Minggu, 01 Feb 2026 10:23 WIB

Kementan Pacu Produksi Padi, Pastikan Kesejahteraan Petani

Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Amran Sulaiman

selalu.id – Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot produksi padi nasional dengan memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi dan penyerapan gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP).  Hal ini disampaikan langsung Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja dalam rangkaian Safari Ramadhan di Desa Sirnoboyo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (14/3/2025).

Kunjungan Amran Sulaiman disambut antusias oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat dan sejumlah pejabat penting, termasuk Pangdam V/Brawijaya Mayjen Rudy Saladin, Direktur Pengadaan Bulog, Bupati Gresik, Kapolres Gresik, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.  Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program peningkatan produksi padi.

Di hadapan para petani, Amran Sulaiman menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga kesejahteraan petani.  "Alhamdulillah, saya senang mendengar langsung dari petani bahwa pupuk bersubsidi sudah terpenuhi berkat kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Amran kepada awak media, Jumat (14/3/2025). 

Ia menambahkan bahwa harga gabah saat ini telah mencapai HPP sebesar Rp 6.500 per kilogram, sebuah kabar gembira bagi para petani yang selama ini kerap menghadapi fluktuasi harga. Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementan menyerahkan bantuan tiga unit combine harvester kepada Gapoktan Sirnoboyo. 

Alat mesin pertanian (Alsintan) modern ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi panen dan mengurangi biaya produksi.  "Selain combine harvester, bantuan benih dan Alsintan lainnya segera menyusul," tambah Amran. 

Kendati demikian, ia juga memastikan telah berkoordinasi langsung dengan bagian pengadaan untuk percepatan pengiriman bantuan tersebut.

Amran Sulaiman juga menegaskan pentingnya swasembada pangan untuk melindungi Indonesia dari krisis pangan global. 

"Dengan meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, kita dapat memperkuat ketahanan pangan nasional dan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan," tegasnya. 

Program ini, lanjut ia menjelaskan, merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk mensejahterakan petani dan membangun ekonomi Indonesia dari sektor pertanian. Seperti diketahui, usai bertemu petani, Amran Sulaiman bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono memimpin rapat koordinasi di PT Petrokimia Gresik.

Rapat membahas strategi percepatan luas tambah tanam, penyerapan gabah, dan sosialisasi Inpres No. 3 Tahun 2025 kepada penyuluh pertanian se-Jawa Timur.  Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program peningkatan produksi padi berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan. 

"Kementan berharap kerjasama yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan petani akan mampu mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani Indonesia," tukasnya.

Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Polda Jatim dan Mentan Awasi Harga Pangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.

Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penanganan pohon tumbang dan mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak.

Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Mereka dikenal sebagai pasangan tajir yang kerap menghabiskan malam di pusat hiburan elit seperti Societeit Harmoni, tempat berkumpul kalangan bangsawan.

Waspada! Modus Penipuan Online di Tahun 2026 Makin Canggih, Jangan Lengah

Juan Andres Guerrero-Saade dari SentinelOne menyebut kondisi ini sebagai "gunung es" yang luput dari perhatian industri AI global.

Momen Wali Kota Mojokerto Ikuti Workshop Pengelolaan Sampah di Jepang

Ning Ita berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, masyarakat, mitra Jepang, Rekosistem, serta sektor swasta.