Jumat, 04 Sep 2026 16:20 WIB

PDIP Surabaya Bikin Gerakan Semprot Disinfektan di Tempat Ibadah, Adi Sutarwijono: Kami Diajari Bu Mega untuk Bergerak dan Gotong-royong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Mar 2020 11:14 WIB

Surabaya (selalu.id) - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggerakkan gotong royong kader-kadernya untuk ikut mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan ke tempat-tampat ibadah dan balai pertemuan.

“Kita lakukan langkah kongkrit di masyarakat, gotong royong antar kader PDI Perjuangan, dengan menyemprot disinfektan ke masjid-masjid, gereja dan pura, juga tempat ibadah lain. Juga Balai RW yang menjadi tempat pertemuan warga,” kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Jumat (20/3/2020).

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

PDIP Kota Surabaya mencanangkan program 'Suroboyo Wani Sehat' Kemarin malam, kader PDIP di Kecamatan Sukomanunggal bergerak turun ke masyarakat. Mereka menyemprot disinfektan ke Masjid At-Tauhid dan Balai RW di Kelurahan Simomulyo.

“Kami diajarkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk bergerak. Melakukan tindakan nyata. Menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami semprot masjid dan Balai RW agar warga merasa nyaman dan khusuk beribadah atau berkegiatan,” kata Triyarsaso, Ketua PAC PDIP Kecamatan Sukomanunggal.

Ia menjelaskan, kegiatan itu hasil gotong-royong kader-kader banteng moncong putih di Surabaya.

“Hari ini kita juga akan semprot di beberapa gereja, agar besok saat kebaktian pada hari Sabtu dan Minggu, umat gereja merasa nyaman dan khusuk,” kata Triyarso.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Akhmad Hidayat juga menggerakkan kerja gotong-royong Kecamatan Krembangan. Ia bersama beberapa kader PDIP kecamatan dan kelurahan setempat menyemprot masjid, Balai RW dan sekolah PAUD.

“Warga merasa senang, karena dibantu PDI Perjuangan, di tengah situasi mencekam akibat wabah virus Corona,” kata Akhmad Hidayat.

Di Kecamatan Tambaksari, kader PDIP juga menyemprot masjid dan membagi-bagikan wedang pokok yang terbuat dari rampah-rempah dari bumi Nusantara.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

“Pembagian wedang pokak dengan door to door, dari rumah ke rumah. Menemui satu per satu warga. Itu di kampung padat penduduk,” kata Suwanto, Ketua PAC PDIP Tambaksari.

Dalam situasi seperti ini, PDIP Surabaya tidak berpangku-tangan. Melainkan menggerakkan potensi-potensi yang dimiliki untuk membantu masyarakat.

“Yang ibu-ibu bergotong royong dengan membuat wedang pokak. Kami mempromosikan hidup sehat sambil menjaga stamina badan melalui konsumsi rempah-rempah dari bumi Nusantara,” kata Chusnul Chotimah, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.