Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

Retret di Magelang, Wali Kota Eri Mandiri Tanpa Ajudan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Feb 2025 09:03 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wawali Armuji bersama pasangan
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wawali Armuji bersama pasangan

selalu.id - Setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota Surabaya untuk periode 2025-2030, Eri Cahyadi bersiap mengikuti Retret Kepemimpinan Kepala Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Salah satu aturan ketat yang diterapkan dalam program ini adalah larangan membawa ajudan, sehingga para kepala daerah harus mandiri selama pelatihan berlangsung.

Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa kegiatan retret ini memiliki jadwal yang sangat padat. Para peserta harus sudah berada di lokasi pelatihan pukul 03.00 WIB, karena agenda dimulai pukul 03.30 WIB dan berlangsung hingga malam hari.

“Jadwalnya dari pukul 05.00 WIB hingga 21.30-22.30 WIB. Semua peserta wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” ujar Eri.

Selain itu, kepala daerah tidak diperbolehkan membawa barang pribadi karena seluruh kebutuhan telah disiapkan oleh panitia. Aturan ini bertujuan untuk melatih kemandirian para pemimpin daerah.

“Di sini akan terlihat siapa kepala daerah yang benar-benar mandiri dan siapa yang masih bergantung pada orang lain,” tambahnya.

Meskipun harus menjalani jadwal ketat tanpa ajudan, Eri tetap mengapresiasi program ini. Ia meyakini bahwa retret ini akan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh kepala daerah dalam membangun karakter kepemimpinan yang lebih baik.

“Ini pengalaman pertama bagi kami semua. Insyaallah, melalui kegiatan ini kita bisa saling bertukar pengalaman dan strategi demi kemajuan daerah masing-masing,” ujarnya.

Sebagai pemimpin Kota Surabaya, Eri juga berharap pelantikannya menjadi momentum untuk membawa perubahan positif bagi warganya.

“Mohon doa agar Surabaya semakin maju, masyarakatnya tetap rukun, dan kita semua diberi kekuatan untuk menjalankan amanah ini dengan baik,” tutupnya.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.