Jumat, 05 Jun 2026 08:03 WIB

Dituding Sembunyikan Wanita, Camat Asemrowo dan BNPM Surabaya Damai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Jan 2025 10:34 WIB
Camat Asemrowo dan BNPM berdamai
Camat Asemrowo dan BNPM berdamai

selalu.id– Polemik video viral yang menuding Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, menyembunyikan seorang wanita di ruang kerjanya akhirnya berujung damai.

Kesepakatan ini tercapai setelah dilakukan mediasi antara Camat Asemrowo dan Ketua Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Surabaya, Muhammad Rosuli, di kantor Kecamatan Asemrowo pada Kamis (30/1/2025) malam.

Kesepakatan damai tersebut turut disaksikan Kepala Satpol PP Surabaya, M. Fikser, kuasa hukum Khusnul Amin, Abdul Rouf Al Makki, serta perwakilan anggota BNPM Surabaya.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan dan berencana mencabut laporan terkait video viral yang sempat menghebohkan publik.

Ketua BNPM Surabaya, Muhammad Rosuli, mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya karena telah memfasilitasi mediasi tersebut. Ia menilai pertemuan ini menjadi momen penting dalam mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Pertemuan ini sangat berarti bagi kami, terlebih karena langsung dimediasi oleh Pak Fikser. Kami ingin mencari solusi terbaik agar permasalahan ini bisa selesai dengan baik,” ujar Rosuli.

Dalam kesempatan itu, Rosuli juga meminta maaf kepada masyarakat Surabaya, khususnya kepada Camat Asemrowo dan keluarganya, atas kegaduhan yang sempat terjadi. Ia menyesalkan insiden di kantor Kecamatan Asemrowo yang berujung viral di media sosial.

“Saya secara pribadi meminta maaf kepada Pak Amin, keluarganya, dan warga Surabaya atas kegaduhan yang terjadi. Saya tegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial tidak benar,” kata Rosuli.

Sementara itu, Camat Asemrowo, Khusnul Amin, kembali menegaskan bahwa tudingan yang beredar dalam video tersebut tidak berdasar. Ia menduga video itu dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan BNPM.

“Saya tegaskan bahwa tuduhan itu tidak benar. Video yang beredar adalah hasil framing dari oknum yang ingin menciptakan kegaduhan,” jelas Khusnul.

Dalam mediasi tersebut, Khusnul menerima permintaan maaf Rosuli dan menyatakan bahwa dirinya juga ingin menjaga hubungan baik dengan BNPM ke depannya.

“Saya menerima permintaan maaf Mas Rosuli, kita saling memaafkan. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan, saya harap ini menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan,” ujarnya.

Kasatpol PP Surabaya, M. Fikser, menegaskan bahwa tujuan utama mediasi ini adalah untuk mengakhiri konflik yang sempat membuat heboh masyarakat. Ia berharap ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman yang berujung pada kegaduhan.

“Seperti yang selalu ditekankan Pak Wali Kota, jika ada masalah harus diselesaikan dengan cara baik-baik. Pemerintah kota ingin Surabaya tetap harmonis, penuh kebersamaan, dan dijauhkan dari perpecahan,” tutup Fikser.

Baca Juga: Dituding Sembunyikan Wanita di Meja, Camat Asemrowo Lapor ke Polda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.