Rabu, 21 Okt 2026 21:51 WIB

Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Jagir Surabaya Berlanjut, Arus Deras Jadi Hambatan

Pencarian pria tua tenggelam di pintu air Jagir
Pencarian pria tua tenggelam di pintu air Jagir

selalu.id – Upaya pencarian seorang pria paruh baya yang dilaporkan tenggelam di Sungai Jagir, Surabaya, terus digencarkan.  Meskipun kondisi sungai yang memiliki arus deras dan debit air yang tinggi menjadi tantangan besar, tim gabungan SAR tetap berkomitmen untuk menemukan korban.  Hingga pukul 13.45 Wib, pencarian telah berlangsung lebih dari dua jam tanpa hasil yang memuaskan.

Empat perahu karet dikerahkan untuk menyisir area pencarian yang luas. Tim SAR melakukan penyisiran secara sistematis, dimulai dari titik korban pertama kali dilaporkan tercebur di dekat pintu air, kemudian menyusuri aliran sungai ke arah timur.  Proses pencarian dilakukan dengan teliti, mengingat kondisi air yang keruh dan arus yang cukup kuat.

Baca Juga: 103 Orang dari KM Virgo Transport 8 Telah Dievakuasi, 140 Masih Dicari

Seperti diberitakan selalu.id sebelumnya, korban yang belum teridentifikasi ini mengenakan kemeja kotak-kotak.  Kesaksian warga sekitar, Yanto (45), memberikan gambaran lebih detail mengenai detik-detik sebelum korban tenggelam.  Yanto, yang kebetulan sedang berjalan di dekat pintu air, mendengar teriakan minta tolong dan melihat seorang pria yang sedang berjuang melawan arus sungai.

"Saya sedang jalan di pinggir pintu air, tiba-tiba ada yang teriak minta tolong, ada yang bilang ada orang tenggelam," kata Yanto kepada selalu.id di lokasi kejadian, Kamis (30/1/2025). 

Baca Juga: Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Berdatangan ke Posko, Cari Nama di Manifes

"Saya lihat ada orang di air, melambaikan tangannya minta tolong, sebelum akhirnya terseret arus yang cukup deras," imbuhnya.

Kesaksian Yanto ini semakin memperkuat dugaan bahwa korban berusaha menyelamatkan diri sebelum akhirnya tenggelam.  Kondisi cuaca yang mendung juga menambah kesulitan tim SAR dalam melakukan pencarian.  Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Linmas, Kepolisian, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Satpol PP Kota Surabaya bekerja sama secara profesional dan terkoordinasi dengan baik.

Baca Juga: Bocah SD Tewas Tenggelam di Sungai Sudimoro Mojokerto

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup berat, semangat tim SAR untuk menemukan korban tetap tinggi.  Mereka terus berkoordinasi dan mengevaluasi strategi pencarian untuk memaksimalkan upaya penyelamatan.  Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi untuk membantu mengidentifikasi korban.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui.  Pihak berwenang menghimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban untuk segera menghubungi pihak kepolisian.  Proses pencarian akan terus berlanjut hingga korban ditemukan.  Doa dan dukungan dari masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat bagi tim SAR dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.  Semoga korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).