Rabu, 22 Jul 2026 16:25 WIB

Dituding Sembunyikan Wanita di Meja, Camat Asemrowo Lapor ke Polda Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Jan 2025 14:45 WIB
Camat Asemrowo lapor Polda Jatim
Camat Asemrowo lapor Polda Jatim

selalu.id - Camat Asemrowo Surabaya, M Khusnul Amin, melaporkan kasus terkait video viral yang menuding dirinya menyembunyikan seorang wanita di bawah meja.

Pantauan selalu.id, sekitar pukul 13.30 WIB, Khusnul Amin bersama beberapa kuasa hukumnya datangi kantor SPKT Polda Jatim, Kamis (10/1/2025).

Khusnul Amin mengaku bahwa dirinya memang juga diarahkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk melaporkan tudingan fitnah tersebut.

“Memang diarahkan oleh Pak Wali untuk lapor. Jadi, saya memang mau melapor juga,” katanya, kepada awak media.

Bersama kuasa hukum dan perwakilan Pemkot Surabaya, ia melaporkan tudingan tersebut karena merasa dirugikan secara pribadi dan institusi.

"Pendampingan hukum banyak. Kalau dari pemkot yang jelas mem-back up penuh saya, karena ini institusi pemerintah," ujarnya.

Sementara, kuasa hukumnya  Abdul Rouf menyampaikan bahwa laporan itu terkait penyebaran hoaks terhadap Kecamatan Asemrowo. Pihaknya, juga membawa bukti video dan narasi yang menyebut asusila.

Ia menyebut laporan ini akan mengarah Undang-Undang ITE. “Ada bukti video dengan narasi bahwa camat melakukan asusila. Nanti kita selesaikan setelah LP Ada beberapa akun,” jelasnya.

Sebelumnyq, Camat Asemrowo Muhammad Khusnul Amin pun langsung memberikan klarifikasi bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan insiden itu terjadi pada Senin (6/1/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu, dirinya bersama staf sedang mempersiapkan rapat daring (zoom meeting) untuk membahas program kerja bersama Wali Kota.

“Saya sedang rapat dengan staf saya, Alfian dan Devie, untuk koordinasi terkait program bantuan sosial. Tiba-tiba, sekelompok orang datang, mengetuk pintu dengan keras, dan berteriak-teriak. Mereka bahkan menuduh ada perempuan di ruangan saya. Tuduhan itu keliru dan tidak sopan,” tegasnya saat konferensi pers, di Kantor Kecamatan Asemrowo, Rabu (8/1/2025).

Khusnul Amin menjelaskan, sebelum insiden terjadi, pihaknya tengah mempersiapkan penertiban bangunan liar (bangli) di beberapa wilayah Kecamatan Asemrowo. Penertiban tersebut dilakukan setelah adanya keluhan warga tentang kemacetan yang disebabkan bangunan-bangunan tersebut.

“Penertiban sudah kami sosialisasikan sebelumnya, dan semuanya berjalan lancar. Tapi ada beberapa pihak yang tidak sabar menunggu, hingga nekat masuk ke kantor saya dan merekam kejadian ini,” jelasnya.

Wanita yang sembunyi di bawah meja itu, Devie, adalah staf Kecamatan Asemrowo. Devie membantah tuduhan bahwa dirinya sedang bersembunyi karena melakukan hal yang mencurigakan.

“Saya Devie, staf Kecamatan Asemrowo. Saat itu saya bersama Mas Alfian di ruang Pak Camat untuk koordinasi sebelum zoom meeting dengan Pak Wali Kota. Tiba-tiba ada sekelompok orang menggedor pintu dan jendela dengan keras. Sebagai perempuan, saya panik dan takut,” ujarnya.

Devie menambahkan bahwa ia bersembunyi di bawah meja karena merasa terancam, bukan karena ada hal yang salah.

“Baju saya utuh, dan saya tidak melakukan apa-apa. Saya sembunyi murni karena takut. Di dalam ruangan itu, kami sedang membahas pekerjaan, bukan hal lain,” tegasnya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.