Sabtu, 26 Sep 2026 03:01 WIB

Puskesmas di Surabaya Tetap Buka Selama Lebaran, Berikut Jadwal Operasionalnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 30 Mar 2025 17:14 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyesuaikan layanan operasional selama masa libur lebaran idul fitri, untuk tetap buka dan memberikan pelayanan.

Hal tersebut, tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 400.7.2.3 /2818/436.7.2/2025 tentang Pengaturan Jam Buka Pelayanan selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. 

Baca Juga: Influenza A Naik di Surabaya, Dinkes Minta Warga Tak Merespon Berlebihan

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, perubahan jam layanan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1017 tahun 2024 tentang hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025. 

"Dengan adanya penetapan jam operasional selama libur hari besar keagamaan dan cuti bersama, maka Puskesmas tetap memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat," terang Nanik, Minggu (30/3/2025). 

Nanik menjelaskan bahwa Puskesmas se Kota Surabaya memiliki penyesuaian jam operasional untuk mengakomodir kebutuhan layanan kesehatan masyarakat selama masa libur panjang. Antara lain, pada Jumat (28/3/2025) dan Jumat (04/4/2025) Puskesmas buka pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. 

Kemudian, Rabu (2/4/2025) dan Kamis (3/4/2025) pelayanan kesehatan dimulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.  Lalu, pada Sabtu (5/4/202)  layanan kesehatan dimulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB dan Senin (7/4/2025) jam operasional akan dibukapukul 08.00 sampai 14.00 WIB. 

Baca Juga: Misteri Limbah Medis di Exit Tol Tambaksumur Sidoarjo yang Mendadak Lenyap Sebelum Dievakuasi

"Sementara itu, Puskesmas rawat inap tetap buka 24 jam dengan layanan gawat darurat dan bencana. Untuk Puskesmas non rawat inap jam operasional sesuai dengan SE yang diberlakukan," imbuhnya. 

Menurut Nanik, perubahan jam operasional Puskesmas selama masa libur Lebaran bertujuan untuk memastikan masyarakat Kota Pahlawan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan optimal. Bahkan, beberapa Puskesmas disiagakan buka 24 jam penuh dalam penanganan kejadian gawat darurat 

"Adapun layanan kesehatan yang siapkan meliputi pemeriksaan umum dan kegawatdaruratan seperti dehidrasi berat, kejang, dan demam tinggi," paparnya. 

Baca Juga: Program Home Care Jember, Hadirkan "Dokter Keluarga" untuk Warga Miskin

Terkait dengan tenaga kesehatan yang siagakan, Nanik meminta setiap Kepala Puskesmas untuk membentuk jadwal piket pemantauan dan keamanan kantor menyesuaikan jam layanan operasional. 

"Selama libur Nyepi, Lebaran dan cuti bersama Puskesmas dan Dinkes telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan pada 7 titik lokasi posko Tim Gerak Cepat (TGC) serta posko pelayanan kesehatan siaga Hari Raya Idulfitri," 

Ia menghimbau, kepada masyarakat apabila selama masa libur panjang terjadi kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau nomor hotline masing-masing Puskesmas di wilayahnya. "Kami juga sudah menginformasikan hal ini, melalui media sosial atau website setiap Puskesmas dan website resmi Dinkes Surabaya," pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.