Kamis, 04 Jun 2026 08:55 WIB

Dinkes Surabaya Sebut Puskesmas 24 Jam meski Tanpa Dokter, DPRD: Hati-hati!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Feb 2025 13:18 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

selalu.id – DPRD Surabaya menyoroti pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina menyebut bahwa seluruh puskesmas di Surabaya telah beroperasi selama 24 jam, meskipun tanpa kehadiran dokter yang standby, hanya perawat.

Pernyataannya itu dilontarkan saat rapat dengar pendapat DPRD Surabaya menyoroti berbagai permasalahan terkait layanan BPJS pada Senin (24/2/2025) lalu.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir menilai pernyataan ini perlu dikaji ulang, mengingat ketersediaan tenaga medis yang tidak merata dan fasilitas yang belum sepenuhnya mendukung.

Sejumlah anggota DPRD melakukan pengecekan langsung ke beberapa puskesmas pada Selasa (25/2/2025) malam hingga dini hari.

Hasilnya, ditemukan fakta bahwa tidak semua puskesmas benar-benar beroperasi 24 jam. Beberapa puskesmas memang memiliki dokter yang on-call, sementara yang lain justru dalam kondisi tertutup atau bahkan digembok.

“Kalau sudah menyatakan puskesmas buka 24 jam, maka pelayanannya harus maksimal, tidak setengah-setengah,” kata Akmaramita, Rabu (26/2/2025).

Menurutnya, kebijakan BPJS yang mengharuskan 144 jenis penyakit tidak ditangani di rumah sakit tanpa rujukan akan sia-sia jika puskesmas belum siap dengan SDM dan fasilitas yang memadai.

Dalam rapat tersebut, DPRD juga menyoroti berbagai permasalahan lain, seperti redistribusi data BPJS, pending klaim rumah sakit, hingga antrean panjang pasien BPJS di rumah sakit.

Selain itu, program satu RW satu tenaga kesehatan serta satu kelurahan satu ambulans juga akan dievaluasi untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik.

“Jika SDM dan fasilitas belum siap, jangan memaksakan program yang belum maksimal. Lebih baik membuat kebijakan yang inovatif dan realistis untuk meningkatkan layanan kesehatan warga Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.