Minggu, 08 Feb 2026 16:52 WIB

Begini Pola Pengamanan Operasi Ketupat 2025 Polda Jatim Jelang Arus Mudik Lebaran

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin

selalu.id  -  Polda Jawa Timur menyiapkan 15.231 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H dalam Operasi Ketupat 2025. Personel tersebut akan ditempatkan di 109 pos pengamanan, 41 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu di seluruh Jawa Timur. 

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Komarudin, mengatakan bahwa persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat yang diperkirakan mencapai 52 persen dari total penduduk Indonesia.

Operasi Ketupat 2025, lanjut ia menjelaskan, akan fokus pada tiga pola pengamanan.  "Pola pertama mengamankan pergerakan pemudik menjelang Lebaran. Pola kedua mengamankan pergerakan masyarakat lokal yang melakukan silaturahmi pada H-Lebaran hingga H+2," paparnya. 

Sementara itu, Pola ketiga yakni mengamankan pergerakan wisata pasca H+2.  Titik-titik rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan kepadatan telah dipetakan, termasuk titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

Komarudin sendiri juga menambahkan,  peta titik rawan juga mempertimbangkan kondisi cuaca.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi masa transisi antara musim hujan dan kemarau, yang berpotensi cuaca ekstrem. 

"Oleh karena itu, titik-titik rawan bencana juga telah dipetakan sebagai bagian dari strategi pengamanan," tandasnya. 

Polda Jatim berkomitmen untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran di Jawa Timur.  Seluruh personel telah siap siaga untuk menghadapi potensi kepadatan dan tantangan selama Operasi Ketupat 2025.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

Kebanyakan pelanggan pria meminta atau request panggangan sate daging setengah matang.

Sidak ke Pasar Wonokromo, Menteri LH: Adipura Surabaya Perlu Dikoreksi 

Hanif melanjutkan bahwa kawasan di sepanjang jalan protokol juga menunjukkan adanya tempat penimbunan sampah sementara yang tidak terkelola dengan baik.

Di Tengah Proses Hukum, KBS Nyatakan Perawatan Satwa Masih Prioritas Utama

“Perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Nurika

Usai 14 Bulan Misi Perdamaian di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kembali ke Surabaya 

Selama bertugas di Laut Mediterania, kapal ini melaksanakan 33 kali operasi.

2026, PGN Perkuat Kompetensi SDM dan Soliditas Ekosistem Kerja 

Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Izin Belum Lengkap, Outlet HWG23 di Kota Mojokerto Ditutup

Perda Kota Mojokerto Nomor 2 Tahun 2015 mengatur jarak minimal 400 meter dari sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum.