Kamis, 03 Sep 2026 11:09 WIB

Cecok Mulut Tukang Parkir dan Warga NTT di Sukolilo, 3 Orang Terluka Parah

Foto: Korban pertikaian petugas parkir dan warga NTT
Foto: Korban pertikaian petugas parkir dan warga NTT

selalu.id - Jumat (31/5/2024) malam hari tepat pukul 19.00 WIB di depan Sentra Wisata Kuliner Keputih telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah warga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kejadian tersebut diduga dikarenakan percekcokan antara petugas parkir yang merupakan warga Keputih dengan kelompok warga NTT.

Saat itu sebanyak 6 warga NTT melintas di Jl. Raya Keputih Tegal untuk membeli sayur, namun di depan SWK Keputih, kelompok warga NTT diteriaki oleh petugas parkir. Saat itu tugas parkir diduga membentak salah satu warga NTT tersebut dengan, "Hoyy, .. Jangan keluar malam - malam," teriak petugas parkir tersebut.

Seketika itu anak NTT berhenti dan terjadi cekcok mulut antar kedua belah pihak.

Dengan adanya bentakan tersebut warga NTT itu berhenti dan terjadi cekcok mulut.
Tanpa banyak bicara, petugas parkir tersebut langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) yang tersimpan dibalik bajunya dan langsung menusukkan sajam ke dua warga NTT itu dan melukai bagian perut dan bawah ketiak.

Sementara, beberapa warga NTT lainnya berlari dan memanggil teman temannya untuk meminta bantuan, selang beberapa menit kemudian sebanyak 8 orang warga NTT tiba dilokasi TKP dengan membawa balok kayu dan batu.

Seketika itu warga NTT menyerang petugas parkir dan hingga mengakibatkan petugas parkir bocor kepala bagian belakang.

Setelah melakukan pengeroyokan tersebut warga NTT tersebut berlari dan bersembunyi ditempat kost di Keputih Tegal Timur Bakti (takut dikeroyok warga keputih).

Selang beberapa menit kemudian anggota Polsek Sukolilo dan Koramil tiba dilokasi dan langsung mengamankan sekelompok warga NTT untuk dibawa ke Mapolsek Sukolilo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dengan adanya kejadian tersebut diatas ke 3 orang korban saat ini dilarikan ke RS.Haji Sukolilo Surabaya untuk pertolongan dan perawatan lebih lanjut. Saat ini 10 orang kelompok anak NTT secara keseluruhan yang terkait kejadian tersebut diamankan di mapolsek Sukolilo Surabaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Temukan Indikasi Pungli Setoran Tunai, Wali Kota Eri Siap Sapu Bersih Jukir hingga Pejabat Dishub

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.