Kamis, 04 Jun 2026 13:28 WIB

Anoa Koleksi Kebun Binatang Surabaya Mati, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 19 Jan 2022 11:12 WIB
Anoa bernama Bobby koleksi Kebun Binatang Surabaya
Anoa bernama Bobby koleksi Kebun Binatang Surabaya

selalu.id - Setelah Dumbo, salah satu hewan koleksi Kebun Binatang Surabaya kembali mati. Kali ini seekor Anoa yang ditemukan mati pada Minggu (16/1/2022) sekitar pukul 17.30 WIB.

Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Agus Supangat menjelaskan penyebab kematian Bobby yang mati usia 19 tahun itu sakit karena tidak nafsu makan dan tidak dapat berdiri.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sehingga, pihaknya segera melaporkan ke BBKSDA Jatim dan satwa anoa mendapatkan perawatan medis.

"Jadi sebelum mati, di hari Sabtu (15/1/2022) kondisi anoa sedang sakit. Kami langsung kontak tim medis dengan pendampingan BBKSDA Jatim," kata Agus saat dihubungi, Selasa (18/1/2022).

Agus menyampaikan, BBKSDA jatim memberikan infus intra vena, vitamin, mineral, obat anti kembung, antibiotik dan pemberian pakan alami dengan cara disuapi, dan dilakukan pengawasan selama 24 jam.

"Bobby sudah mulai berdiri sendiri, defekasi lembek berwarna kehijauan namun hanya sedikit," jelasnya.

Akan tetapi, nasib anoa Bobby akhirnya tidak bisa tertolong pada Minggu (16/1/2022) sore pukul 17.30 WIB. Sebelum mati, anoa Bobby sudah bisa berdiri setelah mendapat perawatan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Agus menyebut dari diagnosa kematian sementara disebabkan oleh faktor usia yang sudah tua, sehingga fungsi organ tubuh satwa mengalami penurunan.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian dan
literature yang ada, menyebutkan bahwa rata-rata usia hidup satwa jenis Anoa berkisar antara 22-24 tahun.

"Kami sudah laporkan kematian ke BBKSDA Jatim,"terangnya.

Lebih lanjut Agus menjelasakan, untuk memperkuat diagnosa penyebab kematian dilakukan pengiriman sample bagian organ tubuh.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Sample bagian organ tubuh itu, yakni trakea, paru-paru, jantung ,limfa, hati, ginjal, lambung, usus halus dan usus besar untuk dikirim ke laboratorium," jelasnya

Ia menambahkan, sedangkan organ lainnya dilakukan pemusnahan dengan dibakar di Krematorium Kebun Binatang Surabaya.

"Sebagian tubuh anoa sudah kami bakar di krematorium KBS dan sisanya kami kirimkan untuk sampel diagnosa," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.