Kamis, 22 Okt 2026 14:52 WIB

Saling Ejek saat Live TikTok, Enam Remaja Putri di Surabaya Berkelahi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Jan 2025 14:55 WIB
Remaja putri diamankan polisi karena berkelahi
Remaja putri diamankan polisi karena berkelahi

selalu.id - Satpol PP Kota Surabaya mengamankan enam remaja putri yang kedapatan tengah berkelahi, Selasa (28/1/2025). Perkelahian itu dipicu akibat saling ejek saat melakukan siaran langsung melalui TikTok.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, para personelnya mengamankan para remaja itu saat berkelahi di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Ada warga yang melintas saat mereka berkelahi, melihat kejadian itu warga langsung mendatangi kantor kami dan melapor,” kata Fikser, Rabu (29/1/2025).

Fikser menyebutkan, dari hasil pendataan, sebanyak tiga remaja berkelahi disebabkan karena saling ejek saat melakukan live TikTok. “Kami data mereka, awal mulanya karena saling ejek di media sosial berlanjut saling bertemu,” sebutnya.

Selain mengamankan tiga anak, personel Satpol PP Surabaya juga turut mengamankan tiga anak lainnya sebagai saksi ditempat kejadian.

“Total ada enam anak yang diamankan, dua pelaku, satu korban, untuk tiga lainnya saksi. Rata-rata umur mereka 15 tahun, dan masih berstatus pelajar,” jelasnya.

Satpol PP Surabaya turut menggandeng Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Surabaya, guna dilakukan pendekatan pada anak-anak tersebut.

“Yang mana mereka akan melakukan pendampingan serta pendataan lebih lanjut pada anak-anak ini. Kita bantu cek permasalahan apa dan sebab apa, sehingga anak-anak ini melakukan perilaku ini. Tentunya ini menjadi perhatian khusus bagi kami,” terangnya.

Di samping itu, Satpol PP Surabaya juga memanggil  orang tua dari masing-masing remaja tersebut.

“Kami datangkan orang tuanya, agar mereka tau aktivitas apa saja yang anak-anak mereka lakukan, saat diluar rumah. Terlebih aktivitas anak-anak ini bersifat negatif dan merugikan,” kata Fikser.

Fikser menambahkan, peranan orang tua sangat dibutuhkan dalam menekan aktivitas negatif yang dilakukan oleh anak-anaknya.

Berangkat dari kejadian tersebut, Fikser berharap para orang tua bisa lebih memantau aktivitas anak-anaknya, baik dalam lingkungan sekitar maupun saat menggunakan media sosial.

“Lakukan pengawasan, apa saja yang mereka akses di media sosial, siapa saja teman bahkan orang tua harus tau media sosial anak-anak mereka. Agar mereka dapat lebih mudah memantau aktivitas anak-anak saat bermedia sosial,” pungkasnya.

Baca Juga: Cecok Mulut Tukang Parkir dan Warga NTT di Sukolilo, 3 Orang Terluka Parah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,