Kamis, 22 Okt 2026 01:29 WIB

Anoa Koleksi Kebun Binatang Surabaya Mati, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jan 2022 11:12 WIB
Anoa bernama Bobby koleksi Kebun Binatang Surabaya
Anoa bernama Bobby koleksi Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Setelah Dumbo, salah satu hewan koleksi Kebun Binatang Surabaya kembali mati. Kali ini seekor Anoa yang ditemukan mati pada Minggu (16/1/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Agus Supangat menjelaskan penyebab kematian Bobby yang mati usia 19 tahun itu sakit karena tidak nafsu makan dan tidak dapat berdiri.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Sehingga, pihaknya segera melaporkan ke BBKSDA Jatim dan satwa anoa mendapatkan perawatan medis.

"Jadi sebelum mati, di hari Sabtu (15/1/2022) kondisi anoa sedang sakit. Kami langsung kontak tim medis dengan pendampingan BBKSDA Jatim," kata Agus saat dihubungi, Selasa (18/1/2022).

Agus menyampaikan, BBKSDA jatim memberikan infus intra vena, vitamin, mineral, obat anti kembung, antibiotik dan pemberian pakan alami dengan cara disuapi, dan dilakukan pengawasan selama 24 jam.

"Bobby sudah mulai berdiri sendiri, defekasi lembek berwarna kehijauan namun hanya sedikit," jelasnya.

Akan tetapi, nasib anoa Bobby akhirnya tidak bisa tertolong pada Minggu (16/1/2022) sore pukul 17.30 WIB. Sebelum mati, anoa Bobby sudah bisa berdiri setelah mendapat perawatan.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Agus menyebut dari diagnosa kematian sementara disebabkan oleh faktor usia yang sudah tua, sehingga fungsi organ tubuh satwa mengalami penurunan.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian dan
literature yang ada, menyebutkan bahwa rata-rata usia hidup satwa jenis Anoa berkisar antara 22-24 tahun.

"Kami sudah laporkan kematian ke BBKSDA Jatim,"terangnya.

Lebih lanjut Agus menjelasakan, untuk memperkuat diagnosa penyebab kematian dilakukan pengiriman sample bagian organ tubuh.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Sample bagian organ tubuh itu, yakni trakea, paru-paru, jantung ,limfa, hati, ginjal, lambung, usus halus dan usus besar untuk dikirim ke laboratorium," jelasnya

Ia menambahkan, sedangkan organ lainnya dilakukan pemusnahan dengan dibakar di Krematorium Kebun Binatang Surabaya.

"Sebagian tubuh anoa sudah kami bakar di krematorium KBS dan sisanya kami kirimkan untuk sampel diagnosa," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).