Rabu, 26 Jun 2024 00:28 WIB

Cecok Mulut Tukang Parkir dan Warga NTT di Sukolilo, 3 Orang Terluka Parah

Foto: Korban pertikaian petugas parkir dan warga NTT

Foto: Korban pertikaian petugas parkir dan warga NTT

selalu.id - Jumat (31/5/2024) malam hari tepat pukul 19.00 WIB di depan Sentra Wisata Kuliner Keputih telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah warga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kejadian tersebut diduga dikarenakan percekcokan antara petugas parkir yang merupakan warga Keputih dengan kelompok warga NTT.

Saat itu sebanyak 6 warga NTT melintas di Jl. Raya Keputih Tegal untuk membeli sayur, namun di depan SWK Keputih, kelompok warga NTT diteriaki oleh petugas parkir. Saat itu tugas parkir diduga membentak salah satu warga NTT tersebut dengan, "Hoyy, .. Jangan keluar malam - malam," teriak petugas parkir tersebut.

Seketika itu anak NTT berhenti dan terjadi cekcok mulut antar kedua belah pihak.

Dengan adanya bentakan tersebut warga NTT itu berhenti dan terjadi cekcok mulut.
Tanpa banyak bicara, petugas parkir tersebut langsung mengeluarkan senjata tajam (sajam) yang tersimpan dibalik bajunya dan langsung menusukkan sajam ke dua warga NTT itu dan melukai bagian perut dan bawah ketiak.

Sementara, beberapa warga NTT lainnya berlari dan memanggil teman temannya untuk meminta bantuan, selang beberapa menit kemudian sebanyak 8 orang warga NTT tiba dilokasi TKP dengan membawa balok kayu dan batu.

Seketika itu warga NTT menyerang petugas parkir dan hingga mengakibatkan petugas parkir bocor kepala bagian belakang.

Setelah melakukan pengeroyokan tersebut warga NTT tersebut berlari dan bersembunyi ditempat kost di Keputih Tegal Timur Bakti (takut dikeroyok warga keputih).

Selang beberapa menit kemudian anggota Polsek Sukolilo dan Koramil tiba dilokasi dan langsung mengamankan sekelompok warga NTT untuk dibawa ke Mapolsek Sukolilo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dengan adanya kejadian tersebut diatas ke 3 orang korban saat ini dilarikan ke RS.Haji Sukolilo Surabaya untuk pertolongan dan perawatan lebih lanjut. Saat ini 10 orang kelompok anak NTT secara keseluruhan yang terkait kejadian tersebut diamankan di mapolsek Sukolilo Surabaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Instalasi Air dari Kemensos Kurangi Beban Pengeluaran Warga Waingapu

Editor : Ading