Kamis, 04 Jun 2026 17:38 WIB

Sidak Pasar, Satgas Pangan Jatim Temukan Harga Minyak Goreng Curah di Atas HET

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Mar 2022 20:48 WIB
Satgas pangan Jatim saat sidak pasar
Satgas pangan Jatim saat sidak pasar

selalu.id - Satuan Tugas Pangan Jawa Timur menggelar sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya, Jumat (18/3/2022). Sidak itu dilakukan untuk mengecek ketersediaan minyak goreng.

Ketua Satgas Pangan Jatim, AKBP Oki Ahadian, mengatakan bahwa hasil pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pasar masih mencukupi. Masyarakat memburu minyak curah yang harganya relatif murah.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan, kita telusuri terhadap distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).

Oki menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag) yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.

"Dari hasil pengecekan yang masih kurang adalah minyak curah. Dan kebanyakan masyarakat minta minyak goreng curah," jelas Oki.

Dari hasil pengecekan, Oki mengaku, harga minyak goreng di Pasar Wonokromo sekitar Rp 23 hingga 24 ribu. Makanya, pihaknya akan menulusuri apa yang terjadi dalam proses distribusi.

"Diseluruh jajaran Polda Jatim melakukan pengecekan dan penelusuran. Gimana proses distribusi sampai ke penjual. Kalau ada yang bermain disitu kita akan tindak," tegasnya.

Sementara itu, Fifi (37) salah satu pedagang pasar Wonokromo, mengaku, walaupun masih mengalami kenaikan harga, kini tidak ada batasan untuk mengambil stok minyak, namun harga minyak goreng curah ikut naik.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Fifi menjual harga minyak goreng kemasan seharga Rp 28 ribu satu liter, sedangkan untuk dua liter seharga Rp 48 ribu.

"Kalau untuk minyak goreng curah saya jual Rp 22 ribu per kilo,"terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Parsih (40) salah satu pedagang di Pasar Pucang Surabaya, menyampaikan, minyak goreng kemasan di tempatnya mulai naik sejak Rabu lalu, akibatnya pembeli pun banyak memburu minyak goreng curah.

"Dari kemarin banyak yang nyari (minyak curah) soalnya kan naiknya (minyak goreng kemasan) dari kemarin taunya, padahal sudah dari Rabu," ujar Parsih, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Parsih menyampaikan, pembeli lebih banyak membeli minyak goreng curah karena harganya yang jauh lebih murah dibanding minyak kemasan.

Parsih menjual minyak goreng kemasan dengan harga Rp 24 ribu perliter sementara minyak goreng curah hanya Rp 17 ribu perkilo.

"Saya jualnya Rp 17 ribu dari sananya (agen) saja sudah Rp 15 ribu, ya saya jual 17 ribu, saya kan harus ngemasi lagi, pakai plastik belum karetnya," tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.