Senin, 02 Feb 2026 16:49 WIB

PDIP Surabaya Bikin Gerakan Semprot Disinfektan di Tempat Ibadah, Adi Sutarwijono: Kami Diajari Bu Mega untuk Bergerak dan Gotong-royong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Mar 2020 11:14 WIB

Surabaya (selalu.id) - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggerakkan gotong royong kader-kadernya untuk ikut mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan ke tempat-tampat ibadah dan balai pertemuan.

“Kita lakukan langkah kongkrit di masyarakat, gotong royong antar kader PDI Perjuangan, dengan menyemprot disinfektan ke masjid-masjid, gereja dan pura, juga tempat ibadah lain. Juga Balai RW yang menjadi tempat pertemuan warga,” kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, Jumat (20/3/2020).

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

PDIP Kota Surabaya mencanangkan program 'Suroboyo Wani Sehat' Kemarin malam, kader PDIP di Kecamatan Sukomanunggal bergerak turun ke masyarakat. Mereka menyemprot disinfektan ke Masjid At-Tauhid dan Balai RW di Kelurahan Simomulyo.

“Kami diajarkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, untuk bergerak. Melakukan tindakan nyata. Menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami semprot masjid dan Balai RW agar warga merasa nyaman dan khusuk beribadah atau berkegiatan,” kata Triyarsaso, Ketua PAC PDIP Kecamatan Sukomanunggal.

Ia menjelaskan, kegiatan itu hasil gotong-royong kader-kader banteng moncong putih di Surabaya.

“Hari ini kita juga akan semprot di beberapa gereja, agar besok saat kebaktian pada hari Sabtu dan Minggu, umat gereja merasa nyaman dan khusuk,” kata Triyarso.

Baca Juga: Hadapi Maraknya Korupsi, PDIP Perkuat Sistem Antipolitik Uang

Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Akhmad Hidayat juga menggerakkan kerja gotong-royong Kecamatan Krembangan. Ia bersama beberapa kader PDIP kecamatan dan kelurahan setempat menyemprot masjid, Balai RW dan sekolah PAUD.

“Warga merasa senang, karena dibantu PDI Perjuangan, di tengah situasi mencekam akibat wabah virus Corona,” kata Akhmad Hidayat.

Di Kecamatan Tambaksari, kader PDIP juga menyemprot masjid dan membagi-bagikan wedang pokok yang terbuat dari rampah-rempah dari bumi Nusantara.

Baca Juga: Curhatan Hasto Kristiyanto Saat Berada di Tahanan KPK

“Pembagian wedang pokak dengan door to door, dari rumah ke rumah. Menemui satu per satu warga. Itu di kampung padat penduduk,” kata Suwanto, Ketua PAC PDIP Tambaksari.

Dalam situasi seperti ini, PDIP Surabaya tidak berpangku-tangan. Melainkan menggerakkan potensi-potensi yang dimiliki untuk membantu masyarakat.

“Yang ibu-ibu bergotong royong dengan membuat wedang pokak. Kami mempromosikan hidup sehat sambil menjaga stamina badan melalui konsumsi rempah-rempah dari bumi Nusantara,” kata Chusnul Chotimah, anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.