Kamis, 04 Jun 2026 22:25 WIB

Puncak Musim Penghujan, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem dan Banjir Rob Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Jan 2022 09:51 WIB
Pesisir pantai di Surabaya. Foto: Istimewa
Pesisir pantai di Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa pada bulan Januari - Februari 2022 wilayah Jawa Timur memasuki puncak musim hujan. Potensi hujan dapat terjadi pada pagi siang dan malam hari dengan intentitas bervariasi dari ringan sedang dan lebat dengan durasi yang lama.

"Adanya pusat tekanan rendah yang berada di selatan jawa timur, menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan massa udara di wilayah jawa timur," ujar Kepala stasiun BMKG Kelas 1 Juanda, Taufiq Hermawan dalam keteranganya, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Taufiq menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena adanya faktor suhu muka laut yang masih cukup hangat, juga sangat berpengaruh dan menyuplai massa uap air yang semakin banyak di atmosfer.

"Kondisi tersebut sangat berpengaruh dalam pembentukan awan-awan comulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan hujan dengan intentitas dan lebat yang disertai angin kencang sesaat," tambahnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Taufik mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

"Perlu juga diwaspadai menguatnya angin muson barat di bulan januari, yang dapat memicu potensi gelombanh tinggi di wilayah perairan jawa timur. Khususnya di laut jawa bagian timur dan sumadera hindia selatan jawa timur," terangnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Taufiq menambahkan, potensi banjir rob akan terjadi pada tanggal 30-31 januari 2022 di sekitar wilayah Surabaya timur dan Pelabuhan Tanjung Perak.

"Hal ini diakibatkan oleh pasang maksimum air laut karena fase bulan purnama," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.