Rabu, 22 Jul 2026 17:57 WIB

Bu Min Tegaskan Pelayanan Publik di Gresik Gak Ribet, Begini Penjelasannya

  • Penulis : Yasin
  • | Kamis, 13 Feb 2025 15:05 WIB
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min)
Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min)

selalu.id — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik menggelar layanan jemput bola selama tiga hari, mulai 12 - 14 Februari 2025 di Atrium Gressmall, Gresik.

Acara bertajuk Gebyar Pelayanan Publik ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik.

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Kepala DPMPTSP Gresik, A Reza Pahlevi, menyampaikan, kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Gresik,” ungkapnya, Kamis (13/2/2025).

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah (Bu Min), menambahkan program ini bertujuan memudahkan akses masyarakat terhadap layanan pemerintah.

"Kami berusaha memberikan pelayanan secepat mungkin dan bisa diakses dengan mudah," ujarnya.

Bu Min menegaskan bahwa layanan jemput bola telah lama diterapkan oleh beberapa dinas terkait pada momen-momen tertentu.

"Kami jemput bola, misalnya layanan Dispendukcapil atau perizinan usaha. Tujuannya supaya masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor," imbuhnya.

Dalam acara ini, masyarakat bisa langsung mengurus dokumen administrasi sambil menikmati suasana Gressmall.

"Kadang masyarakat sekalian belanja bisa langsung tanya-tanya atau urus keperluan administrasi," tuturnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Layanan Administrasi Adminduk Gratis, Ada Pungutan Laporkan

Selain pelayanan dari DPMPTSP, Gebyar Pelayanan Publik juga menghadirkan berbagai stan dari dinas terkait.

Mulai dari Dispendukcapil, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Kementerian Agama, Disperpussip, Dinas Pendidikan, dan lainnya.

Beberapa perusahaan swasta dan pelaku usaha juga ikut serta.

Mereka ambil peran untuk memberikan informasi dan layanan terkait kebutuhan masyarakat.

Pengunjung yang hadir pun disuguhi berbagai fasilitas kemudahan.

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

Mulai dari pengurusan dokumen kependudukan, perizinan usaha, hingga konsultasi kesehatan.

Kegiatan ini, sambung Bu Min, menjadi upaya Pemkab Gresik dalam membangun pelayanan publik yang lebih responsif.

"Ini dalam rangka sosialisasi sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbuh dia.

Harapannya bisa menghilangkan stigma bahwa birokrasi di Gresik itu ribet.

"Supaya tidak menjadi bumerang, bahwa birokrasi di Kabupaten Gresik terlalu sulit. Padahal kita tidak seperti itu," tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.