Kamis, 03 Sep 2026 17:12 WIB

Begini Pola Pengamanan Operasi Ketupat 2025 Polda Jatim Jelang Arus Mudik Lebaran

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin

selalu.id  -  Polda Jawa Timur menyiapkan 15.231 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025. Personel tersebut akan ditempatkan di 109 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu di seluruh Jawa Timur. 

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin, mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Operasi Ketupat 2025, lanjut ia menjelaskan, akan fokus pada tiga pola pengamanan.  "Pola pertama mengamankan pergerakan pemudik menjelang Lebaran. Pola kedua mengamankan pergerakan masyarakat lokal yang melakukan silaturahmi pada H-Lebaran hingga H+2," paparnya. 

Sementara itu, Pola ketiga yakni mengamankan pergerakan wisata pasca H+2.  Titik-titik rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan kepadatan telah dipetakan, termasuk titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Komarudin sendiri juga menambahkan,  peta titik rawan juga mempertimbangkan kondisi cuaca.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi masa transisi antara musim hujan dan kemarau, yang berpotensi cuaca ekstrem. 

"Oleh karena itu, titik-titik rawan bencana juga telah dipetakan sebagai bagian dari strategi pengamanan," tandasnya. 

Polda Jatim berkomitmen untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran di Jawa Timur.  Seluruh personel telah siap siaga untuk menghadapi potensi kepadatan dan tantangan selama Operasi Ketupat 2025.

Baca Juga: Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.