Senin, 20 Jul 2026 09:37 WIB

Bahaya Virus HMPV, Komisi D Surabaya Minta Pemkot Beri Edukasi Warga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Jan 2025 12:23 WIB
HMPV
HMPV

selalu.id - Anggota DPRD Surabaya, Dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penyebaran virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang tengah merebak di China.

Ia menegaskan bahwa daya tahan tubuh yang kuat menjadi pertahanan utama untuk melawan infeksi saluran pernapasan yang dapat menyebabkan gejala seperti sesak napas.

Baca Juga: Cegah Penyakit TBC, Dinkes Surabaya Gandeng Ahli dari Cina-Korea

“Apapun virusnya, kalau imunitas kita kuat, insyaallah kita bisa bertahan. Untuk itu, kita harus mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral,” ujar Dr. Zuhrotul, Rabu (7/1/2024).

Menurutnya, menjaga pola makan sehat adalah langkah awal dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dr. Zuhrotul mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya virus HMPV.

Edukasi tersebut mencakup pencegahan, seperti penggunaan masker bagi individu yang sedang flu, baik akibat bakteri maupun virus.

Baca Juga: Malaysia Healthcare Expo Hadir di Surabaya, Tawarkan Layanan Jantung hingga Fertilitas

“Pemkot harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada. Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan terhadap mobilitas warga, terutama di bandara, pelabuhan, hingga akses darat seperti Jembatan Suramadu,” jelasnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap keluar masuknya warga penting untuk meminimalkan risiko penyebaran virus.

Meski belum ada kewajiban pemerintah terkait penggunaan masker di ruang publik, Dr. Zuhrotul mengimbau masyarakat untuk tetap mengenakan masker, terutama bagi mereka yang sedang mengalami gejala flu.

Baca Juga: 210 Siswa Keracunan MBG di Surabaya: Dinkes Sebut Daging Dicairkan 2 Jam, Lalat Berterbangan

“Masker sebaiknya digunakan oleh mereka yang sedang flu, apapun jenis flunya. Ini demi melindungi diri sendiri dan orang lain,” imbuhnya.

Saat Kementerian Kesehatan menyebut virus yang merebak di China itu sudah masuk ke Indonesia dan kasunya pada anak-anak. Sementara, Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, memastikan hingga kini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, termasuk di Kota Surabaya.

“Namun, kami terus memantau perkembangan global maupun nasional dan siap bertindak cepat jika ditemukan kasus di Surabaya,” ujar Nanik.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.