Senin, 19 Okt 2026 17:08 WIB

Bahaya Virus HMPV, Komisi D Surabaya Minta Pemkot Beri Edukasi Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jan 2025 12:23 WIB
HMPV
HMPV

selalu.id - Anggota DPRD Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang tengah merebak di China.

Ia menegaskan bahwa daya tahan tubuh yang kuat menjadi pertahanan utama untuk melawan infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak napas.

Baca Juga: Gandeng Dinkes Surabaya, Midtown Hotels Bekali 44 Warga Binaan Keterampilan Bisnis Kopi

“Apapun virusnya, kalau imunitas kita kuat, insyaallah kita bisa bertahan. Untuk itu, kita harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral,” ujar Dr. Zuhrotul, Rabu (7/1/2024).

Menurutnya, menjaga pola makan sehat adalah langkah awal dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dr. Zuhrotul mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya virus HMPV.

Edukasi tersebut mencakup pencegahan, seperti penggunaan masker bagi individu yang sedang flu, baik akibat bakteri maupun virus.

Baca Juga: Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

“Pemkot harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada. Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan terhadap mobilitas warga, terutama di bandara, pelabuhan, hingga akses darat seperti Jembatan Suramadu,” jelasnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap keluar masuknya warga penting untuk meminimalkan risiko penyebaran virus.

Meski belum ada kewajiban pemerintah terkait penggunaan masker di ruang publik, Dr. Zuhrotul mengimbau masyarakat untuk tetap mengenakan masker, terutama bagi mereka yang sedang mengalami gejala flu.

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

“Masker sebaiknya digunakan oleh mereka yang sedang flu, apapun jenis flunya. Ini demi melindungi diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya.

Saat Kementerian Kesehatan menyebut virus yang merebak di China itu sudah masuk ke Indonesia dan kasunya pada anak-anak. Sementara, Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan hingga kini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya.

“Namun, kami terus memantau perkembangan global maupun nasional dan siap bertindak cepat jika ditemukan kasus di Surabaya,” ujar Nanik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Jalan Ahmad Yani, Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, serta Bundaran CITO Surabaya.

Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Jemaah yang dinyatakan tidak sehat oleh tim kesehatan tidak akan diterbangkan, dan tidak ada jalan lain untuk memaksakan keberangkatan.