Senin, 02 Feb 2026 04:47 WIB

Politisi Gerindra Angkat Bicara Soal Retret Eri-Armuji: Seharusnya Patuh Pada Presiden

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2025 12:15 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Menanggapi polemik Retret kepala daerah yang diadakan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko angkat bicara. Menurutnya retret merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada kepala daerah terpilih.

 

Baca Juga: Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Retret ini adalah program pemerintah pusat untuk menyatukan visi-misi dan strategi pencapaian tujuan daerah. Ada pemateri dari kementerian dan Lemhannas, dan sebagai kepala daerah, seharusnya mereka patuh pada perintah presiden,” kata Yona.

 

Menurut politisi Gerindra itu, kepala daerah dipilih oleh rakyat dan setelah dilantik, harus mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun partai politik.

 

Dalam hal ini, Yona mencontohkan pasangan kepala daerah Surabaya yang baru saja dilantik Eri-Armuji.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

 

“Eri dan Armuji tidak hanya diusung oleh satu partai, tapi 18 partai pengusung, yang mayoritas adalah partai koalisi pemerintah. Saya rasa mereka paham bagaimana menjaga harmoni politik di Surabaya,” tambahnya.

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Sekedar diketahui, Wamendagri Bima Arya menyebut sebagian kepala daerah dari PDIP dikabarkan telah bergabung dalam retret di Akmil, Magelang. Sejak malam, Minggu, 23 Februari 2025.

 

"Ya, yang tadi malam telah bergabung sebagian yang belum bergabung. Dan insyaallah hari ini sisanya akan bergabung," kata Bima Arya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.