Minggu, 19 Jul 2026 20:19 WIB

Dua Kali jadi Korban Perampokan, Sodiq Minta Penyelidikan Polisi Intensif

Sodik, korban perampokan
Sodik, korban perampokan

selalu.id - Sodiq (30), warga Surabaya, kembali menjadi korban pencurian. Kali ini, besi premium miliknya raib digondol pencuri di Jalan Kedung Tarukan, Surabaya, pada Jumat (3/1/2025) sore.

"Ini sudah kedua kalinya saya dirampok," ujar Sodiq dengan raut wajah kecewa. "Yang pertama terjadi hari Jumat (27/12/2024) lalu, tapi kali ini saya benar-benar takut kehilangan lagi," imbuhnya.

Sodiq menceritakan kronologi kejadian. Ia sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di kawasan timur Surabaya. "Saya mau bantu teman saya yang sedang kesulitan. Saat melintas di Jalan Kedung Tarukan, saya melihat ada orang yang sedang mengambil besi milik saya," jelasnya.

Sodiq langsung menghampiri orang tersebut dan memprotesnya. "Tapi dia malah melawan dan mau memukuli saya. Saya tidak tahu siapa orang itu, dia langsung kabur setelah mengambil besi, dan ini sudah saya pergoki kedua kalinya," ungkapnya.

Besi yang dicuri merupakan besi premium dengan potongan baru. "Satu pakelnya berisi sekitar 50-57 batang. Saya tidak tahu berapa kerugian yang saya alami, tapi pasti cukup besar," terangnya.

Sodiq mengaku trauma dengan kejadian ini. Ia pun takut untuk keluar rumah, karena saat keluar rumah ia takut jika besi-besinya dirampok lagi. "Saya berharap polisi segera menangkap pelaku dan mengembalikan besi saya yang sebelumnya diambil oleh maling ini," cetusnya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek setempat. "Kami sudah menerima laporan dari korban," ujar Kapolsek setempat, yang tidak disebutkan namanya dalam berita ini. "Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik pencurian ini."

Polisi juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian. "Jangan lengah dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar," ujar Kapolsek. "Jika melihat kejadian mencurigakan, segera laporkan ke polisi."

Kejadian ini menjadi bukti bahwa aksi pencurian masih terjadi di Surabaya.  Polisi terus berupaya untuk menekan angka kriminalitas di wilayah Surabaya, namun masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

"Kami harap masyarakat dapat bekerja sama dengan polisi untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman," tutup Kapolsek.

Baca Juga: Kisah Kelam Pasutri Hidup Mewah di Jakarta: Sering Foya-foya, Endingnya di Penjara

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.

Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan iuran makam tidak boleh dijadikan syarat dalam pengurusan adminduk.

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto menghadirkan ruang publik yang positif.

Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Langkah itu juga menjadi bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di kalangan atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim 2027.