Kamis, 04 Jun 2026 05:03 WIB

Bahaya Virus HMPV, Komisi D Surabaya Minta Pemkot Beri Edukasi Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jan 2025 12:23 WIB
HMPV
HMPV

selalu.id - Anggota DPRD Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang tengah merebak di China.

Ia menegaskan bahwa daya tahan tubuh yang kuat menjadi pertahanan utama untuk melawan infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak napas.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

“Apapun virusnya, kalau imunitas kita kuat, insyaallah kita bisa bertahan. Untuk itu, kita harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral,” ujar Dr. Zuhrotul, Rabu (7/1/2024).

Menurutnya, menjaga pola makan sehat adalah langkah awal dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dr. Zuhrotul mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya virus HMPV.

Edukasi tersebut mencakup pencegahan, seperti penggunaan masker bagi individu yang sedang flu, baik akibat bakteri maupun virus.

Baca Juga: 210 Siswa Keracunan MBG di Surabaya: Dinkes Sebut Daging Dicairkan 2 Jam, Lalat Berterbangan

“Pemkot harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada. Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan terhadap mobilitas warga, terutama di bandara, pelabuhan, hingga akses darat seperti Jembatan Suramadu,” jelasnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap keluar masuknya warga penting untuk meminimalkan risiko penyebaran virus.

Meski belum ada kewajiban pemerintah terkait penggunaan masker di ruang publik, Dr. Zuhrotul mengimbau masyarakat untuk tetap mengenakan masker, terutama bagi mereka yang sedang mengalami gejala flu.

Baca Juga: Astaga, SPPG yang Bikin Ratusan Siswa Surabaya Keracunan Ternyata Belum Kantongi SLHS

“Masker sebaiknya digunakan oleh mereka yang sedang flu, apapun jenis flunya. Ini demi melindungi diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya.

Saat Kementerian Kesehatan menyebut virus yang merebak di China itu sudah masuk ke Indonesia dan kasunya pada anak-anak. Sementara, Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan hingga kini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya.

“Namun, kami terus memantau perkembangan global maupun nasional dan siap bertindak cepat jika ditemukan kasus di Surabaya,” ujar Nanik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.