Minggu, 07 Jun 2026 03:02 WIB

Begini Pola Pengamanan Operasi Ketupat 2025 Polda Jatim Jelang Arus Mudik Lebaran

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin

selalu.id  -  Polda Jawa Timur menyiapkan 15.231 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025. Personel tersebut akan ditempatkan di 109 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu di seluruh Jawa Timur. 

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin, mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Operasi Ketupat 2025, lanjut ia menjelaskan, akan fokus pada tiga pola pengamanan.  "Pola pertama mengamankan pergerakan pemudik menjelang Lebaran. Pola kedua mengamankan pergerakan masyarakat lokal yang melakukan silaturahmi pada H-Lebaran hingga H+2," paparnya. 

Sementara itu, Pola ketiga yakni mengamankan pergerakan wisata pasca H+2.  Titik-titik rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan kepadatan telah dipetakan, termasuk titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Komarudin sendiri juga menambahkan,  peta titik rawan juga mempertimbangkan kondisi cuaca.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi masa transisi antara musim hujan dan kemarau, yang berpotensi cuaca ekstrem. 

"Oleh karena itu, titik-titik rawan bencana juga telah dipetakan sebagai bagian dari strategi pengamanan," tandasnya. 

Polda Jatim berkomitmen untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran di Jawa Timur.  Seluruh personel telah siap siaga untuk menghadapi potensi kepadatan dan tantangan selama Operasi Ketupat 2025.

Baca Juga: Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

"Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait.

Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs

Menurut Hana, persoalan muncul karena pelaku menganggap sandal pengganti yang diberikan korban tidak setara dengan sandal yang hilang.

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.125 peserta itu dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan terhubung secara daring dengan kegiatan nasional.

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.