Rabu, 22 Jul 2026 13:47 WIB

Begini Kronologi Pencurian Berkedok Petugas PDAM, Gondol Emas 1Kg di Peneleh

Marsa Tsabitdhia, cucu korban
Marsa Tsabitdhia, cucu korban

selalu.id - Sebuah pencurian dengan modus yang terencana dan melibatkan diduga empat pelaku terjadi di rumah pasutri Hamidah (77) dan Sanusi (75) warga Jalan Achmad Jais, Peneleh, Genteng, Surabaya, Rabu (22/1/2025).  Para pelaku, yang menyamar sebagai petugas PDAM, berhasil membawa kabur perhiasan emas milik korban seberat lebih dari satu kilogram.

 

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Menurut keterangan Marsa Tsabitdhia, cucu korban, awalnya dua orang datang menggedor pintu rolling door rumah neneknya. Mereka mengaku sebagai petugas PDAM yang akan memeriksa meteran air.  

 

"Yang mencurigakan, mereka justru bertanya tentang lokasi meteran, bukannya langsung menuju ke tempatnya.  Hamidah, yang curiga, menanyakan identitas mereka dan petugas PDAM yang biasa datang.  Para pelaku mengaku sebagai atasan petugas PDAM yang biasa bertugas di daerah tersebut," terangnya.

 

Dikatakannya, dua pelaku kemudian masuk melalui pintu rolling door, sementara dua lainnya menunggu di luar.  Salah satu pelaku yang masuk berpura-pura memeriksa meteran air di samping rumah, sementara yang lain diduga masuk ke dalam rumah dan menuju kamar tidur Hamidah.  

 

Baca Juga: Viral di Mojokerto, Ibu Ajak Dua Anak dan Adiknya Curi Tas Hingga Buku di Toko

"Saat itu, Hamidah sedang berada di samping rumah bersama salah satu pelaku yang memeriksa meteran.  Pelaku lainnya menjaga pintu samping rumah," paparnya.

 

Di dalam kamar, lanjut ia menjelaskan, pelaku berhasil menggasak kotak perhiasan emas yang disimpan di dalam lemari.  Saat telepon rumah berdering, Hamidah hendak mengangkatnya, tetapi dihalangi oleh salah satu pelaku yang menutup pintu samping.  

 

Baca Juga: Gaya-gayaan jadi Pelaksana Proyek, Eh.. Kini Malah Masuk Penjara

Setelah mengangkat telepon, Hamidah melihat salah satu pelaku keluar dari rumah dengan sikap mencurigakan, membungkuk seakan membawa sesuatu yang disembunyikan di dalam jaketnya.

 

Hamidah baru menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban pencurian setelah melihat kondisi kamarnya yang berantakan.  Lemari tempat menyimpan perhiasan telah dicongkel, dan laci tempat kotak perhiasan berada telah kosong.  Perhiasan emas seberat lebih dari satu kilogram raib digondol para pelaku.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.