-menerus dikalahkan oleh sekolah baru,” tegasnya.

 

Eri juga mengkritik praktik penambahan kelas oleh sekolah tertentu yang hanya merebut murid dari sekolah lain.

 

“Kalau hanya mengambil murid dari sekolah lain, kami tidak akan dukung,” ujarnya.

 

Baca Juga: Kabar Gembira, Bayi Lahir Asli Surabaya Langsung Dapat Akta-KIA hingga KK Baru Gratis

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lembaga pendidikan yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak Surabaya. Pemkot memastikan kualitas dan kesinambungan sekolah-sekolah lama tetap menjadi prioritas utama.

 

Eri juga menyinggung kondisi sekolah swasta yang bervariasi. Ada yang mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah, namun ada pula yang kesulitan operasional dan mengajukan bantuan ke Pemkot.

 

“Kalau memang tidak mampu dan ingin dipegang Pemkot, akan kami atur kembali mekanismenya,” tuturnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.