Minggu, 08 Nov 2026 19:46 WIB

Penggunaan Dana Zakat untuk Makan Siang Bergizi Gratis Tuai Perdebatan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Said
Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Said

selalu.id –  Wacana penggunaan dana zakat untuk mendukung program pemerintah "Makan Siang Bergizi Gratis" (MBG) tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.  Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Said, atau yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu, memberikan tanggapannya terkait hal ini. Ia menekankan pentingnya pengelolaan dana zakat yang transparan dan sesuai prinsip syariah.

"Zakat merupakan amanah umat yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab. Penggunaan dana zakat untuk MBG, jika memang diperuntukkan bagi mustahik—yakni mereka yang berhak menerima zakat seperti anak-anak dari keluarga kurang mampu—dapat dipertimbangkan sebagai langkah tepat sasaran," tegasnya.

Namun, Sigit juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran dana tersebut.  Ia meminta pemerintah dan lembaga amil zakat, seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), untuk bekerja sama memastikan setiap rupiah zakat dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

"Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat sangat penting. Laporan yang detail dan mudah diakses publik akan meningkatkan transparansi dan mencegah potensi penyimpangan," tambahnya. 

Sigit yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Fraksi PAN di Komisi VIII DPR RI ini menekankan perlunya mekanisme pengawasan yang ketat untuk memastikan dana zakat digunakan sesuai peruntukannya.

Lebih lanjut, Sigit mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah dan BAZNAS.  "BAZNAS memiliki pengalaman dan jaringan yang luas dalam penyaluran zakat. Kolaborasi ini akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas program MBG, memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat guna," paparnya.

Meskipun mendukung potensi penggunaan dana zakat untuk MBG, Sigit mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menentukan prioritas.  "Kita harus memastikan dana zakat benar-benar sampai kepada mereka yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariah. Penggunaan dana zakat yang tidak tepat dapat memicu polemik dan menurunkan kepercayaan publik," terangnya.

Ia menambahkan, penting untuk mempertimbangkan aspek-aspek lain, seperti mekanisme distribusi yang efektif dan efisien, agar program MBG dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.  "Program MBG harus dirancang dengan matang dan melibatkan berbagai pihak agar tidak menimbulkan masalah baru," imbuhnya.

Sigit berharap program MBG, jika terlaksana dengan dana zakat, dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga miskin, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariah dan transparansi.  Ia menegaskan kembali komitmennya untuk mengawasi penggunaan dana zakat agar sesuai dengan amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat. 

"Kita harus memastikan bahwa program ini benar-benar memberikan manfaat bagi yang membutuhkan dan sesuai dengan nilai-nilai agama," tutup Sigit.

Baca Juga: 31 SPPG di Sidoarjo Disuspensi, Kadin Sebut 10 SLHS Segera Terbit

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.

BKK 2027 600 Juta/Desa, Subandi: Percepatan Pembangunan hingga Harmonisasi Perangkat

Pesan tersebut disampaikan Subandi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Profesionalisme dan Akuntabilitas Aparatur Desa.

DLH Surabaya Temukan Solar Truk Sampah Dijual, Pelaku Diduga Orang Dalam

Kini DLH Surabaya menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.