Kamis, 04 Jun 2026 19:39 WIB

Apa Kabar UMKM Eks Lokalisasi Dolly? Begini Kondisinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 20 Feb 2025 13:59 WIB
UMKM Eks Lokalisasi Dolly
UMKM Eks Lokalisasi Dolly

selalu.id - Kondisi UMKM di eks Lokalisasi Dolly akhir-akhir ini dikatakan tidak begitu baik, seperti halnya UMKM Samiler Jarak Dolly (Samijali), yang saat ini mengalami penurunan pesanan hingga terhenti sementara.

Pemilik UMKM Samijali, Roro Dwi Prihatin, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada orderan meskipun produknya sudah dipasarkan di berbagai tempat, termasuk Mal Siola dan kawasan Merr.

Baca Juga: Kunker ke Polres Pasuruan, Ketua Bhayangkari Jatim Tumbuhkan UMKM hingga Peduli Anak Yatim

“Sekarang belum ada yang kontak untuk order. Saya masih bayar listrik tiap bulan, tapi belum ada kerjaan,” ujarnya.

"Dulu, di era kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, UMKM di Dolly mendapat banyak dukungan, baik dalam bentuk promosi maupun pendampingan. Dulu, saat ada tamu, mereka selalu dikasih produk UMKM seperti batik, sandal, dan Samijali. Sekarang sudah tidak seperti itu lagi,” imbuhnya.

Dwi berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah agar UMKM seperti Samijali bisa kembali bangkit seperti dulu.

“Dulu pertama booming bisa dapat Rp27 juta per bulan. Sekarang sepi,” katanya.

Di sisi lain, menurut penanggung jawab KUB Mampu Jaya, Yuni Tri Wijayawati, produksi sandal hotel yang mereka jalankan masih berjalan normal dengan orderan yang tetap stabil setiap bulannya.

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

“Kalau orderannya tetap jalan, ya enggak (terdampak). Dalam sebulan, PO-nya masih teratur. Jadi, mesin yang kita operasikan masih tetap hidup,” ungkap Yuni saat ditemui pada Kamis (19/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa jumlah produksi sandal hotel tergantung pada pesanan yang diterima. Rata-rata dalam seminggu mereka bisa memproduksi antara 7.000 hingga 10.000 pasang sandal.

Jumlah tersebut, kata dia, berasal dari beberapa hotel yang menjadi pelanggan tetap mereka, baik di Surabaya maupun luar kota seperti Makassar, Bali, dan Yogyakarta.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

“Tahun lalu lebih banyak, saya pernah satu minggu bisa produksi 16 ribu pasang dengan lembur sampai malam. Tapi sekarang masih stabil meskipun tidak sebanyak itu,” jelasnya.

Terkait kendala produksi, Yuni mengakui bahwa yang menjadi tantangan utama adalah ketersediaan bahan baku.

“Kesulitannya kadang bahan baku telat datang, jadi produksi ikut tertunda,” katanya. Sebagian besar bahan baku sandal hotel ini dipasok dari Wedoro, Sidoarjo, yang dikenal sebagai sentra industri alas kaki.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.