Selasa, 03 Feb 2026 12:43 WIB

Telaga Biru Tulung Ni’Lenggo: Jernihnya Air, Sunyinya Kenangan di Berau

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Apr 2025 08:34 WIB
Telaga Biru Tulung Ni’Lenggo
Telaga Biru Tulung Ni’Lenggo

selalu.id - Di pelosok Batu Putih, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, ada sebuah telaga yang seolah meminjam warna langit untuk menetap di bumi.

Telaga Biru Tulung Ni’Lenggo, namanya. Jernih, tenang, dan memikat. Tempat ini tak hanya memanjakan mata, tapi juga mengajak jiwa diam sejenak—merenungi alam dan waktu.



Untuk menuju ke sana dari Tanjung Redeb, diperlukan waktu sekitar empat jam perjalanan darat. Sementara Tim Selalu.id yang sebelumnya berlibur ke Lamin Guntur, Biduk-Biduk, hanya butuh satu jam untuk sampai ke lokasi.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau



Setiba di sana, tim disambut bentangan air sebening kaca. Birunya begitu pekat, menyiratkan kesan magis. Telaga yang masih alami ini dipenuhi tumbuhan air, batuan segar, dan gerombolan ikan yang berenang menyambut wisatawan.



Pepohonan rindang memeluk kawasan telaga, menciptakan harmoni antara air, tanah, dan udara. Suasana sunyi memperkuat pesonanya.



Pengelola wisata Telaga Biru, Darsono, menjelaskan bahwa tempat ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK). Tiket masuk cukup terjangkau: Rp10 ribu untuk dewasa, dan gratis bagi anak di bawah lima tahun.

Baca Juga: Surabaya Diserbu 500 Ribu Wisatawan Saat Libur Natal, Mal Jadi Magnet Utama



“Setiap musim libur, terutama selepas Lebaran, Telaga Biru ramai oleh wisatawan dari berbagai daerah: Balikpapan, Tarakan, Kalimantan Utara, hingga Tanjung Selor,” ujar Darsono, Senin (7/4/2025).

Namun di hari-hari biasa, telaga kembali ke sunyinya. Justru dalam kesunyian itulah, keindahannya terasa paling utuh.



“Biasanya mereka dari Pelabuhan Cermin ke Lamin Guntur, lalu mampir ke sini,” tambahnya.

Tempat ini juga sering dijadikan lokasi konten media sosial oleh para kreator. “Pernah ada wisatawan dari Bandung yang bikin video di bawah air. Jernih sekali, hasil gambarnya bagus,” kenangnya.

Baca Juga: Polres Mojokerto Dirikan Pos Pelayanan Ala Animasi Robocar Poli di Pacet


Namun di balik keindahannya, tersimpan kisah pilu. Pada 10 April 2024 lalu, dua remaja asal Tanjung Selor tenggelam. Satu terjatuh, satu lagi mencoba menolong—keduanya tak sempat kembali ke permukaan.

“Sejak itu, kami selalu menutup wisata ini setiap hari Jumat. Sebagai bentuk penghormatan untuk mereka yang pernah hilang di sini,” tutur Darsono.


Kedalaman telaga mencapai 10 hingga 12 meter, dengan titik rawan yang kini telah diberi batas oleh pengelola. Lokasinya hanya sekitar 20 meter dari muara laut. Meski menyimpan duka, airnya tetap memikat—seolah menyembunyikan luka dalam kilauan biru yang memabukkan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.