Selasa, 03 Feb 2026 18:57 WIB

Jelang Imlek, Pengrajin Kue Keranjang di Surabaya Kebanjiran Pesanan

Kue bulan khas imlek
Kue bulan khas imlek

selalu.id –  Menjelang perayaan Imlek 29 Januari 2025, para pengrajin kue keranjang di Surabaya, Jawa Timur, kembali kebanjiran pesanan.  Uniknya,  pesanan tahun ini meningkat signifikan, bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.  Hal ini menunjukkan tingginya permintaan kue keranjang sebagai makanan wajib dalam perayaan Imlek.

Di Jalan Kalidami, Surabaya, sejumlah pengrajin kue keranjang terlihat sibuk memenuhi pesanan yang datang dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.  Kue keranjang, dengan tekstur kenyal dan cetakan berbentuk keranjang, memang memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Tionghoa, melambangkan persaudaraan dan kebersamaan.

Baca Juga: Omset Pedagang Pernak Pernik Imlek Pasar Atom Capai Rp2 Miliar

Proses pembuatannya pun cukup rumit.  Tepung terigu dan gula pasir yang telah dikaramelisasi dicampur hingga halus menggunakan mixer.  Adonan kemudian disaring dan dimasukkan ke dalam cetakan keranjang sebelum dikukus selama kurang lebih 12 jam.

Indriani, seorang pembeli dari Tulungagung, Jawa Timur, mengaku sengaja datang ke Surabaya untuk membeli kue keranjang.  "Saya membeli kue keranjang untuk dimakan sendiri dan dibagikan kepada teman-teman. Saya sengaja datang dari Tulungagung karena kue keranjang ini enak rasanya," ujarnya. 

Hal ini menunjukkan kue keranjang bukan hanya diminati warga Surabaya, tetapi juga dari luar kota. Fery Andrea Sendi, pengrajin kue keranjang yang telah beroperasi sejak tahun 1994, mengungkapkan peningkatan pesanan yang signifikan. 

Baca Juga: Nikmati Suasana Imlek di Pasar Atom Surabaya, Wapres Gibran Sebut Pasar Lama Ini Harus Direnovasi

"Tahun ini pesanan sangat banyak, dalam beberapa minggu terakhir saja sudah lebih dari 7000 kotak terpesan.  Peningkatannya sekitar 50 persen dibandingkan tahun lalu, meskipun masih dalam kondisi pandemi," kata Fery. 

Dalam sehari, usaha milik Fery mampu memproduksi ratusan kue keranjang.  Kue keranjang tersebut dijual dengan harga Rp30.000 per kotak dan didistribusikan ke berbagai pasar dan swalayan di Surabaya.

Baca Juga: Perayaan Imlek di Surabaya: Kebersamaan Lintas Etnis dan Agama

Peningkatan pesat pesanan kue keranjang tahun ini menunjukkan optimisme masyarakat dalam menyambut Imlek, meskipun pandemi masih berlangsung.  Kue keranjang, dengan makna dan cita rasanya yang khas, tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek bagi banyak orang. 

Tingginya permintaan ini juga menjadi bukti ketangguhan para pengrajin kue keranjang dalam bertahan dan berkembang di tengah situasi yang menantang.  Mereka mampu  memanfaatkan momentum perayaan Imlek untuk meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.