Kamis, 17 Sep 2026 07:29 WIB

Wali Kota Eri Soroti Ketimpangan Jumlah Murid, Pemkot Akan Batasi Sekolah Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Apr 2025 09:30 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi dan anak-anak sekolah
Wali Kota Eri Cahyadi dan anak-anak sekolah

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya akan mengambil langkah tegas terkait ketimpangan distribusi siswa di sekolah-sekolah. Mulai tahun ajaran 2025/2026, Pemkot memprioritaskan sekolah-sekolah lama dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, dukungan Pemkot akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang telah lama berdiri, bukan pada sekolah-sekolah baru yang belakangan bermunculan.

 

“Saya tekankan, kami tidak akan memberikan bantuan ke sekolah baru. Kami utamakan sekolah-sekolah yang sudah lama berdiri,” ujar Eri dalam acara Halal Bihalal bersama Dinas Pendidikan (Dispendik), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Balai Kota Surabaya, Rabu (9/4/2025).

 

Eri menjelaskan, maraknya sekolah baru menyebabkan jumlah siswa di sekolah lain menyusut. Hal ini terjadi karena pendirian sekolah belum diatur secara menyeluruh, terutama soal jarak antar lembaga pendidikan.

 

“Kenapa ada sekolah yang kekurangan murid? Karena jaraknya tidak terkontrol. Banyak sekolah berdiri di satu wilayah tanpa perhitungan yang matang. Belum lagi ada yang izinnya bukan dari Pemkot, tapi dari kementerian atau lembaga lain,” jelasnya.

 

Ia telah meminta Kepala Dispendik meninjau ulang proses pendirian sekolah baru dan menegaskan bahwa sekolah baru tidak akan otomatis menerima Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA).

 

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

“Kalau ada sekolah baru, jangan berharap langsung dapat BOPDA. Sekolah lama bisa kehilangan siswanya kalau terus-menerus dikalahkan oleh sekolah baru,” tegasnya.

 

Eri juga mengkritik praktik penambahan kelas oleh sekolah tertentu yang hanya merebut murid dari sekolah lain.

 

“Kalau hanya mengambil murid dari sekolah lain, kami tidak akan dukung,” ujarnya.

 

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lembaga pendidikan yang telah berkontribusi dalam mencerdaskan anak-anak Surabaya. Pemkot memastikan kualitas dan kesinambungan sekolah-sekolah lama tetap menjadi prioritas utama.

 

Eri juga menyinggung kondisi sekolah swasta yang bervariasi. Ada yang mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah, namun ada pula yang kesulitan operasional dan mengajukan bantuan ke Pemkot.

 

“Kalau memang tidak mampu dan ingin dipegang Pemkot, akan kami atur kembali mekanismenya,” tuturnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.