Minggu, 01 Feb 2026 18:55 WIB

Soal Pajak Kendaraan, Warga Jatim Justru Puji Gubernur Jabar dan Jateng

Komentar warga Jatim soal pajak kendaran
Komentar warga Jatim soal pajak kendaran

selalu.id – Di tengah berbagai kebijakan pemerintah yang menuai polemik, masyarakat Jawa Timur menyoroti langkah progresif yang diambil oleh Gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah terkait pajak kendaraan bermotor.

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan hingga 30 Juni 2025. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar yang dikeluarkan oleh Gubernur Dedi Mulyadi pada Selasa (25/3/2025).

 

Menyusul langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengumumkan kebijakan penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor yang berlaku mulai 8 April hingga 30 Juni 2025. Program ini tidak hanya menghapus denda pajak, tetapi juga tunggakan pokok yang selama ini belum terbayarkan.

 

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 31 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Piutang Daerah. Ia menyebutkan bahwa total tunggakan pajak kendaraan di Jateng mencapai Rp 2,8 triliun.

 

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, turut mengapresiasi kebijakan serupa yang diterapkan di Jawa Tengah. Dalam sebuah unggahan video, ia menyampaikan bahwa kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat.

 

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

“Nah, warga Jateng hari ini juga mendapatkan kado istimewa dari Pak Gubernurnya, sahabat saya Mas Ahmad Luthfi, yang telah membebaskan seluruh kewajiban para penunggak pajak kendaraan bermotor, baik tunggakannya maupun dendanya. Warga Jabar dan Jateng sama-sama bahagia,” ujar Dedi Mulyadi.

 

Unggahan tersebut langsung mendapat ribuan komentar dari warganet, termasuk warga Jawa Timur yang mempertanyakan kebijakan serupa di daerahnya.

 

Salah satu komentar datang dari akun @Yogi Aelah yang menulis, “Jawa Timur masih bingung, semoga menyusul. Mantap Kang Dedi.” Komentar ini diikuti oleh akun lain, seperti @Dan Di yang menyebut, “Khofifah jek butuh duwek akeh wkwk.”

Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?

 

Beberapa warga Jatim juga mengkritik Gubernur mereka, seperti akun @Pujiono Pujiono yang berkomentar, “Jawa Timur gubernurnya cuma mikir perutnya sendiri tanpa mau memikirkan rakyat kecil yang hidupnya susah.”

 

Namun, di sisi lain, tidak sedikit warga yang memuji langkah konkret yang diambil oleh Gubernur Jabar dan Jateng, berharap kebijakan serupa segera diterapkan di Jawa Timur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.