Selasa, 21 Jul 2026 21:14 WIB

Politisi Gerindra Angkat Bicara Soal Retret Eri-Armuji: Seharusnya Patuh Pada Presiden

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Feb 2025 12:15 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

selalu.id - Menanggapi polemik Retret kepala daerah yang diadakan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko angkat bicara. Menurutnya retret merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada kepala daerah terpilih.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

“Retret ini adalah program pemerintah pusat untuk menyatukan visi-misi dan strategi pencapaian tujuan daerah. Ada pemateri dari kementerian dan Lemhannas, dan sebagai kepala daerah, seharusnya mereka patuh pada perintah presiden,” kata Yona.

 

Menurut politisi Gerindra itu, kepala daerah dipilih oleh rakyat dan setelah dilantik, harus mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun partai politik.

 

Dalam hal ini, Yona mencontohkan pasangan kepala daerah Surabaya yang baru saja dilantik Eri-Armuji.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

 

“Eri dan Armuji tidak hanya diusung oleh satu partai, tapi 18 partai pengusung, yang mayoritas adalah partai koalisi pemerintah. Saya rasa mereka paham bagaimana menjaga harmoni politik di Surabaya,” tambahnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Sekedar diketahui, Wamendagri Bima Arya menyebut sebagian kepala daerah dari PDIP dikabarkan telah bergabung dalam retret di Akmil, Magelang. Sejak malam, Minggu, 23 Februari 2025.

 

"Ya, yang tadi malam telah bergabung sebagian yang belum bergabung. Dan insyaallah hari ini sisanya akan bergabung," kata Bima Arya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.