Selasa, 22 Sep 2026 11:43 WIB

Ratusan Juta Raib, 90 Orang jadi Korban Arisan-Investasi Bodong di Surabaya

Korban investasi bodong di Surabaya
Korban investasi bodong di Surabaya

selalu.id –  Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tengah menangani kasus arisan dan investasi bodong yang telah menjerat sedikitnya 90 orang dengan total kerugian mencapai Rp800 juta lebih.  Ketiga korban, salah satunya Mega Oki (30), telah melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada Selasa (18/2/2025) siang.

Mega, yang juga menjadi salah satu pelapor, mengungkapkan bahwa modus penipuan berawal dari ajakan pelaku untuk berinvestasi.  Pelaku, yang merupakan pemilik usaha, mengklaim bahwa investasi tersebut ditujukan untuk mendukung bisnis suaminya.  Sebagai imbalan, para korban dijanjikan komisi sebesar 7 persen dari total investasi, dengan tambahan 10 persen jika target bisnis suami pelaku tercapai.

"Awalnya, kami diajak investasi dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar.  Pelaku memanfaatkan jaringan pertemanannya untuk menjaring korban," ujar Mega saat diwawancarai di Surabaya, Selasa (18/2/2025). 

Sistem arisan dan investasi ini menyebar luas melalui percakapan di grup WhatsApp dan dari mulut ke mulut, melibatkan berbagai kalangan, termasuk guru dan bahkan individu dari luar kota.  Nominal investasi pun bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.  Mega sendiri mengaku telah menginvestasikan uang sebesar Rp40 juta dalam arisan tersebut.

Kecurigaan para korban mulai muncul pada bulan September 2024, ketika salah satu anggota grup arisan mempertanyakan keberadaan pelaku.  Setelah beberapa kali mencoba menghubungi pelaku tanpa mendapat respons, para korban kemudian mencoba melacak keberadaan pelaku ke rumahnya. 

Namun, mereka menemukan fakta mengejutkan bahwa rumah yang diklaim sebagai rumah pelaku ternyata hanyalah rumah sewaan, dan rumah sesuai KTP-nya telah dijual. Upaya menghubungi pelaku melalui telepon dan media sosial juga gagal.  Beberapa korban yang mencoba menghubungi pelaku melalui media sosial, seperti TikTok, justru diblokir. 

Percobaan mediasi dengan keluarga pelaku juga tidak membuahkan hasil, keluarga pelaku tampak menutup-nutupi keberadaan pelaku dan enggan bertanggung jawab. Ia sendiri mengaku telah dua kali mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan uangnya. "Suaminya seperti yang sering kita lihat di film, selalu punya target dan selalu menjanjikan keuntungan," ungkap Mega. 

Hingga saat ini, total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp800 juta, dengan jumlah korban mencapai 90 orang.  Sistem arisan dan investasi yang diterapkan pelaku cukup kompleks, dengan berbagai kloter dan jadwal pembayaran yang bervariasi, ada yang bulanan, 7 hari sekali, bahkan 15 hari sekali.  Mega sendiri terlibat dalam kloter terbesar dengan nominal Rp55 juta dan telah terlibat selama sekitar 10 bulan.

Dengan adanya laporan terkait kasus tersebut, para korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Para korban ini juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam mengikuti investasi atau arisan online, serta memastikan legalitasnya sebelum memutuskan untuk berinvestasi. 

Baca Juga: Usut Dugaan Jual Beli Lapak SWK Taman Prestasi, Dinkopumdag Keluarkan 4 Pedagang Non KTP Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.

Heboh! Ada Lubang Hitam Muncul di Google Maps, Berikut Faktanya

Banyak warganet hingga penganut teori konspirasi menduga area itu disensor sengaja bahkan ada yang menyakini wilayah itu adalah pangkalan militer super rahasia.

Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Dikebut

Wabup Mimik mengingatkan pelaku usaha industri agar tidak membuang limbah langsung ke saluran air agar tidak mencemari sungai.

RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Banggar meminta Pemprov menggenjot pendapatan melalui digitalisasi dan optimalisasi aset, serta mengantisipasi penurunan BBNKB akibat kendaraan listrik.