Rabu, 04 Feb 2026 04:25 WIB

Minim Pasokan, Harga Cabai dan Bawang Melambung Jelang Ramadan 2025

Cabai rawit
Cabai rawit

selalu.id - Jelang memasuki bulan suci ramadhan 2025, Harga cabai merah melonjak signifikan, jika sebelumnya hanya berada di kisaran Rp30.000/kg, sekarang mencapai Rp60.000 hingga Rp65.000/kg. Tak hanya cabai merah saja yang merangkak naik, berdasarkan pantauan selalu.id, cabai rawit pun ikut terkerek naik dari Rp55.000/kg menjadi Rp85.000/kg.

Maysaroh (46) salah satu pedagang cabai di pasar tradisional Keputran Surabaya mengatakan, bahwa kenaikkan ini dipicu oleh minimnya jumlah pasokan atau stok barang yang ada, baik dari kalangan petani maupun pengepul. Ditambah lagi dengan faktor cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Timur beberapa pekan terakhir.

"Info dari sananya (penyuplai cabai) udah naik, yasudah, mau gak mau kita sebagai pedagang juga ikut menaikkan harga dagangan kita. Karena info dari teman-teman jumlah stok nya minim, makanya naik," paparnya kepada selalu.id, Rabu (26/2/2025).

Selain harga cabai merah dan cabai rawit yang melambing tinggi, harga bawang merah juga mengalami kenaikan cukup tinggi. Beberapa hari lalu, harga bawang merah ini masih di angka Rp30.000/kg, namun sekarang harga dari bawang merah tersebut mencapai Rp50.000 hingga Rp55.000/kg nya.

Meski harga tiga komoditas pangan tersebut mengalami lonjakan harga yang tinggi, namun sejauh ini masih bisa ditoleransi oleh sejumlah kalangan pembeli. Baik itu pedagang retail dan meracang, maupun pedagang makanan yang selalu menggunakan bahan pokok cabai dan bawang.

Azam (38) salah satu pedagang makanan 'pecel lele', mengungkapkan bahwa adanya lonjakan harga ini masih tergolong wajar, mengingat mau memasuki bulan suci Ramadhan. Meski ia sedikit was-was dengan adanya lonjakan harga tersebut, namun ia tetap tidak mengurangi porsi dagangannya itu.

"Mungkin ini karena salah satu faktor momentum jelang puasa ramadhan, makanya harga bahan-bahan kebutuhan pada naik. Belum lagi beberapa minggu terakhir ini kan cuaca sedang tidak baik-baik saja. Mungkin karena itu ya mas," tukasnya.

Baca Juga: Komisi B Surabaya Nilai Urban Farming Pemkot Kurang Berdampak Tekan Harga Pangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.