Rabu, 21 Okt 2026 11:28 WIB

Omset Pedagang Pernak Pernik Imlek Pasar Atom Capai Rp2 Miliar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Jan 2025 19:37 WIB
Pedagang pernak-pernik Imlek di Pasar Atom
Pedagang pernak-pernik Imlek di Pasar Atom

selalu.id – Menjelang perayaan Imlek, suasana di Pasar Atom Surabaya kian semarak. Para pedagang pernak-pernik khas Imlek menikmati lonjakan pengunjung yang mendongkrak omzet hingga puluhan juta rupiah per hari.

Bahkan, peningkatan ini mencapai hingga 30 persen dibandingkan hari biasa. Seperti yang dirasakan salah satu toko pedagang merasakan berkah ini.

Willy Dehe, Operational Manager Toko Sejahtera mengaku dagangan pernak pernik imlek paling banyak dicari adalah amplop angpao. Selain itu, pernak-pernik seperti lampion dan gantungan dengan motif khas Imlek juga diminati.

“Tahun ini motif ular kayu paling banyak dicari karena sesuai dengan Shio Ular Kayu,” ujar Willy, kepada selalu.id, Selasa (28/1/2025).

Sejak awal Januari, kata dia, pengunjung mulai memadati toko yang menjual berbagai barang impor dari Tiongkok ini.

Willy mengungkapkan, omzet harian Toko Sejahtera saat ini berkisar Rp 25-40 juta dengan rata-rata 200 transaksi per hari.

Selama musim Imlek ini, omzet diproyeksikan bisa mencapai Rp 2 miliar, melampaui pencapaian saat Natal yang hanya Rp 1,7 miliar.

Selain angpao, lampion merah dengan aksen emas klasik menjadi favorit pengunjung. Gantungan berbentuk simbol keberuntungan juga laris manis sebagai dekorasi rumah atau tempat usaha.

“Imlek memang selalu meriah. Orang-orang tidak segan belanja besar demi keberuntungan di tahun baru,” tambah Willy.

Dirut Pasar Atom Surabaya, Halim Hermanto, juga menyambut baik peningkatan aktivitas ekonomi ini. Menurutnya, momen menjelang Imlek membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi di pasar.

“Kita ketahui ekonomi ini kan agak sepi ya. Waktu menjelang Natal tahun baru saja tidak seramai ini. Ini menjelang, lepas tahun baru menjelang Imlek ini rada naik kira-kira 30 persen,” jelasnya.

“Kunjungan mendekati Imlek sangat ramai. Bahkan kemarin tercatat ada 16 ribu pengunjung dengan 3.700 mobil dan 2.000 motor di area parkir. Ini menunjukkan lonjakan pengunjung yang signifikan,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa perputaran ekonomi selama Imlek cenderung lebih tinggi dibandingkan Natal.

“Saat Natal, kebanyakan orang fokus sembahyang saja. Tapi kalau Imlek, persiapannya lebih besar. Orang membeli pernak-pernik, sembahyang, bahkan ada yang datang dari luar kota atau luar Jawa untuk belanja di sini,” paparnya.

Lebih lanjut Halim optimis jumlah pengunjung akan kembali naik menjelang Idulfitri.

“Kami harap pengunjung tetap stabil. Setelah Idulfitri biasanya ramai lagi karena anak-anak libur sekolah. Semoga revitalisasi yang direncanakan pemerintah daerah juga bisa meningkatkan daya tarik Pasar Atom ke depannya,” tutupnya.

Baca Juga: Dikunjungi Wapres Gibran, Pasar Atom Surabaya Bakal Revitalisasi  

Editor : Ading
Berita Terbaru

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.