Rabu, 17 Jun 2026 15:43 WIB

Sidak Pasar, Satgas Pangan Jatim Temukan Harga Minyak Goreng Curah di Atas HET

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Mar 2022 20:48 WIB
Satgas pangan Jatim saat sidak pasar
Satgas pangan Jatim saat sidak pasar

selalu.id - Satuan Tugas Pangan Jawa Timur menggelar sidak ke Pasar Wonokromo Surabaya, Jumat (18/3/2022). Sidak itu dilakukan untuk mengecek ketersediaan minyak goreng.

Ketua Satgas Pangan Jatim, AKBP Oki Ahadian, mengatakan bahwa hasil pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pasar masih mencukupi. Masyarakat memburu minyak curah yang harganya relatif murah.

Baca Juga: Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Larang Bawa Atribut hingga Konvoi

"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan, kita telusuri terhadap distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).

Oki menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag) yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.

"Dari hasil pengecekan yang masih kurang adalah minyak curah. Dan kebanyakan masyarakat minta minyak goreng curah," jelas Oki.

Dari hasil pengecekan, Oki mengaku, harga minyak goreng di Pasar Wonokromo sekitar Rp 23 hingga 24 ribu. Makanya, pihaknya akan menulusuri apa yang terjadi dalam proses distribusi.

"Diseluruh jajaran Polda Jatim melakukan pengecekan dan penelusuran. Gimana proses distribusi sampai ke penjual. Kalau ada yang bermain disitu kita akan tindak," tegasnya.

Sementara itu, Fifi (37) salah satu pedagang pasar Wonokromo, mengaku, walaupun masih mengalami kenaikan harga, kini tidak ada batasan untuk mengambil stok minyak, namun harga minyak goreng curah ikut naik.

Baca Juga: Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Fifi menjual harga minyak goreng kemasan seharga Rp 28 ribu satu liter, sedangkan untuk dua liter seharga Rp 48 ribu.

"Kalau untuk minyak goreng curah saya jual Rp 22 ribu per kilo,"terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Parsih (40) salah satu pedagang di Pasar Pucang Surabaya, menyampaikan, minyak goreng kemasan di tempatnya mulai naik sejak Rabu lalu, akibatnya pembeli pun banyak memburu minyak goreng curah.

"Dari kemarin banyak yang nyari (minyak curah) soalnya kan naiknya (minyak goreng kemasan) dari kemarin taunya, padahal sudah dari Rabu," ujar Parsih, Jumat (18/3/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Juara Utama Turnamen Bulutangkis Piala Kapolda Cup 2026

Parsih menyampaikan, pembeli lebih banyak membeli minyak goreng curah karena harganya yang jauh lebih murah dibanding minyak kemasan.

Parsih menjual minyak goreng kemasan dengan harga Rp 24 ribu perliter sementara minyak goreng curah hanya Rp 17 ribu perkilo.

"Saya jualnya Rp 17 ribu dari sananya (agen) saja sudah Rp 15 ribu, ya saya jual 17 ribu, saya kan harus ngemasi lagi, pakai plastik belum karetnya," tuturnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Membahas Pekerjaan, Kesehatan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua dibahas lengkap.

Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan.

RLD Soroti Ancaman Penghapusan Konten Digital pada Independensi Kerja Jurnalistik

Menurut Fatchur, fenomena tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan preseden yang dapat mengganggu kemerdekaan pers.