Kamis, 04 Jun 2026 18:49 WIB

Apel Operasi Ketupat 2025 Diwarnai Aksi Demo di Gedung Grahadi

Aksi Kamisan di depan Grahadi
Aksi Kamisan di depan Grahadi

selalu.id  –  Bertepatan dengan 'Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, 'Aksi Kamisan' Surabaya melakukan aksi demo dimana mereka mengecam keras pengesahan revisi Undang-Undang TNI oleh DPR RI pada Kamis, 20 Maret 2025.  

 

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Mereka menilai revisi UU No. 34 Tahun 2004 ini sebagai upaya mengembalikan dominasi militer dalam pemerintahan,  mengingatkan pada era Orde Baru. Zaldi Maulana, Korlap Aksi Kamisan, menyatakan keprihatinan atas pasal-pasal dalam UU baru yang memungkinkan TNI menduduki jabatan sipil di 15 lembaga strategis.  

 

"Kami menganggap sebagai bentuk “dwi fungsi” TNI yang anti-demokrasi dan membuka peluang bagi militerisme di Indonesia," ungkapnya di depan Grahadi, Surabaya pada Kamis (20/3/2025).

 

Aksi Kamisan menilai pengesahan UU ini mengabaikan agenda reformasi sektor keamanan yang lebih mendesak, seperti perubahan Peradilan Militer untuk memastikan prinsip persamaan di hadapan hukum.  

 

Baca Juga: Demo Penghapusan Barcode BBM di Surabaya, Ratusan Truk Blokir Jalan hingga Macet Total

Mereka menuding DPR telah bersikap abai dan anti-demokrasi dengan mengesahkan UU tersebut tanpa akuntabilitas yang memadai. 

 

Ketidakhadiran urgensi transformasi TNI ke arah profesionalitas juga disoroti.  "Revisi UU TNI, justru akan melemahkan profesionalisme militer dan menjadikan perwira TNI sebagai pemburu rente dan jabatan sipil," paparnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Geram, Nilai Ricuh Aksi Jagal Dipicu RPH Minim Dialog

Zaldi Maulana menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menolak dan membatalkan UU TNI yang baru disahkan.  Mereka mendesak pemerintah untuk membentuk TNI yang profesional, bukan TNI yang mengejar rente dan jabatan sipil.  

 

Aksi Kamisan menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan supremasi sipil dan menolak segala bentuk militerisme di Indonesia.  Mereka akan melakukan konsolidasi untuk menggalang dukungan dan aksi lebih lanjut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.