Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

SIER Tegaskan Komitmen Bangun Budaya K3 dan Ajak Tenant Utamakan Keselamatan Kerja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Selasa, 20 Jan 2026 09:38 WIB
Foto: Gedung PT SIER
Foto: Gedung PT SIER

selalu.id - Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 menjadi momentum penting PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang merupakan anggota Holding BUMN Danareksa, untuk menegaskan kembali bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama, sekaligus bagian tak terpisahkan dari budaya kerja sehari-hari.

 

Baca Juga: Kado Istimewa di Peringatan Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

Plt Direktur Utama yang juga menjabat Direktur Keuangan, Administrasi dan Manajemen Risiko PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, menyampaikan bahwa penerapan K3 tidak sekadar sebagai kewajiban terhadap peraturan. Melainkan merupakan komitmen bersama untuk melindungi sumber daya terpenting perusahaan, yaitu manusia.

 

“Bulan K3 Nasional menjadi pengingat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus melekat dalam setiap aktivitas. K3 bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi bentuk tanggung jawab dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” ujar Rizka.

 

Ia menegaskan, di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks, penerapan K3 harus terus ditingkatkan. Tidak hanya dalam pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga dalam pengendalian risiko lingkungan kerja, kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, serta perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan pekerja.

 

Dalam kesempatan tersebut, Rizka juga mengajak seluruh tenant yang berada di kawasan industri SIER untuk selalu mengedepankan prinsip K3 dalam setiap proses operasional dan aktivitas usahanya.

 

“SIER mengimbau seluruh tenant agar menjadikan K3 sebagai prioritas dalam setiap proses kerja, mulai dari perencanaan, operasional, hingga evaluasi. Keselamatan pekerja harus menjadi perhatian utama demi keberlangsungan usaha dan terciptanya kawasan industri yang aman dan produktif,” tegasnya.

 

Menurutnya, keberhasilan penerapan K3 di kawasan industri tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi seluruh pihak, baik manajemen kawasan, tenant, pekerja, maupun mitra kerja. Oleh karena itu, SIER terus mendorong partisipasi aktif semua pihak dalam membangun budaya K3 yang kuat dan berkelanjutan.

 

“Budaya K3 dapat dimulai dari kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, serta kepedulian untuk saling mengingatkan dan melaporkan potensi bahaya di lingkungan kerja,” ungkap Rizka.

 

Baca Juga: SIER dan PPM Jalin Kerja Sama Pengolahan Air Limbah Berbasis Teknologi Nano Bio

Sementara itu, dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional 2026 yang mengambil tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, SIER telah menyiapkan serangkaian kegiatan edukatif, partisipatif, dan kompetitif. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat budaya K3 di lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh insan kawasan industri terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

 

Rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026 diawali dengan Health Talk yang telah digelar pada 13 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi pembuka sekaligus sarana edukasi bagi pekerja terkait pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari penerapan K3.

 

Selanjutnya, SIER juga menggelar program SIER Move yang berlangsung pada 14 Januari hingga 10 Februari 2026. Program ini mendorong kebugaran dan gaya hidup sehat bagi pekerja melalui aktivitas fisik yang menyenangkan dan berkelanjutan.

 

Sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap aspek keselamatan kerja, SIER juga menyelenggarakan Safety Quiz pada 19 Januari dan 26 Januari 2026. Kegiatan ini dikemas secara interaktif untuk menguji sekaligus menambah wawasan pekerja mengenai prinsip-prinsip K3.

 

Baca Juga: Komitmen pada K3 Perkantoran, SIER Raih Penghargaan Mitra Bakti Husada 2025 dari Kemenkes

Pada 30 Januari 2026, agenda dilanjutkan dengan kegiatan Kebugaran Jasmani, yang bertujuan meningkatkan kesehatan fisik pekerja sebagai fondasi utama terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif.

 

Memasuki Februari, SIER menggelar Emergency Response Competition pada 4 Februari 2026. Kompetisi ini dirancang untuk mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan respons darurat pekerja serta tenant dalam menghadapi potensi keadaan darurat di kawasan industri.

 

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Safety Race yang dilaksanakan pada 9–10 Februari 2026, sekaligus In-House Training & K3 Award pada 12 Februari 2026. Melalui kegiatan ini, SIER memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang dinilai berkomitmen dan berprestasi dalam penerapan K3 di lingkungan kerjanya.

 

Rizka berharap peringatan Bulan K3 Nasional 2026 dapat menjadi momentum perubahan perilaku, sehingga K3 benar-benar menjadi budaya yang melekat pada setiap individu di kawasan industri SIER. “Mari kita jadikan K3 sebagai budaya yang tertanam dalam diri kita masing-masing, demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat, bersih, efisien, dan produktif,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.