Selasa, 20 Okt 2026 04:49 WIB

Apa Kabar UMKM Eks Lokalisasi Dolly? Begini Kondisinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Feb 2025 13:59 WIB
UMKM Eks Lokalisasi Dolly
UMKM Eks Lokalisasi Dolly

selalu.id - Kondisi UMKM di eks Lokalisasi Dolly akhir-akhir ini dikatakan tidak begitu baik, seperti halnya UMKM Samiler Jarak Dolly (Samijali), yang saat ini mengalami penurunan pesanan hingga terhenti sementara.

Pemilik UMKM Samijali, Roro Dwi Prihatin, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada orderan meskipun produknya sudah dipasarkan di berbagai tempat, termasuk Mal Siola dan kawasan Merr.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

“Sekarang belum ada yang kontak untuk order. Saya masih bayar listrik tiap bulan, tapi belum ada kerjaan,” ujarnya.

"Dulu, di era kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, UMKM di Dolly mendapat banyak dukungan, baik dalam bentuk promosi maupun pendampingan. Dulu, saat ada tamu, mereka selalu dikasih produk UMKM seperti batik, sandal, dan Samijali. Sekarang sudah tidak seperti itu lagi,” imbuhnya.

Dwi berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah agar UMKM seperti Samijali bisa kembali bangkit seperti dulu.

“Dulu pertama booming bisa dapat Rp27 juta per bulan. Sekarang sepi,” katanya.

Di sisi lain, menurut penanggung jawab KUB Mampu Jaya, Yuni Tri Wijayawati, produksi sandal hotel yang mereka jalankan masih berjalan normal dengan orderan yang tetap stabil setiap bulannya.

Baca Juga: Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

“Kalau orderannya tetap jalan, ya enggak (terdampak). Dalam sebulan, PO-nya masih teratur. Jadi, mesin yang kita operasikan masih tetap hidup,” ungkap Yuni saat ditemui pada Kamis (19/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa jumlah produksi sandal hotel tergantung pada pesanan yang diterima. Rata-rata dalam seminggu mereka bisa memproduksi antara 7.000 hingga 10.000 pasang sandal.

Jumlah tersebut, kata dia, berasal dari beberapa hotel yang menjadi pelanggan tetap mereka, baik di Surabaya maupun luar kota seperti Makassar, Bali, dan Yogyakarta.

Baca Juga: Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

“Tahun lalu lebih banyak, saya pernah satu minggu bisa produksi 16 ribu pasang dengan lembur sampai malam. Tapi sekarang masih stabil meskipun tidak sebanyak itu,” jelasnya.

Terkait kendala produksi, Yuni mengakui bahwa yang menjadi tantangan utama adalah ketersediaan bahan baku.

“Kesulitannya kadang bahan baku telat datang, jadi produksi ikut tertunda,” katanya. Sebagian besar bahan baku sandal hotel ini dipasok dari Wedoro, Sidoarjo, yang dikenal sebagai sentra industri alas kaki.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).