Jumat, 04 Sep 2026 13:18 WIB

Ini Dua Kecamatan dengan Penderita HIV/AIDS Tertinggi di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jan 2022 17:22 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya meulai memetakan wilayah dengan kasus HIV/AIDS terbanyak dengan berbagai penanganan serta pendampingan. Diberitakan Surabaya menjadi kota dengan kasus baru penderita HIV/AIDS terbanyak di Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukritisna mengatakan bahwa usia penderita memiliki rentang antara 25 - 44 tahun.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Tapi usia paling tinggi adalah usia 25 - 29 tahun, kemudian disusul usia 30 - 32 tahun. Paling banyak terjangkit adalah kaum laki-laki dengan prosentase 73 persen," kata Nanik, Rabu (19/1/2022).

Nanik menyebutkan, bahwa wilayah dengan penderita terbanyak di Surabaya adalah Kecamatan Tambaksari dan Sawahan yang memang memiliki jumlah penduduk paling padat.

"Maka kita berusaha melakukan penemuan lebih dini, agar bisa memberikan intervensi dan peluang sembuh akan lebih besar," ujarnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Untuk penanganannya, Nanik menerangkan, Pemkot Surabaya memberikan layanan pengobatan gratis di 13 puskesmas dan 10 rumah sakit di Surabaya. Selain itu juga dilakukan pendampingan, konseling, dan memberikan home care ke rumah penderita HIV.

"Dari kelurahan sendiri juga memberikan susu dan permakanan untuk penderita yang tidak mampu," jelasnya.

"Kita juga selalu memberikan informasi yang komprehensif terhadap pencegahan penularan, yang rutin kita lakukan kepada sekolah, mahasiswa, kelompok pekerja hiburan dan masyarakat luas yang rentan terhadap penyakit ini," sambungnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Pemkot juga memberi perhatian lebih kepada kelompok rentan dengan melakukan monitoring dan pemeriksaan secara berkala.

"Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata untuk mendatangi rumah hiburan," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.