Jumat, 05 Jun 2026 05:03 WIB

Hati-hati, Modus Penipuan Arisan-Investasi Bodong di Surabaya Rapi Terstruktur, Begini Rincinya!

Korban investasi bodong
Korban investasi bodong

selalu.id  -  Kasus penipuan investasi dan arisan bodong dengan total kerugian mencapai Rp 800 juta lebih terjadi di Surabaya.  Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), saat ini tengah menerima laporan tiga orang korban selaku perwakilan dari sembilan puluh korban, yang sebagian besar merupakan rekan kerja pelaku di sebuah mal ternama di kota Surabaya.  

 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Seperti diketahui, terduga pelaku berinisial NH (34) tersebut, diduga menjalankan aksi penipuannya untuk membantu suaminya memenuhi target penjualan di sebuah perusahaan finansial. NH sendiri merupakan SPG yang kesehariannya berkutat di salah satu mal yang ada di Surabaya. 

 

Salah satu korban, Mega Oki (30) berdomisili di Benowo Surabaya, mengungkapkan kronologi kejadian tersebut bahwa ia dan rekan-rekannya ditawari investasi yang menjanjikan keuntungan hingga 17 persen dari total investasi.  

 

Keuntungan tersebut dijanjikan akan meningkat jika suami pelaku berhasil mencapai target penjualan di perusahaannya. Komunikasi antara pelaku dan korban dilakukan melalui grup WhatsApp, yang memudahkan NH untuk menghimpun dana dari korban yang tersebar tidak hanya di Surabaya, tetapi juga di luar kota.

 

"Awalnya kami percaya karena pelaku adalah teman kerja dan terpercaya.  Dia sangat meyakinkan, bahkan memberikan rincian proyek suaminya dan potensi keuntungan yang akan kami dapatkan," ujar Mega saat ditemui selalu.id di SPKT Polda Jatim, Surabaya, Selasa (18/2/2025).

 

Modus operandi NH cukup rapi.  Ia menjalankan dua skema sekaligus: investasi dan arisan.  Sistem arisan yang diterapkan pun kompleks, dengan berbagai kloter dan jadwal pembayaran yang bervariasi, mulai dari bulanan, mingguan, hingga dua mingguan.  Hal ini membuat korban sulit melacak aliran dana dan semakin mempermudah pelaku untuk melakukan penipuan.

 

Kecurigaan mulai muncul pada tahun 2024 ketika beberapa anggota grup arisan mempertanyakan pembayaran yang tak kunjung diterima.  Upaya menghubungi NH melalui telepon dan media sosial tak membuahkan hasil.  Rumah yang diklaim sebagai alamat pelaku ternyata hanyalah rumah sewaan, sementara rumah sesuai KTP-nya telah dijual.  

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

 

Percobaan mediasi dengan keluarga pelaku juga gagal, keluarga pelaku menolak bertanggung jawab. Atas kejadian ini, Mega Oki dan para korban lainnya berharap polisi dapat segera menangkap NH dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. 

 

Mereka juga berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan investasi dan arisan, serta selalu memastikan legalitas dan kredibilitas pihak yang menawarkan investasi. 

 

 

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

 

 

 

 

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.