Kamis, 03 Sep 2026 12:39 WIB

Dua Kali jadi Korban Perampokan, Sodiq Minta Penyelidikan Polisi Intensif

Sodik, korban perampokan
Sodik, korban perampokan

selalu.id - Sodiq (30), warga Surabaya, kembali menjadi korban pencurian. Kali ini, besi premium miliknya raib digondol pencuri di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, pada Jumat (3/1/2025) sore.

"Ini sudah kedua kalinya saya dirampok," ujar Sodiq dengan raut wajah kecewa. "Yang pertama terjadi hari Jumat (27/12/2024) lalu, tapi kali ini saya benar-benar takut kehilangan lagi," imbuhnya.

Sodiq menceritakan kronologi kejadian. Ia sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan timur Surabaya. "Saya mau bantu teman saya yang sedang kesulitan. Saat melintas di Jalan Kedung Tarukan, saya melihat ada orang yang sedang mengambil besi milik saya," jelasnya.

Sodiq langsung menghampiri orang tersebut dan memprotesnya. "Tapi dia malah melawan dan mau memukuli saya. Saya tidak tahu siapa orang itu, dia langsung kabur setelah mengambil besi, dan ini sudah saya pergoki kedua kalinya," ungkapnya.

Besi yang dicuri merupakan besi premium dengan potongan baru. "Satu pakelnya berisi sekitar 50-57 batang. Saya tidak tahu berapa kerugian yang saya alami, tapi pasti cukup besar," terangnya.

Sodiq mengaku trauma dengan kejadian ini. Ia pun takut untuk keluar rumah, karena saat keluar rumah ia takut jika besi-besinya dirampok lagi. "Saya berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengembalikan besi saya yang sebelumnya diambil oleh maling ini," cetusnya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek setempat. "Kami sudah menerima laporan dari korban," ujar Kapolsek setempat, yang tidak disebutkan namanya dalam berita ini. "Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik pencurian ini."

Polisi juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian. "Jangan lengah dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar," ujar Kapolsek. "Jika melihat kejadian mencurigakan, segera laporkan ke polisi."

Kejadian ini menjadi bukti bahwa aksi pencurian masih terjadi di Surabaya.  Polisi terus berupaya untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Surabaya, namun masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

"Kami harap masyarakat dapat bekerja sama dengan polisi untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman," tutup Kapolsek.

Baca Juga: Perampokan Toko Emas di Wonokromo Surabaya, Tiga Penghuni Disekap dan Dianiaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.