Rabu, 22 Jul 2026 12:35 WIB

Surabaya Puncak Musim Hujan, Wali Kota Eri Imbau Warga Waspada DBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Feb 2025 07:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.9.2/2713/436.7.2/2025 untuk mengantisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus sebagai langkah pencegahan.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Surabaya masih berada dalam puncak musim hujan hingga Februari 2025, dengan curah hujan sedang di seluruh wilayah.

Kondisi ini meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penyebaran DBD.

“Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kewaspadaan di setiap wilayah untuk mencegah lonjakan kasus DBD,” ujar Wali Kota Eri, Rabu (12/2/2025).

Pemkot Surabaya menekankan pentingnya penerapan PSN 3M Plus, yaitu, Menguras dan menyikat bersih tempat penampungan air minimal sekali seminggu. Menutup rapat tempat penyimpanan air agar tidak menjadi sarang nyamuk. Dan, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Sementara itu, upaya Plus mencakup, mengganti air vas bunga dan tempat minum burung setiap minggu. Memperbaiki talang air dan saluran yang rusak, menutup lubang bambu atau pohon yang dapat menampung air.

Kemudian menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti serai atau lavender. Menggunakan kelambu saat tidur dan menjaga pencahayaan serta ventilasi rumah. Dan Menaburkan larvasida di tempat yang sulit dikuras.

Sebagai langkah preventif, Pemkot juga menggandeng sekolah dan instansi pendidikan untuk mengaktifkan Siswa Pemantau Jentik (WaManTik).

Para siswa bersama warga sekolah akan melakukan pemantauan jentik secara berkala serta mengevaluasi hasilnya setiap minggu bersama Kader Surabaya Hebat (KSH) dan puskesmas setempat.

Target program ini adalah meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) hingga lebih dari 95% di seluruh wilayah Surabaya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin melakukan kerja bakti guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti,” tegas Wali Kota Eri.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.