Rabu, 04 Feb 2026 01:27 WIB

Dituding Sembunyikan Wanita, Camat Asemrowo dan BNPM Surabaya Damai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Jan 2025 10:34 WIB
Camat Asemrowo dan BNPM berdamai
Camat Asemrowo dan BNPM berdamai

selalu.id– Polemik video viral yang menuding Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, menyembunyikan seorang wanita di ruang kerjanya akhirnya berujung damai.

Kesepakatan ini tercapai setelah dilakukan mediasi antara Camat Asemrowo dan Ketua Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Surabaya, Muhammad Rosuli, di kantor Kecamatan Asemrowo pada Kamis (30/1/2025) malam.

Kesepakatan damai tersebut turut disaksikan Kepala Satpol PP Surabaya, M. Fikser, kuasa hukum Khusnul Amin, Abdul Rouf Al Makki, serta perwakilan anggota BNPM Surabaya.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan berencana mencabut laporan terkait video viral yang sempat menghebohkan publik.

Ketua BNPM Surabaya, Muhammad Rosuli, mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya karena telah memfasilitasi mediasi tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi momen penting dalam mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Pertemuan ini sangat berarti bagi kami, terlebih karena langsung dimediasi oleh Pak Fikser. Kami ingin mencari solusi terbaik agar permasalahan ini bisa selesai dengan baik,” ujar Rosuli.

Dalam kesempatan itu, Rosuli juga meminta maaf kepada masyarakat Surabaya, khususnya kepada Camat Asemrowo dan keluarganya, atas kegaduhan yang sempat terjadi. Ia menyesalkan insiden di kantor Kecamatan Asemrowo yang berujung viral di media sosial.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada Pak Amin, keluarganya, dan warga Surabaya atas kegaduhan yang terjadi. Saya tegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial tidak benar,” kata Rosuli.

Sementara itu, Camat Asemrowo, Khusnul Amin, kembali menegaskan bahwa tudingan yang beredar dalam video tersebut tidak berdasar. Ia menduga video itu dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan BNPM.

“Saya tegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar. Video yang beredar adalah hasil framing dari oknum yang ingin menciptakan kegaduhan,” jelas Khusnul.

Dalam mediasi tersebut, Khusnul menerima permintaan maaf Rosuli dan menyatakan bahwa dirinya juga ingin menjaga hubungan baik dengan BNPM ke depannya.

“Saya menerima permintaan maaf Mas Rosuli, kita saling memaafkan. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, saya harap ini menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan,” ujarnya.

Kasatpol PP Surabaya, M. Fikser, menegaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah untuk mengakhiri konflik yang sempat membuat heboh masyarakat. Ia berharap ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung pada kegaduhan.

“Seperti yang selalu ditekankan Pak Wali Kota, jika ada masalah harus diselesaikan dengan cara baik-baik. Pemerintah kota ingin Surabaya tetap harmonis, penuh kebersamaan, dan dijauhkan dari perpecahan,” tutup Fikser.

Baca Juga: Dituding Sembunyikan Wanita di Meja, Camat Asemrowo Lapor ke Polda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.