Rabu, 04 Feb 2026 01:27 WIB

50 Pejabat Mundur dari Lelang Kepala Dinas Pemkot Surabaya, Ini Sebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Mar 2025 13:19 WIB
Lelang Jabatan di Pemkot Surabaya
Lelang Jabatan di Pemkot Surabaya

selalu.id – Sebanyak 50 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengundurkan diri dari proses lelang jabatan kepala dinas setelah menjalani serangkaian tes dan uji gagasan visi-misi.

 

Baca Juga: Jabatan BDH Surabaya Tak Laku, Wali Kota Eri Siapkan Lelang Ulang

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan dengan standar tinggi agar kepala dinas yang terpilih benar-benar memahami dan mampu mengelola seluruh aspek organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, setelah tahapan awal, banyak peserta merasa belum siap dan memilih mundur.

 

"Banyak yang tidak melanjutkan setelah saya tes. Saya tegaskan, kepala dinas harus paham semua bidang di OPD-nya, bukan hanya satu," ujar Eri, Kamis (20/3/2025).

 

Menurutnya, beberapa peserta terkejut dengan tingkat kesulitan seleksi. Mereka menyadari bahwa jabatan ini bukan hanya soal inovasi, tetapi juga kepemimpinan yang komprehensif.

 

"Misalnya di Satpol PP, ada empat bidang. Kepala dinas harus tahu jumlah PKL, strategi pendekatan humanis, hingga kebijakan yang diterapkan. Tapi, rata-rata proposal yang masuk hanya membahas satu bidang saja," jelasnya.

 

Setelah sesi wawancara dengan Eri dipublikasikan di YouTube, banyak peserta semakin menyadari standar yang diterapkan dan memilih mundur.

 

Baca Juga: Pengamat Sebut Calon Sekda Surabaya Tidak Cukup Hanya Modal Loyalitas ke Wali Kota

"Saat saya tanya soal teknis, banyak yang tidak bisa menjawab. Setelah melihat rekaman di YouTube, mereka akhirnya mundur dan menunggu seleksi berikutnya," tambahnya.

 

Meski banyak yang mengundurkan diri, Eri memastikan rotasi jabatan tetap berjalan sesuai jadwal dan akan dilakukan setelah Lebaran, April 2025.

 

Saat ini, tahap evaluasi dan seleksi sedang dirampungkan sebelum diserahkan ke Panitia Seleksi (Pansel), yang melibatkan perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pemerintah pusat.

 

Baca Juga: Belum Ada Rekomendasi Kemendagri, Lelang Jabatan di Surabaya Ditunda

"Maret ini evaluasi selesai, April rotasi dilakukan. Jika masih ada jabatan kosong, kita akan buka lelang lagi," tegasnya.

 

Pemkot Surabaya berharap seleksi ketat ini menghasilkan pejabat yang benar-benar kompeten dan tidak sekadar mengisi jabatan.

 

"Kami ingin pejabat yang paham tugasnya, bukan hanya duduk di kursi. Ini cara kita membangun pemerintahan yang lebih kuat dan profesional," pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.