Rabu, 04 Feb 2026 02:57 WIB

Dua Kali jadi Korban Perampokan, Sodiq Minta Penyelidikan Polisi Intensif

Sodik, korban perampokan
Sodik, korban perampokan

selalu.id - Sodiq (30), warga Surabaya, kembali menjadi korban pencurian. Kali ini, besi premium miliknya raib digondol pencuri di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, pada Jumat (3/1/2025) sore.

"Ini sudah kedua kalinya saya dirampok," ujar Sodiq dengan raut wajah kecewa. "Yang pertama terjadi hari Jumat (27/12/2024) lalu, tapi kali ini saya benar-benar takut kehilangan lagi," imbuhnya.

Sodiq menceritakan kronologi kejadian. Ia sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan timur Surabaya. "Saya mau bantu teman saya yang sedang kesulitan. Saat melintas di Jalan Kedung Tarukan, saya melihat ada orang yang sedang mengambil besi milik saya," jelasnya.

Sodiq langsung menghampiri orang tersebut dan memprotesnya. "Tapi dia malah melawan dan mau memukuli saya. Saya tidak tahu siapa orang itu, dia langsung kabur setelah mengambil besi, dan ini sudah saya pergoki kedua kalinya," ungkapnya.

Besi yang dicuri merupakan besi premium dengan potongan baru. "Satu pakelnya berisi sekitar 50-57 batang. Saya tidak tahu berapa kerugian yang saya alami, tapi pasti cukup besar," terangnya.

Sodiq mengaku trauma dengan kejadian ini. Ia pun takut untuk keluar rumah, karena saat keluar rumah ia takut jika besi-besinya dirampok lagi. "Saya berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengembalikan besi saya yang sebelumnya diambil oleh maling ini," cetusnya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek setempat. "Kami sudah menerima laporan dari korban," ujar Kapolsek setempat, yang tidak disebutkan namanya dalam berita ini. "Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik pencurian ini."

Polisi juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian. "Jangan lengah dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar," ujar Kapolsek. "Jika melihat kejadian mencurigakan, segera laporkan ke polisi."

Kejadian ini menjadi bukti bahwa aksi pencurian masih terjadi di Surabaya.  Polisi terus berupaya untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Surabaya, namun masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

"Kami harap masyarakat dapat bekerja sama dengan polisi untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman," tutup Kapolsek.

Baca Juga: Jaringan Perampok Minimarket Depok–Bogor Dibekuk di Jawa Timur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.