Sabtu, 26 Sep 2026 03:12 WIB

Surabaya Puncak Musim Hujan, Wali Kota Eri Imbau Warga Waspada DBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Feb 2025 07:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.9.2/2713/436.7.2/2025 untuk mengantisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus sebagai langkah pencegahan.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Surabaya masih berada dalam puncak musim hujan hingga Februari 2025, dengan curah hujan sedang di seluruh wilayah.

Kondisi ini meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penyebaran DBD.

“Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kewaspadaan di setiap wilayah untuk mencegah lonjakan kasus DBD,” ujar Wali Kota Eri, Rabu (12/2/2025).

Pemkot Surabaya menekankan pentingnya penerapan PSN 3M Plus, yaitu, Menguras dan menyikat bersih tempat penampungan air minimal sekali seminggu. Menutup rapat tempat penyimpanan air agar tidak menjadi sarang nyamuk. Dan, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Sementara itu, upaya Plus mencakup, mengganti air vas bunga dan tempat minum burung setiap minggu. Memperbaiki talang air dan saluran yang rusak, menutup lubang bambu atau pohon yang dapat menampung air.

Kemudian menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti serai atau lavender. Menggunakan kelambu saat tidur dan menjaga pencahayaan serta ventilasi rumah. Dan Menaburkan larvasida di tempat yang sulit dikuras.

Sebagai langkah preventif, Pemkot juga menggandeng sekolah dan instansi pendidikan untuk mengaktifkan Siswa Pemantau Jentik (WaManTik).

Para siswa bersama warga sekolah akan melakukan pemantauan jentik secara berkala serta mengevaluasi hasilnya setiap minggu bersama Kader Surabaya Hebat (KSH) dan puskesmas setempat.

Target program ini adalah meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) hingga lebih dari 95% di seluruh wilayah Surabaya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin melakukan kerja bakti guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti,” tegas Wali Kota Eri.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.