Senin, 19 Okt 2026 08:02 WIB

Soal Pajak Kendaraan, Warga Jatim Justru Puji Gubernur Jabar dan Jateng

Komentar warga Jatim soal pajak kendaran
Komentar warga Jatim soal pajak kendaran

selalu.id – Di tengah berbagai kebijakan pemerintah yang menuai polemik, masyarakat Jawa Timur menyoroti langkah progresif yang diambil oleh Gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah terkait pajak kendaraan bermotor.

 

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya telah memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan hingga 30 Juni 2025. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar yang dikeluarkan oleh Gubernur Dedi Mulyadi pada Selasa (25/3/2025).

 

Menyusul langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengumumkan kebijakan penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor yang berlaku mulai 8 April hingga 30 Juni 2025. Program ini tidak hanya menghapus denda pajak, tetapi juga tunggakan pokok yang selama ini belum terbayarkan.

 

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 31 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Piutang Daerah. Ia menyebutkan bahwa total tunggakan pajak kendaraan di Jateng mencapai Rp 2,8 triliun.

 

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, turut mengapresiasi kebijakan serupa yang diterapkan di Jawa Tengah. Dalam sebuah unggahan video, ia menyampaikan bahwa kebijakan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat.

 

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

“Nah, warga Jateng hari ini juga mendapatkan kado istimewa dari Pak Gubernurnya, sahabat saya Mas Ahmad Luthfi, yang telah membebaskan seluruh kewajiban para penunggak pajak kendaraan bermotor, baik tunggakannya maupun dendanya. Warga Jabar dan Jateng sama-sama bahagia,” ujar Dedi Mulyadi.

 

Unggahan tersebut langsung mendapat ribuan komentar dari warganet, termasuk warga Jawa Timur yang mempertanyakan kebijakan serupa di daerahnya.

 

Salah satu komentar datang dari akun @Yogi Aelah yang menulis, “Jawa Timur masih bingung, semoga menyusul. Mantap Kang Dedi.” Komentar ini diikuti oleh akun lain, seperti @Dan Di yang menyebut, “Khofifah jek butuh duwek akeh wkwk.”

Baca Juga: Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Harus ke Kantor Samsat

 

Beberapa warga Jatim juga mengkritik Gubernur mereka, seperti akun @Pujiono Pujiono yang berkomentar, “Jawa Timur gubernurnya cuma mikir perutnya sendiri tanpa mau memikirkan rakyat kecil yang hidupnya susah.”

 

Namun, di sisi lain, tidak sedikit warga yang memuji langkah konkret yang diambil oleh Gubernur Jabar dan Jateng, berharap kebijakan serupa segera diterapkan di Jawa Timur.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.