Kamis, 23 Jul 2026 01:03 WIB

Polda Jatim dan Perguruan Pencak Silat Jalin Kerja Sama Jaga Kamtibmas

Pakta Integritas Deklarasi Polda Jatim dan Perguruan Silat
Pakta Integritas Deklarasi Polda Jatim dan Perguruan Silat

selalu.id  –  Direktorat Intelkam Polda Jawa Timur (Jatim) memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan menjalin kerja sama yang lebih erat dengan perguruan pencak silat se-Jatim. Hal ini diwujudkan melalui sebuah silaturahmi dan penandatanganan Pakta Integritas Deklarasi bersama yang digelar Rabu (12/2/2025) siang. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Dirintelkam Polda Jatim, Kombes Pol Nanang Juni Mawanto, Ketua IPSI Jatim, Yosli Abdullah, dan para ketua perguruan pencak silat se-Jatim. "Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolda, silaturahmi dengan perguruan silat, khususnya para ketuanya, akan terus kita laksanakan," ujar Kombes Pol Nanang. 

Silaturahmi ini, menurutnya, sangat penting untuk membangun sistem komunikasi yang efektif, terintegrasi dari tingkat Polda hingga ke desa.  Hal ini akan memfasilitasi komunikasi antar perguruan pencak silat dalam menjaga kondusifitas daerah. "Para ketua perguruan silat memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan di Jatim," imbuhnya.

Kombes Pol Nanang juga menjelaskan mekanisme pengamanan kegiatan pencak silat di tingkat kabupaten/kota.  Pengamanan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di masing-masing daerah.  "Jika ada perkembangan signifikan, akan ada peningkatan personel.  Namun, jaminan keamanan dari ketua perguruan bisa menjadi pertimbangan untuk penyesuaian jumlah personel, tanpa mengurangi kualitas pengamanan," jelasnya.

Kerja sama ini juga mencakup patroli siber.  Polda Jatim akan berkolaborasi dengan para ketua perguruan pencak silat untuk mendeteksi dan menanggulangi penyebaran berita hoaks di media sosial.  "Banyak kejadian yang bermula dari media sosial.  Oleh karena itu, pimpinan perguruan diharapkan segera melakukan klarifikasi dan sosialisasi kepada anggota jika ada berita hoaks atau provokasi," tegas Dirintelkam.

Sementara, Ketua IPSI Jatim, Yosli Abdullah, mengapresiasi inisiatif Polda Jatim.  "Kegiatan ini memang sudah sering dilakukan, dan hari ini kita juga melakukan penandatanganan kesepakatan bersama," kata Yosli. 

IPSI Jatim menaungi 8 perguruan silat dengan lebih dari 50.000 anggota di Jatim.  Ia berharap deklarasi ini akan terus ditindaklanjuti dan tidak hanya menjadi seremonial belaka. Yosli juga menambahkan bahwa perseteruan antar perguruan pencak silat telah berkurang, berkat adanya mekanisme pemberian punishment yang diatur di IPSI Jatim. 

"Perseteruan biasanya terjadi di tingkat bawah atau antar anggota, bahkan seringkali melibatkan pihak di luar perguruan," tambahnya.

Dalam Pakta Integritas Deklarasi bersama tersebut, terdapat 10 poin kesepakatan antara Polda Jatim dan perguruan pencak silat, antara lain: menjaga nama baik organisasi dan Kamtibmas;  tidak menggunakan atribut resmi perguruan untuk kegiatan ilegal;  membubarkan komunitas tidak resmi;  menyerahkan sepenuhnya kepada aparat hukum jika terjadi konflik;  pertanggungjawaban ketua hingga tingkat rayon untuk mencegah konflik;  pembentukan tim patroli siber;  mendukung Polri dalam penegakan hukum;  pembentukan paguyuban perguruan silat;  him-bauan larangan kegiatan pencak silat pada akhir pekan; dan menjaga kondusifitas Kamtibmas di seluruh Jatim. 

Penandatanganan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polda Jatim dan perguruan pencak silat dalam menciptakan Jawa Timur yang aman dan kondusif.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.