Senin, 20 Jul 2026 09:37 WIB

Dinkes Surabaya Sebut Puskesmas 24 Jam meski Tanpa Dokter, DPRD: Hati-hati!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Feb 2025 13:18 WIB
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

selalu.id – DPRD Surabaya menyoroti pernyataan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina menyebut bahwa seluruh puskesmas di Surabaya telah beroperasi selama 24 jam, meskipun tanpa kehadiran dokter yang standby, hanya perawat.

Pernyataannya itu dilontarkan saat rapat dengar pendapat DPRD Surabaya menyoroti berbagai permasalahan terkait layanan BPJS pada Senin (24/2/2025) lalu.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir menilai pernyataan ini perlu dikaji ulang, mengingat ketersediaan tenaga medis yang tidak merata dan fasilitas yang belum sepenuhnya mendukung.

Sejumlah anggota DPRD melakukan pengecekan langsung ke beberapa puskesmas pada Selasa (25/2/2025) malam hingga dini hari.

Hasilnya, ditemukan fakta bahwa tidak semua puskesmas benar-benar beroperasi 24 jam. Beberapa puskesmas memang memiliki dokter yang on-call, sementara yang lain justru dalam kondisi tertutup atau bahkan digembok.

“Kalau sudah menyatakan puskesmas buka 24 jam, maka pelayanannya harus maksimal, tidak setengah-setengah,” kata Akmaramita, Rabu (26/2/2025).

Menurutnya, kebijakan BPJS yang mengharuskan 144 jenis penyakit tidak ditangani di rumah sakit tanpa rujukan akan sia-sia jika puskesmas belum siap dengan SDM dan fasilitas yang memadai.

Dalam rapat tersebut, DPRD juga menyoroti berbagai permasalahan lain, seperti redistribusi data BPJS, pending klaim rumah sakit, hingga antrean panjang pasien BPJS di rumah sakit.

Selain itu, program satu RW satu tenaga kesehatan serta satu kelurahan satu ambulans juga akan dievaluasi untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik.

“Jika SDM dan fasilitas belum siap, jangan memaksakan program yang belum maksimal. Lebih baik membuat kebijakan yang inovatif dan realistis untuk meningkatkan layanan kesehatan warga Surabaya,” tegasnya.

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.