Kamis, 23 Jul 2026 04:14 WIB

Trauma, Staf Wanita yang Sembunyi di Bawah Meja Camat Asemrowo Buka Suara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jan 2025 15:38 WIB
Konferensi pers Camat Asemrowo
Konferensi pers Camat Asemrowo

selalu.id – Video penggerebekan ruang kerja Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, yang menunjukkan adanya seorang wanita bersembunyi di bawah meja camat, viral di media sosial.

Wanita tersebut adalah Devie, seorang staf kecamatan. Viralnya video yang melibatkan dirinya itupun membuat Devie akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang berkembang.

“Saya Devie, staf Kecamatan Asemrowo. Saat itu saya bersama Mas Alfian sedang berada di ruang Pak Camat untuk koordinasi menjelang zoom meeting dengan Pak Wali Kota siang harinya,” ujar Devi saat kepada awak media, saat konferensi pers, di Kantor Kecamatan Asemrowo, Rabu (8/1/2025).

Devie menjelaskan, situasi berubah menjadi kacau ketika sekelompok orang tiba-tiba menggedor pintu dan jendela ruang kerja Camat. Ia mengaku panik dan memilih bersembunyi karena merasa terancam.

“Mereka menggedor pintu dan jendela dengan keras, bahkan hampir mencungkil jendela. Sebagai perempuan, saya belum pernah mengalami kejadian seperti ini. Saya shock, takut mereka membawa senjata tajam atau melakukan sesuatu yang berbahaya, itu membuat saya trauma,” katanya.

Devie juga menegaskan bahwa ia bersembunyi di bawah meja karena panik, bukan karena ada hal mencurigakan seperti yang dituduhkan dalam video viral tersebut.

“Di dalam ruangan, kami hanya sedang koordinasi. Tidak ada maksud untuk tidak menemui mereka. Saya lari ke bawah meja murni karena ketakutan, bukan karena melakukan sesuatu yang aneh-aneh. Baju saya utuh, dan saya tidak melakukan apa-apa,” tegasnya.

Menurut Devie, semua staf sekretariat kecamatan mengetahui bahwa pada pukul 10.00 WIB, Senin (6/1/2025). Dia dan Alfian yang juga staf kecamatan memang dipanggil Camat untuk rapat.

Saat ingin keluar dari ruangan, ia kembali panik karena melihat banyak orang yang mengaku sebagai awak media membawa ponsel untuk merekam.

“Saya mau keluar, tapi ternyata banyak media di luar yang membawa ponsel untuk merekam. Karena takut, saya langsung sembunyi lagi di bawah meja,” tambahnya.

Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin, membantah tuduhan dalam video tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat ia dan stafnya sedang rapat untuk membahas program kerja.

“Kejadian itu murni karena mereka masuk secara paksa saat saya dan staf sedang rapat. Tuduhan bahwa ada hal mencurigakan di ruang kerja saya sangat tidak berdasar. Kami akan menempuh jalur hukum karena ini adalah fitnah dan telah mencemarkan nama baik saya serta staf saya,” ujar Khusnul Amin.

Pihak Kecamatan Asemrowo juga menegaskan akan melaporkan video tersebut ke pihak berwajib karena dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta menciptakan framing yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca Juga: Butut Sebar Video Wanita di Bawah Meja Camat Asemrowo, Satu Orang Terancam Dibui

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.