Selasa, 03 Feb 2026 03:28 WIB

Tim Satgas Pangan Temukan Kecurangan Minyak Goreng di Pasar Wonokromo

Sidak Satga Pangan Polda Jatim
Sidak Satga Pangan Polda Jatim

selalu.id – Memasuki hari ke-12 puasa ramadhan 2025, Operasi Pasar yang dilakukan Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur di Pasar Wonokromo, Surabaya, Rabu (12/3/2025), mengungkap praktik kecurangan yang meresahkan masyarakat menjelang Lebaran.  Meskipun secara umum ketersediaan bahan pokok, termasuk minyak goreng, dinyatakan aman dan mencukupi hingga Idul Fitri,  temuan ketidaksesuaian volume pada produk minyak goreng kemasan menjadi sorotan utama.

Sidak yang merupakan bagian dari pemantauan harga kebutuhan pokok selama Ramadan ini melibatkan berbagai instansi terkait. Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menyampaikan bahwa stok sembako secara keseluruhan dalam kondisi aman.  "Alhamdulillah, sembako dan bahan pokok lainnya stoknya aman, termasuk minyak goreng," ujarnya. 

Namun, pernyataan tersebut langsung diimbangi dengan temuan mengejutkan dari Wakil Satgas Pangan Jawa Timur, AKBP Irwan Kurniawan AZ. AKBP Irwan, yang juga menjabat sebagai Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, menjelaskan hasil pemeriksaan di lapangan.  "Kami menemukan ketidaksesuaian volume pada produk Minyak Kita kemasan botol satu liter.  Setelah diukur dengan bejana ukur, ternyata isinya hanya 850 ml," ungkap AKBP Irwan. 

Kejadian ini bukan hanya satu kasus terisolasi.  Selain kekurangan volume, harga jual minyak goreng tersebut juga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.  "HET-nya Rp 15.700, tetapi di pasaran ada yang menjual hingga Rp 17.000," tambahnya.

Tim Satgas Pangan tidak tinggal diam.  Mereka berkomitmen untuk menelusuri rantai distribusi, mulai dari produsen hingga distributor tingkat tiga (D3), untuk mengungkap penyebab kenaikan harga dan kekurangan volume tersebut.  Dari tiga perusahaan yang diperiksa,  UD Jaya Abadi teridentifikasi sebagai pemasok minyak goreng dengan volume yang tidak sesuai standar.  Sebaliknya, produk dari Wilmar dan Mega Jaya justru ditemukan berisi lebih dari satu liter.

"Ini sangat mencederai hati masyarakat.  Volumenya sudah dikurangi, harganya masih dinaikkan.  Ini akan kami tindaklanjuti," tegas AKBP Irwan.  Ia menambahkan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan.  "Kami datang ke sini untuk melayani masyarakat, memberikan kepastian kepada masyarakat," ujarnya. 

AKBP Irwan juga memberikan peringatan keras kepada oknum yang memanfaatkan situasi Ramadan untuk meraup keuntungan dengan cara curang.  "Apabila kami temukan, kami dari Satgas Pangan Polda Jatim akan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

Pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok akan terus dilakukan Tim Satgas Pangan Polda Jatim hingga setelah Idul Fitri.  Komitmen ini bertujuan untuk memastikan kelancaran ibadah dan mencegah praktik-praktik curang yang merugikan masyarakat.  Kasus ini menjadi bukti pentingnya pengawasan ketat terhadap distribusi barang kebutuhan pokok, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan. 

Baca Juga: Satgas Pengendalian Harga Beras Sidak Pasar Wonokromo, Harga di Surabaya Masih Stabil

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.