Jumat, 05 Jun 2026 01:20 WIB

Polda Jatim Jaga Stabilitas Harga Bapokting Jelang Ramadan

Satgas Pangan Polda Jatim
Satgas Pangan Polda Jatim

selalu.id – Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur, berkolaborasi dengan instansi terkait, melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di Pasar Tradisional Wonokromo, Surabaya, Rabu (19/2/2025).  Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang tidak wajar menjelang bulan suci Ramadan.

Pemantauan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Tim Satgas Pangan Polda Jatim, Kompol Harjanto Mukti Eko Utomo, S.I.K., M.H.  Kegiatan ini melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Perum Bulog Wilayah Jawa Timur, dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Jawa Timur.

Kompol Mukti menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan harga Bapokting relatif stabil.  Meskipun terjadi sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Secara umum, harga beras, daging ayam, daging sapi, telur ayam, gula, bawang, dan cabai relatif stabil," ujar Kompol Mukti kepada selalu.id. 

Ia mencontohkan harga daging ayam yang naik dari Rp34.000/kg menjadi Rp36.000/kg, masih berada di bawah HET yang ditetapkan sebesar Rp40.000/kg.  Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa harga cabai rawit bahkan mengalami penurunan, dari Rp50.000/kg menjadi Rp40.000/kg.

Kompol Mukti menegaskan, Tim Satgas Pangan Polda Jatim akan terus melakukan pemantauan secara berkala, tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga selama Ramadan dan hingga pasca-Lebaran.  Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga Bapokting di Jawa Timur tetap terjaga.

"Pemantauan akan terus dilakukan secara intensif hingga pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 H," tegas Kompol Mukti. 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, melalui Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Budi Hermanto, agar Satgas Pangan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kompol Mukti berharap, semua pihak terkait turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga Bapokting di Jawa Timur.  Kerja sama dan sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat Jawa Timur dapat merayakan Ramadan dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga yang signifikan. "Semoga kegiatan Satgas Pangan Polda Jatim bersama jajaran dapat memberi manfaat bagi masyarakat, menjamin ketersediaan dan membantu menjaga stabilitas harga Bapokting," tutupnya. 

Baca Juga: Polda Jatim Sidak Pasar di Surabaya Jelang Lebaran, Pastikan Harga Bapok Stabil dan Aman

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.