Rabu, 22 Jul 2026 23:06 WIB

50 Pejabat Mundur dari Lelang Kepala Dinas Pemkot Surabaya, Ini Sebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Mar 2025 13:19 WIB
Lelang Jabatan di Pemkot Surabaya
Lelang Jabatan di Pemkot Surabaya

selalu.id – Sebanyak 50 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengundurkan diri dari proses lelang jabatan kepala dinas setelah menjalani serangkaian tes dan uji gagasan visi-misi.

 

Baca Juga: Jabatan BDH Surabaya Tak Laku, Wali Kota Eri Siapkan Lelang Ulang

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan dengan standar tinggi agar kepala dinas yang terpilih benar-benar memahami dan mampu mengelola seluruh aspek organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, setelah tahapan awal, banyak peserta merasa belum siap dan memilih mundur.

 

"Banyak yang tidak melanjutkan setelah saya tes. Saya tegaskan, kepala dinas harus paham semua bidang di OPD-nya, bukan hanya satu," ujar Eri, Kamis (20/3/2025).

 

Menurutnya, beberapa peserta terkejut dengan tingkat kesulitan seleksi. Mereka menyadari bahwa jabatan ini bukan hanya soal inovasi, tetapi juga kepemimpinan yang komprehensif.

 

"Misalnya di Satpol PP, ada empat bidang. Kepala dinas harus tahu jumlah PKL, strategi pendekatan humanis, hingga kebijakan yang diterapkan. Tapi, rata-rata proposal yang masuk hanya membahas satu bidang saja," jelasnya.

 

Setelah sesi wawancara dengan Eri dipublikasikan di YouTube, banyak peserta semakin menyadari standar yang diterapkan dan memilih mundur.

 

Baca Juga: Pengamat Sebut Calon Sekda Surabaya Tidak Cukup Hanya Modal Loyalitas ke Wali Kota

"Saat saya tanya soal teknis, banyak yang tidak bisa menjawab. Setelah melihat rekaman di YouTube, mereka akhirnya mundur dan menunggu seleksi berikutnya," tambahnya.

 

Meski banyak yang mengundurkan diri, Eri memastikan rotasi jabatan tetap berjalan sesuai jadwal dan akan dilakukan setelah Lebaran, April 2025.

 

Saat ini, tahap evaluasi dan seleksi sedang dirampungkan sebelum diserahkan ke Panitia Seleksi (Pansel), yang melibatkan perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pemerintah pusat.

 

Baca Juga: Belum Ada Rekomendasi Kemendagri, Lelang Jabatan di Surabaya Ditunda

"Maret ini evaluasi selesai, April rotasi dilakukan. Jika masih ada jabatan kosong, kita akan buka lelang lagi," tegasnya.

 

Pemkot Surabaya berharap seleksi ketat ini menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten dan tidak sekadar mengisi jabatan.

 

"Kami ingin pejabat yang paham tugasnya, bukan hanya duduk di kursi. Ini cara kita membangun pemerintahan yang lebih kuat dan profesional," pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.