Kamis, 24 Sep 2026 21:15 WIB

Trauma, Staf Wanita yang Sembunyi di Bawah Meja Camat Asemrowo Buka Suara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jan 2025 15:38 WIB
Konferensi pers Camat Asemrowo
Konferensi pers Camat Asemrowo

selalu.id – Video penggerebekan ruang kerja Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, yang menunjukkan adanya seorang wanita bersembunyi di bawah meja camat, viral di media sosial.

Wanita tersebut adalah Devie, seorang staf kecamatan. Viralnya video yang melibatkan dirinya itupun membuat Devie akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang berkembang.

“Saya Devie, staf Kecamatan Asemrowo. Saat itu saya bersama Mas Alfian sedang berada di ruang Pak Camat untuk koordinasi menjelang zoom meeting dengan Pak Wali Kota siang harinya,” ujar Devi saat kepada awak media, saat konferensi pers, di Kantor Kecamatan Asemrowo, Rabu (8/1/2025).

Devie menjelaskan, situasi berubah menjadi kacau ketika sekelompok orang tiba-tiba menggedor pintu dan jendela ruang kerja Camat. Ia mengaku panik dan memilih bersembunyi karena merasa terancam.

“Mereka menggedor pintu dan jendela dengan keras, bahkan hampir mencungkil jendela. Sebagai perempuan, saya belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Saya shock, takut mereka membawa senjata tajam atau melakukan sesuatu yang berbahaya, itu membuat saya trauma,” katanya.

Devie juga menegaskan bahwa ia bersembunyi di bawah meja karena panik, bukan karena ada hal mencurigakan seperti yang dituduhkan dalam video viral tersebut.

“Di dalam ruangan, kami hanya sedang koordinasi. Tidak ada maksud untuk tidak menemui mereka. Saya lari ke bawah meja murni karena ketakutan, bukan karena melakukan sesuatu yang aneh-aneh. Baju saya utuh, dan saya tidak melakukan apa-apa,” tegasnya.

Menurut Devie, semua staf sekretariat kecamatan mengetahui bahwa pada pukul 10.00 WIB, Senin (6/1/2025). Dia dan Alfian yang juga staf kecamatan memang dipanggil Camat untuk rapat.

Saat ingin keluar dari ruangan, ia kembali panik karena melihat banyak orang yang mengaku sebagai awak media membawa ponsel untuk merekam.

“Saya mau keluar, tapi ternyata banyak media di luar yang membawa ponsel untuk merekam. Karena takut, saya langsung sembunyi lagi di bawah meja,” tambahnya.

Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, membantah tuduhan dalam video tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat ia dan stafnya sedang rapat untuk membahas program kerja.

“Kejadian itu murni karena mereka masuk secara paksa saat saya dan staf sedang rapat. Tuduhan bahwa ada hal mencurigakan di ruang kerja saya sangat tidak berdasar. Kami akan menempuh jalur hukum karena ini adalah fitnah dan telah mencemarkan nama baik saya serta staf saya,” ujar Khusnul Amin.

Pihak Kecamatan Asemrowo juga menegaskan akan melaporkan video tersebut ke pihak berwajib karena dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta menciptakan framing yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Butut Sebar Video Wanita di Bawah Meja Camat Asemrowo, Satu Orang Terancam Dibui

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.