Kamis, 03 Sep 2026 15:36 WIB

Keponakan Curi Sepeda Motor Tantenya di Surabaya, Satu Pelaku Masih Buron

Pencurian sepeda motor
Pencurian sepeda motor

selalu.id  –  Polsek Wonokromo berhasil meringkus Yongki Jhorgy Reda Mangngi (29), pelaku pencurian sepeda motor milik tantenya sendiri, Suhariyanti. Kejadian yang terjadi pada Rabu, 5 Maret 2025 dini hari,  mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan dua pelaku. Satu pelaku lainnya, Jo Ahamsyah, masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kasi Humas Polerestabes Surabaya, AKP Rina Shanti Nainggolan mengatakan, insiden bermula saat Suhariyanti memarkirkan sepeda motor Honda Supra Fit New warna oranye hitam (L 6812 CS) di teras rumahnya di Jalan Cisededane 31-A, Darmo, Wonokromo, Surabaya, Selasa, 4 Maret 2025 sekitar pukul 10.30 WIB. 

"Setelah beristirahat, Suhariyanti tak menyadari bahwa sepeda motornya telah raib saat sang suami, Pajiyo, hendak sahur pada pukul 02.30 WIB keesokan harinya.  Hilangnya sepeda motor tersebut juga disertai dengan satu buah dompet berisi STNK di dalam jok.  Total kerugian ditaksir mencapai Rp 5.000.000," ungkap AKP Rina saat ditemui selalu.id di Polsek Wonokromo, Rabu (12/3/2025).

Pajiyo, yang merupakan korban sekaligus saksi, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonokromo.  Petugas yang melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan petunjuk mengarah pada Yongki, keponakan korban yang juga tinggal di Jalan Cisededane.  "Yongki diketahui bekerja sebagai penjaga warung kopi (warkop) "Mbah Gondrong" di Jalan Balas Klumprik, Wiyung, Surabaya," paparnya.

Penangkapan Yongki dilakukan pada Sabtu, 8 Maret 2025, pukul 20.40 WIB di warkop tempatnya bekerja.  Dari pengakuan Yongki, ia bersama Jo Ahamsyah (DPO) merencanakan pencurian tersebut.  Jo bertugas mengawasi situasi sekitar menggunakan sepeda motor Honda Vario miliknya, sementara Yongki  melakukan pencurian dengan memanfaatkan kunci gembok pagar rumah yang dimilikinya. 

Sementara itu, Wakapolsek Wonokromo, AKP Himawan menambahkan, sepeda motor korban yang kunci kontaknya tertinggal di jok, memudahkan Yongki untuk membawa kabur kendaraan tersebut. Setelah berhasil mencuri, keduanya membawa sepeda motor curian ke Bangkalan, Madura, dan menjualnya seharga Rp 1.000.000. 

"Yongki mendapatkan bagian Rp 500.000, Jo Rp 250.000, dan sisanya diberikan kepada seorang teman Jo yang membantu menjual sepeda motor tersebut.  Uang bagian Yongki sebesar Rp 500.000 kemudian dititipkan kepada ayahnya, Musreda," ujarnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari Yongki antara lain satu buah gembok pagar rumah korban, jaket sweater hitam, celana training hitam, sandal slop hitam, dan uang tunai Rp 500.000 hasil penjualan sepeda motor.  Saat ini, polisi masih memburu Jo Ahamsyah dan tengah berupaya untuk menemukan sepeda motor korban yang telah dijual. 

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.