Senin, 02 Feb 2026 18:42 WIB

Ini Dua Kecamatan dengan Penderita HIV/AIDS Tertinggi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jan 2022 17:22 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meulai memetakan wilayah dengan kasus HIV/AIDS terbanyak dengan berbagai penanganan serta pendampingan. Diberitakan Surabaya menjadi kota dengan kasus baru penderita HIV/AIDS terbanyak di Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukritisna mengatakan bahwa usia penderita memiliki rentang antara 25 - 44 tahun.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Tapi usia paling tinggi adalah usia 25 - 29 tahun, kemudian disusul usia 30 - 32 tahun. Paling banyak terjangkit adalah kaum laki-laki dengan prosentase 73 persen," kata Nanik, Rabu (19/1/2022).

Nanik menyebutkan, bahwa wilayah dengan penderita terbanyak di Surabaya adalah Kecamatan Tambaksari dan Sawahan yang memang memiliki jumlah penduduk paling padat.

"Maka kita berusaha melakukan penemuan lebih dini, agar bisa memberikan intervensi dan peluang sembuh akan lebih besar," ujarnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Untuk penanganannya, Nanik menerangkan, Pemkot Surabaya memberikan layanan pengobatan gratis di 13 puskesmas dan 10 rumah sakit di Surabaya. Selain itu juga dilakukan pendampingan, konseling, dan memberikan home care ke rumah penderita HIV.

"Dari kelurahan sendiri juga memberikan susu dan permakanan untuk penderita yang tidak mampu," jelasnya.

"Kita juga selalu memberikan informasi yang komprehensif terhadap pencegahan penularan, yang rutin kita lakukan kepada sekolah, mahasiswa, kelompok pekerja hiburan dan masyarakat luas yang rentan terhadap penyakit ini," sambungnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Pemkot juga memberi perhatian lebih kepada kelompok rentan dengan melakukan monitoring dan pemeriksaan secara berkala.

"Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata untuk mendatangi rumah hiburan," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim, dari P2SEM, Pokir, hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.