Rabu, 04 Feb 2026 06:36 WIB

Surabaya Puncak Musim Hujan, Wali Kota Eri Imbau Warga Waspada DBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Feb 2025 07:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.7.9.2/2713/436.7.2/2025 untuk mengantisipasi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan.

Dalam SE tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus sebagai langkah pencegahan.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, Surabaya masih berada dalam puncak musim hujan hingga Februari 2025, dengan curah hujan sedang di seluruh wilayah.

Kondisi ini meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penyebaran DBD.

“Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kewaspadaan di setiap wilayah untuk mencegah lonjakan kasus DBD,” ujar Wali Kota Eri, Rabu (12/2/2025).

Pemkot Surabaya menekankan pentingnya penerapan PSN 3M Plus, yaitu, Menguras dan menyikat bersih tempat penampungan air minimal sekali seminggu. Menutup rapat tempat penyimpanan air agar tidak menjadi sarang nyamuk. Dan, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Sementara itu, upaya Plus mencakup, mengganti air vas bunga dan tempat minum burung setiap minggu. Memperbaiki talang air dan saluran yang rusak, menutup lubang bambu atau pohon yang dapat menampung air.

Kemudian menanam tanaman pengusir nyamuk, seperti serai atau lavender. Menggunakan kelambu saat tidur dan menjaga pencahayaan serta ventilasi rumah. Dan Menaburkan larvasida di tempat yang sulit dikuras.

Sebagai langkah preventif, Pemkot juga menggandeng sekolah dan instansi pendidikan untuk mengaktifkan Siswa Pemantau Jentik (WaManTik).

Para siswa bersama warga sekolah akan melakukan pemantauan jentik secara berkala serta mengevaluasi hasilnya setiap minggu bersama Kader Surabaya Hebat (KSH) dan puskesmas setempat.

Target program ini adalah meningkatkan Angka Bebas Jentik (ABJ) hingga lebih dari 95% di seluruh wilayah Surabaya.

“Kami mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin melakukan kerja bakti guna mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti,” tegas Wali Kota Eri.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.