Senin, 02 Feb 2026 21:08 WIB

SIER Sabet Dua Penghargaan dalam Anugerah BUMN 2025 atas Komitmen ESG

SIER dalam penghargaan Anugerah BUMN 2025.
SIER dalam penghargaan Anugerah BUMN 2025.

selalu.id - Di usianya yang memasuki 51 tahun, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan terkemuka dalam pengelolaan kawasan industri di Tanah Air. Hal ini dibuktikan dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Anugerah BUMN 2025.

Dalam ajang bergengsi ini, SIER yang merupakan bagian dari anggota holding BUMN Danareksa ini meraih penghargaan dua kategori sekaligus. Yakni kategori Best CEO in Industrial Estate Expansion serta kategori ESG (Environmental, Social and Governance) Perusahaan Terbaik. Penghargaan ini diterima langsung oleh Didik Prasetiyono, Direktur Utama PT SIER.

Didik Prasetiyono mengungkapkan rasa terima kasih dan bangganya atas penghargaan yang diterima SIER. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim SIER yang terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi industri dan masyarakat. Penghargaan ini juga menjadi kado istimewa bagi SIER yang baru saja meayakan ulang tahun ke-51 pada 28 Februari 2025.

“Kami berusaha untuk menerapkan standar tinggi dalam tata kelola perusahaan dan memastikan bahwa operasional bisnis kami tetap selaras dengan prinsip keberlanjutan,” ujar Didik, yang juga menjabat Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia ini.

Menurut dia, penghargaan yang diraih SIER dalam ajang Anugerah BUMN 2025 bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus berinovasi. SIER berkomitmen untuk terus mengembangkan kawasan industri yang tidak hanya kompetitif secara bisnis, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Dalam beberapa tahun ke depan, kata Didik, SIER berencana untuk memperluas implementasi prinsip ESG dengan menggandeng berbagai mitra strategis dalam mengembangkan ekosistem industri yang lebih hijau dan berkelanjutan. Dengan berbagai inisiatif yang telah dilakukan, SIER semakin mengukuhkan diri sebagai role model, dalam pengelolaan kawasan industri di Indonesia yang berorientasi pada keberlanjutan.

Didik mengatakan, dalam menghadapi dinamika industri yang terus berkembang, peningkatan ESG Performance tidak bisa dilepaskan dari kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan. SIER menerapkan prinsip Organizational Capacity for Change (OCC) sebagai strategi utama dalam transformasi keberlanjutan.

“OCC adalah kapabilitas dinamis dan multidimensi yang memungkinkan organisasi untuk meningkatkan atau merevisi kompetensi yang sudah ada, sekaligus mengembangkan kompetensi baru agar tetap relevan, bertahan, dan tumbuh di tengah perubahan. Dengan menerapkan OCC, SIER memastikan bahwa inisiatif ESG bukan hanya sebatas kepatuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi bisnis yang menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan, industri, dan lingkungan,” jelasnya.

Acara yang diselenggarakan di Sumba Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/3/2025) ini, mengangkat tema “Kinerja Unggul BUMN untuk Indonesia Berdaya: Inovasi, Kolaborasi, dan Transformasi.” Tema ini mencerminkan semangat BUMN dalam berkontribusi nyata bagi negeri melalui inovasi, sinergi, dan transformasi yang berkelanjutan.

Sebanyak 78 perusahaan BUMN dan anak perusahaan BUMN berpartisipasi dalam ajang Anugerah BUMN 2025. Jumlah ini menyusut menjadi 40 perusahaan yang lolos seleksi tahap kedua berupa presentasi korporasi sekaligus CEO. Tahap awal seleksi Anugerah BUMN 2025 mencakup penilaian dokumen dan data pendukung, sedangkan tahap berikutnya melibatkan sesi presentasi korporasi dan CEO yang dilakukan secara daring.

Dalam kesempatan itu, Ketua Dewan Juri Kehormatan Anugerah BUMN 2025, Jusuf Kalla, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang penghargaan bagi BUMN yang telah menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan perusahaan serta inovasi kepemimpinan.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Anugerah BUMN 2025, yang memberikan penghargaan kepada BUMN sebagai korporasi yang telah sukses, serta kepada CEO yang melakukan perubahan, kemajuan, dan inovasi baru,” ujar Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019 itu dalam sambutannya melalui video.

Jusuf Kalla menekankan pentingnya sinergi antara BUMN, sektor swasta, dan koperasi dalam membangun perekonomian nasional. Menurutnya, tanpa keberadaan korporasi yang kuat, khususnya BUMN sebagai pilar utama, pembangunan nasional tidak dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

“Kebersamaan antara tiga pilar, yakni BUMN, swasta, dan koperasi, sangat kita dambakan. Ketiganya harus maju bersama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2025 Dr Ir Arief Yahya MSc mengatakan, berbagai aspek kinerja BUMN yang dinilai mencakup tata kelola perusahaan, strategi bisnis, inovasi digital, strategi kepemimpinan, serta peran sosial dan lingkungan. Menurutnya, banyak terobosan yang telah dilakukan oleh BUMN, mulai dari digitalisasi layanan, penguatan ekosistem bisnis, hingga peningkatan kontribusi dalam program kesejahteraan sosial.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang ini. Para pemenang bukan hanya simbol keberhasilan individu atau perusahaan, tetapi juga inspirasi bagi seluruh BUMN untuk terus berkontribusi bagi Indonesia yang lebih berdaya,” ungkap Arief Yahya.

CEO BUMN Track, SH Sutarto dalam kesempatan itu mengatakan, saat ini BUMN tengah dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan relevansi, daya saing, dan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional seiring dengan dinamika global yang terus berubah.

Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, BUMN dituntut tidak hanya mencetak profit, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan negara. Kinerja unggul harus disertai dengan inovasi yang berkelanjutan, kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, serta transformasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“BUMN Track yang telah hadir selama 17 tahun, senantiasa berkomitmen untuk mengangkat kiprah dan kinerja korporasi BUMN, sekaligus menepis stigma negatif yang kerap muncul terhadap BUMN, khususnya terkait kasus-kasus yang mencoreng nama baik perusahaan negara. Kami percaya bahwa upaya terbaik untuk menghilangkan stigma tersebut adalah dengan terus menunjukkan kinerja positif, tata kelola yang baik, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga: SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.