Senin, 07 Sep 2026 03:08 WIB

Saling Ejek saat Live TikTok, Enam Remaja Putri di Surabaya Berkelahi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Jan 2025 14:55 WIB
Remaja putri diamankan polisi karena berkelahi
Remaja putri diamankan polisi karena berkelahi

selalu.id - Satpol PP Kota Surabaya mengamankan enam remaja putri yang kedapatan tengah berkelahi, Selasa (28/1/2025). Perkelahian itu dipicu akibat saling ejek saat melakukan siaran langsung melalui TikTok.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, para personelnya mengamankan para remaja itu saat berkelahi di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Ada warga yang melintas saat mereka berkelahi, melihat kejadian itu warga langsung mendatangi kantor kami dan melapor,” kata Fikser, Rabu (29/1/2025).

Fikser menyebutkan, dari hasil pendataan, sebanyak tiga remaja berkelahi disebabkan karena saling ejek saat melakukan live TikTok. “Kami data mereka, awal mulanya karena saling ejek di media sosial berlanjut saling bertemu,” sebutnya.

Selain mengamankan tiga anak, personel Satpol PP Surabaya juga turut mengamankan tiga anak lainnya sebagai saksi ditempat kejadian.

“Total ada enam anak yang diamankan, dua pelaku, satu korban, untuk tiga lainnya saksi. Rata-rata umur mereka 15 tahun, dan masih berstatus pelajar,” jelasnya.

Satpol PP Surabaya turut menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Surabaya, guna dilakukan pendekatan pada anak-anak tersebut.

“Yang mana mereka akan melakukan pendampingan serta pendataan lebih lanjut pada anak-anak ini. Kita bantu cek permasalahan apa dan sebab apa, sehingga anak-anak ini melakukan perilaku ini. Tentunya ini menjadi perhatian khusus bagi kami,” terangnya.

Di samping itu, Satpol PP Surabaya juga memanggil  orang tua dari masing-masing remaja tersebut.

“Kami datangkan orang tuanya, agar mereka tau aktivitas apa saja yang anak-anak mereka lakukan, saat diluar rumah. Terlebih aktivitas anak-anak ini bersifat negatif dan merugikan,” kata Fikser.

Fikser menambahkan, peranan orang tua sangat dibutuhkan dalam menekan aktivitas negatif yang dilakukan oleh anak-anaknya.

Berangkat dari kejadian tersebut, Fikser berharap para orang tua bisa lebih memantau aktivitas anak-anaknya, baik dalam lingkungan sekitar maupun saat menggunakan media sosial.

“Lakukan pengawasan, apa saja yang mereka akses di media sosial, siapa saja teman bahkan orang tua harus tau media sosial anak-anak mereka. Agar mereka dapat lebih mudah memantau aktivitas anak-anak saat bermedia sosial,” pungkasnya.

Baca Juga: Cecok Mulut Tukang Parkir dan Warga NTT di Sukolilo, 3 Orang Terluka Parah

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.