Minggu, 06 Sep 2026 03:31 WIB

Revitalisasi Wisata Religi Makam Sunan Mbah Bungkul Terkendala Ahli Waris

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jan 2025 17:57 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto

selalu.id– Pemerintah Kota Surabaya berencana melakukan revitalisasi kawasan Taman Bungkul, termasuk area makam khususnya kuburan sunan mbah Bungkul yang berada di lokasi tersebut yang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, menyatakan bahwa rencana ini menjadi salah satu fokus utama dalam penataan wilayah Surabaya tahun 2025.

Ia menjelaskan hasil hearing bersama Komisi D DPRD Surabaya ini ada tiga titik fokus yang akan di revitalisasi yakni makam, Sentra Wisata Kuliner (SWK), dan wilayah sekitarnya.

“Rencana penataan ini sudah dibahas berkali-kali, terutama untuk revitalisasi makam di Taman Bungkul. Namun, di area makam ada permasalahan terkait ahli waris dan kondisinya saat ini tidak pantas untuk jadi tempat kunjungan,” ujar Dedik, Selasa (21/1/2025).

Dedik menambahkan bahwa solusi atas masalah ahli waris sebenarnya sudah ada dan hanya tinggal pelaksanaan. “Arahan sudah jelas, tinggal kita laksanakan,” tegasnya.

Selain makam, Sentra Wisata Kuliner (SWK) di kawasan Taman Bungkul juga menjadi sorotan dalam rencana revitalisasi ini.

Menurut Dedik, beberapa kios SWK perlu ditata ulang, mengingat tujuan awal pendirian SWK adalah untuk membantu usaha kecil yang belum maju.

“Dulu SWK dibentuk untuk membantu warga yang usahanya masih kurang maju. Tapi ada beberapa kios yang pendapatannya sudah tinggi, tapi masih dikategorikan sebagai usaha yang kurang maju. Ini perlu evaluasi,” kata Dedik.

Sementara itu, lingkungan sekitar Taman Bungkul juga akan ditingkatkan dari segi kebersihan dan kerapian. Rapat lanjutan untuk mematangkan rencana ini dijadwalkan pada pertengahan Maret 2025.

Revitalisasi area makam menghadapi kendala terkait ahli waris, yang menjadi salah satu tantangan utama. Meski demikian, Dedik mengungkapkan bahwa solusi atas kendala ini sudah mulai diformulasikan.

Dalam hearing, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) juga menegaskan bahwa tidak ada kewajiban bagi pengelola cagar budaya untuk menyediakan rumah penjaga makam.

“Dari Disbudporapar disampaikan tidak ada kewajiban untuk itu,” ujar Dedik.

Revitalisasi kawasan Taman Bungkul dan makam di dalamnya diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata religi di Surabaya, sehingga harus ada perbaikan fasilitas dan penataan ulang.

“Kita ingin menjadikan Taman Bungkul tidak hanya sebagai tempat wisata biasa, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi yang layak untuk dikunjungi,” tutup Dedik.

Baca Juga: Bikin Geger, Pria Ditemukan Tewas Terkunci dalam Toilet Taman Bungkul Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.