Selasa, 08 Sep 2026 15:54 WIB

Rekonstruksi Kasus Mutilasi Blitar, Peragakan 161 Adegan Kekejaman Tersangka

Rekonstruksi adegan mutilasi Blitar
Rekonstruksi adegan mutilasi Blitar

selalu.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi Uswatun Khasanah (29), warga Blitar, yang dilakukan oleh kekasihnya, Rohmad Tri Hartanto (33) alias Antok, di Kota Kediri dan Tulungagung, Kamis (27/2) kemarin. 

Sebanyak 161 adegan diperagakan tersangka selama rekonstruksi yang berlangsung seharian penuh di sejumlah lokasi, termasuk restoran, hotel tempat pembunuhan, minimarket, dan tempat penyimpanan koper di Tulungagung.

Karena keterbatasan waktu dan jarak, rekonstruksi pembuangan mayat di Ngawi dan Trenggalek digantikan dengan lokasi lain.  Keputusan ini telah dikoordinasikan dengan pihak Kejaksaan. 

"Total adegan sekitar 161, dan lokasi pembuangan mayat di Ngawi dan Trenggalek diganti karena jarak dan waktu," jelas Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2025).

Jumhur menambahkan, keterangan tersangka selama rekonstruksi sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).  Tidak ada bantahan atau fakta baru yang ditemukan.  Peran saksi MAM, saudara tersangka, juga terungkap. 

Saksi mengaku tidak terlibat dalam pembunuhan dan hanya dimintai bantuan tanpa mengetahui detail kejahatan yang dilakukan tersangka.  "Saksi MAM baru tahu setelah kejadian, dan dia marah.  Tapi dia tidak terlibat," ungkap Jumhur.

Selama masa penahanan di Rutan Dittahti Mapolda Jatim, Antok banyak merenung dan berdoa.  Kondisi psikologisnya dinilai lebih stabil dan mulai menerima konsekuensi hukum atas perbuatannya.  "Dia tampak menyesal, terutama saat membicarakan anaknya. Dia mau menjalani proses hukum," cetusnya.

Kasus ini menggemparkan Jawa Timur setelah penemuan mayat Uswatun Khasanah dalam koper merah di Desa Dadapan, Kendal, Ngawi, pada 24 Januari lalu.  Korban ditemukan tanpa kepala dan kaki.  Penyelidikan intensif mengungkap Antok sebagai pelaku. 

Seperti diketahui, ia ditangkap di Madiun pada 26 Januari 2025 lalu.  Potongan kepala korban ditemukan di Watulimo, Trenggalek, sementara potongan kaki ditemukan di Desa Sampung, Ponorogo.  Rekonstruksi ini diharapkan dapat memperkuat berkas perkara dan memperjelas kronologi kejadian sebelum proses persidangan.

Baca Juga: Kejamnya Maulana Mutilasi sang Kekasih, Kini Dipenjara Seumur Hidup

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wanita Muda Tewas Tertabrak Truk di Mojokerto, Ini Namanya

Jasad korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Dan saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan.

Didemo Gempar Jatim soal Air Mampet, PDAM Surabaya Cuma Jawab Begini

Tak hanya persoalan aliran air yang mampet, warga juga kerap diresahkan dengan kualitas air yang berbau menyengat dan berbusa.

Wujud Penghormatan Pejuang, Wabup Mimik Serahkan Bansos ke Ratusan Warakawuri di Sidoarjo

Penyaluran bansos ini bukan sekadar bentuk dukungan sosial biasa, melainkan wujud penghormatan mendalam bagi keluarga yang mengawal sejarah perjuangan bangsa.

Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian masa depan bagi para pegawai, dan berdampak pada pelayanan publik.

Penguatan Trantibum Linmas, Wali Kota Mojokerto ajak Warga Hidupkan Kembali Poskamling

Keberadaan siskamling dan poskamling adalah bagian penting dari penguatan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat atau Trantibum Linmas.

Penjelasan PDAM Soal Air Baku Kali Surabaya yang Kini Keruh dan Berbau

Terkait insiden pencemaran terbaru, Louis mengaku belum mengetahui detail parameter polutan maupun kelas air yang diterima karena hasil lab belum diketahui.