Kamis, 04 Jun 2026 11:59 WIB

Dua Pencari Ikan Hilang di Sungai Gunungsari, Satu Ditemukan Tewas

selalu.id – Dua pencari ikan dilaporkan hilang di Sungai Gunungsari, Surabaya, Senin (22/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua korban diketahui bernama Marno (25) dan Galang (35).

 

Baca Juga: Dua Bocah Tercebur Waduk di Mojokerto, 1 Selamat 1 Meninggal Dunia

Salah satu rekan korban, Suedy Rahayu (30), menjelaskan bahwa mereka berniat mencari ikan dengan menebar jala. Sebelum itu, Marno dan Galang menyeberangi sungai menuju tengah pondasi kolong Jembatan Tol Gunungsari untuk memeriksa kedalaman air.

 

"Mereka mau cek dulu kedalamannya sebelum jaring ditebar," kata Suedy.

 

Namun saat berenang menuju lokasi, keduanya tiba-tiba menghilang dan diduga tenggelam. Suedy menambahkan, ini merupakan kali pertama mereka mencari ikan di sungai tersebut.

Baca Juga: Berusaha Menolong Teman, Enam Santri Tewas Tenggelam di Bekas Galian Bukit Jeddih

 

Kepala Sub Operasi BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, menyebutkan tim segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian. "Kami langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet," ujarnya.

 

Sekitar pukul 13.30 WIB, korban bernama Marno ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada kedalaman enam meter, berjarak lima meter dari titik awal tenggelam.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Korban Kedua Tenggelam di Sungai Gunungsari Surabaya

 

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Galang masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar untuk berhati-hati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.